Setelah semua pekerjaan Alvin selesai ia segera membereskan barangnya dan pulang keapartemen
Setelah ia sampai di apartemennya terasa sangat sepi tanpa penghuni Zivan aja yang biasanya selalu duduk disofa sekarang juga ngak ada
"Dasar disuruh pulang istirahat malah pergi kencan berduaan lagi" ucap Alvin mengepalkan tangannya kemudian masuk kamar dan membanting pintu dengan keras
Alvin sekarang sudah mandi kemudian melihat hpnya yang terdapat 2 chat Alvin segera membuka chat dari Audry dan membacanya
"Pakai alasan tinggal bareng bundanya lagi bilang aja nginap dihotel sama Zivan murahan" umpat Alvin setelah membaca chat Audry
Alvin kemudian membuka Pesan dari karyawan kantornya Qila saat Alvin melihatnya ia sungguh kesal melihat Audry yang berpelukan bersama Zivan
"Kan benar ia pergi bareng Zivan pakai berpelukan ditempat ramai lagi pasti sengaja buat pamer Audry karena ia punya pacar cakep tapi lebih cakep saya kaya tapi lebih kaya saya" ucap Alvin kesal tapi masih membanggakan dirinya
Alvin langsung tidur karena ia ngak mau dibebani pikiran tentang Audry yang pergi bersama Zivan
Sementara Audry sekarang berada dikamar bundanya karena ada sesuatu yang ingin bundanya bicarakan
"Dry gimana kalau bunda nikah lagi apa kamu keberatan" tanya Aulia
"maksud bunda ingin nikah bareng om Farhan" tanya balik Audry
"Iya sayang tapi itupun kalau kamu tidak keberatan" ucap Aulia
Audry sebenarnya keberatan bundanya menikah lagi tapi ia juga ngak tega melarangnya karena selama ini bundanya selalu sendiri mencari nafkah untuk mereka berdua apa lagi saat ia nanti menikah atau pergi untuk selamanya pasti bundanya sangat sedih karena ditinggal sendiri
"Kalau bunda memang cinta sama om Farhan Audry setujuh" ucap Audry
"Alhamdulillah makasih nak" ucap Aulia senang kemudian memeluk Audry
"Jadi bunda kapan keinggris" tanya Audry
"3 hari lagi nak" ucap Aulia ragu ragu karena ia baru bilang hari ini pada anaknya
Melihat bundanya senang membuat Audry juga ikut senang walau ia merasa agak aneh memanggil orang lain dengan sebutan ayah
"Ooo kalau gitu Audry akan tinggal dan tidur bareng bunda disini selama 3 hari sebelum Bunda ke inggris" ucap Audry kemudian melepaskan pelukan bundanya dan segera berbaring kemudian tidur sambil meluk bundanya
Pagi pagi Audry bangun dengan cepat membuat sarapan untuk mereka berdua dan bekal untuk Alvin
"Wah udah siap semuanya udah pintar masak ya" ucap Aulia
"Iya dong bunda kan selama ini bunda juga yang ajarin Audry sini bun makan"
Mereka kemudian makan bareng setelah semua makanan abis Audry segera membersihka piring kotor dibantu Aulia
"Ini bekal buat siapa nak" ucap Aulia mengangkat bekal Audry
"Buat bos Audry bun"
"kenapa mesti kamu bawain bekal dia pacar kamu" tanya Aulia
"Bukan bun dia cuma bos Audry aja tapi suka masakan Audry makanya Audry siapin bekal tapi kalau dia makan bun pasti bilangnya lumayan enak atau biasa aja padahal makannya lahap banget" ucap Audry membuat Aulia terkekeh
"Dia itu orangnya gengsian kalau gitu"
"Iya bun kalau gitu Audry pamit dulu ya" ucap Audry kemudian menyalim tangan
Setelah Audry sampai kantor ia segera masuk keruangan Alvin yang kosong karena Alvin belum datang
"Lebih baik aku kerja aja deluan" ucap Audry menyimpan bekal dimeja Alvin tak lupa membuat kopi kemudian kemejanya dan mulai bekerja
1 jam Audry bekerja Alvin baru datang akubat ketiduran karena ngak ada yang bangunin mungkin ia udah biasa dibangunin Audry makanya ia terlambat jika ngak ada Audry
"Pagi pak" sapa Audry saat ia melihat Alvin
Alvin langsung duduk dimejanya tanpa menjawab sapaan Audry membuat Audry was was karena jika Alvin datang dengan wajah kesal pasti ia juga yang akan repot
"Siapin" ucap Alvin singkat
"Iyak pak" ucap Audry yang tau sifat Alvin klau makan harus disiapin
"kamu senang malam tadi atau kmu puas" tanya Alvin sinis
"Senang pak tapi puas maksudnya" ucap Audry
Alvin hanya mengepalkan tangan dengan mukah merah karena jawaban Audry
"memang jika jiwa murahan pasti akan bilang gitu dan kamu ngak usah sok ngak tau kata puas maksud saya atau kamu kurang puas biar saya panggilin orang suruhan saya karena saya jijik sentuh barang bekas" ucap sadis Alvin membuat Audry sadar maksud dari ucapan Alvin
"aku semalam nginap bareng bunda mungkin sampai 3 hari dan aku ngak perna tidur bareng lelaki semalam kalau itu yang kamu pikirkan dan akautuh cape selama ini kamu selalu bilang aku murahan
"Iayalah karena aku tau semua tentang kamu dan saya ngak akan perna bilang kamu murahan kalau aku ngak liat secara langsung"
"MEMANGNYA KAMU TAU SELAMA LIMA TAHUN INI AKU GIMANA AKUTUH CAPEK INGIN NYERAH TAPI KAMU MALAH NAMBAHIN HINA AKU AKU TANYA MEMANGNYA KAMU SELAMA INI YANG SUKA GANTI PACAR ITU NAMANYA APA" ucap Audry dengan suara tinggi karena ucapan Alvin
"MAKSUD KAMU SAYA MURAHAN ITUSIH KAMU AJA"marah Alvin
PLAK
tampar Alvin membuat Audry jatuh karena kerasnya tamparan Alvin membuat pinggir bibir Audry berdarah
"kamu memang udah berubah vin" ucap Audry lemah
Alvin hanya diam setelah menampar Audry Alvin mengepalkan tangannya untuk meredahkan amarahnya kemudian langsung pergi tanpa memperdulikan Audry yang menangis
"Aku nyerah vin aku nyerah hiks hiks hiks aku capek aku nyerah vin hiks hiks" ucap Audry sambil nangis

KAMU SEDANG MEMBACA
mantanku ceo
Teen Fictionapa yang kulakukan itu demi kebaikanmu meski kutau kita sama sama akan terluka tapi inilah keputusanku dan maaf