part 1

22.4K 642 2
                                        

LULUS

"Audry kita lulus" kata Sania sahabat Audry

"iya selamat ya Sania" hari ini aku akhirnya lulus begitupun Alvin pacarku tapi aku merasa tidak senang karena ini akan menjadi hari yang menyedihkan

"Audry ayo kita kekelas Alvin aku ingin beri selamat sama Reno" kata Sania Reno itu sahabat Alvin sekaligus pacar Sania

"Iya ayo" kataku tidak bersemangat kami berdua berjalan menuju kelas Alvin tapi aku takut sangat takut aku hanya berdoa semoga semua berjalan lancar

"Beby Reno selamatya" kata sania dengan lebai

"selamat juga yayang sania"

"Dasar pasangan alay sayang selamat ya akhirnya kita udah lulus" kata Alvin dengan semangat dan penuh rasa bangga karena aku dapat masuk perikat 2 umum disekolah

"iya selamat juga ya Alvin" kataku denga senyum yang dipaksakan

"ko kamu seyum kaya tidak iklas sih" kata Alvin yang mulai curiga tentang sikapmu

"Gak papa ko Alvin nanti kita kebelakang sekolah ya" kataku tapi aku merasa sesak karena berapa menit lagi semua akan berakhir rasanya aku ingin menagis tapi gak boleh karena ini semua demi Alvin

"Iya sayang memangnya kamu ajak aku ketaman untuk apa"

"woi kalian kami pulang duluya aku ingin rayain hari bahagia ini dengan yayang sania" kata Reno dengan semangat begitupun Sania yang sangat bahagia karena dapat berdua dengan pacarnya dihari bahagia ini tapi aku

"Iya hati hati ya"

"Alvin ayo kita ketaman"

"Iya" kamipun bersama sama berjalan sambil bergandengan tangan seperti pasangan yang lain bercanda dan tertawa bersama tapi ini yang terakhir sebelum semuanya terjadi

"Memangnya kamu mau bilang apasih ko harus ketaman belakang kan disini sepi jangan bilang kamu" kata Alvin dengan jahil

"Alvin sebenarnya aku mau Putus" kataku dengan gugup dan sakit dengan apa yang ku ucapakan

"Kamu jangan bercanda ini tidak lucu" kata Alvin dengan suara yang mulai meninggi dan muka yang udah merah

"Aku tidak bercanda" kataku dengan tegas dan muka yang serius agar Alvin percaya

"memangnya aku ada salah sama kamu kalau aku ada salah bilang sama aku" kata Alvin suara yang lembut dan air mata yang telah jatuh aku sebenarnya tidak tega ucapin ini tapi ini demi kebaikan Alvin jadi aku harus bisa

"sebenarnya aku udah punya pacar lain karena aku udah bosan sama kamu" dimi Alvin ucapku dalam hati

"KAMU SELINGKUH" kata Alvin sambil berteriak dan mencekram bahuku dengan keras mungkin buat lampiasin kemarahannya

"iya buat apa bertahan dengan dengan cowok kayak lo" kataku dengan wajah yang mengejek seolah olah aku tidak sedih akan berakhirnya hubunganku dengan Alvin

"kapan" tanya Alvin

"satu tahun yang lalu pas hari jadi yang kedua kita" kataku kemudian Alvin mendorongku dengan keras aku merasa sakit lalu kulihat telapak tanganku teryata berdarah tapi ini tidak ada apa apanya dengan sakit hati Alvin

"Dasar cewek jalan bitch tidak tau diri lo tau mulai hari ini gue membencimu salah sangat membencimu aku menyesal mengenal cewek semurah lo dan gue berharap gak bakal bertemu dengan lo kalau suatu hari nanti kita bertemu kamu akan tau akibatnya bitch cewek murahan" kata Alvin dengan marah kemudian meninggalkanku seorang diri ditaman

"Maaf sayang" kataku dengan suara tangis yang keras agar rasa sesak yang kurasa hilang walaupun hanya sedikit aku berharap kamu dapat memilih cewek yang lebih baik

"semangat" kataku kemudian berdiri kemudian meninggalkan taman yang menjadi saksi hubunganku yang telah berakhir menuju bandara yang akan membawaku meninggalkan Indonesia dan berharap semoga disana aku akan mendapatkan yang kuingikan

"Bunda zivan" panggilku ketika melihat bunda dan zivan

"nak ayo pesawat kita udah mau terbang" kata Aulia bunda Audry sambil menarik aku

"Selamat tinggal Indonesia selamat tinggal Sania Reno dan selamat tinggal Alvin semoga kalian bahagia selalu tanpa aku cewek murahan ini" kataku dengan sedih karena tidak adalagi kalian disisiku terutama Alvin pacar terindahku yang telah menjadi mantan terindah

mantanku ceoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang