"KAMU BISA KERJA NGAK SIH BIKIN LAPORAN AJA SALAH KALAU GAK BISA BILANG JANGAN IYA IYA AJA"
Pagi ini Audry sangat kaget ia baru duduk tiba tiba Alvin datang sambil marah dan membuang laporan yang telah Audry buat
" Ambil lalu kerjakan ulang pekerjaan kamu dan kasih kesaya sebelum makan siang"
Audry hanya pasrah dan mengambil laporan yang tadi dibuang Alvin
Sementara Alvin kembali mengerjakan kerjanya dan sesekali melihat Audry yang serius saat bekerja dan ia akui kesalahan yang dibuat Aidry memang hal sepeleh tapi ia masih marah karena kemarin Audry tidak merspon kedekatannya dengan Laura
Tok tok
"Masuk" ucap Alvin
"Permisi pak hari ini anda akan bertemu klien di restoran Triniti Plance saat makan siang nanti membahas mengenai proyek Hotel yang ada disigapur dan nanti sore anda akan berangkat ke Singapur untuk melihat secara langsung pembangunan Hotel selama 3 hari" ucap sila
"Baiklah kamu bisa keluar"
"Permisi pak" balas sila kemudian keluar dari ruangan Alvin
"Audry kamu akan ikut saya pergi restauran dan pergi kesingapur sore nanti"
"Baik pak"
Dreet dreet
"Halo ada apa Zivan"
"Beneran kamu akan datang ke Indonesia"
"jangan lupa oleh oleh.."
"kalau lagi kerja jangan nelpon kamu masih banyak kerjaan ingat kita akan kesingapur nanti"patong Alvin ia tidak suka melihat Audry menelpon giyan atau givan itu dengan tersenyum dan mungkun yang menelpon Audry sama dengan orang yang ia lihat bersama Audry pas diAustralia makanya ia tambah tidak suka
"Zivan udah duluya gue banyak kerjaan kamu hati hati ya" setelah Aidry menutup telpon ia sengera mengerkan pekerjaanya dengan teliti tanpa ada kesalahan
Saat ini Alvin sedang berpikir apakah Audry beneran pacaran sama cowok jelek itu atau tidak jika Audry sudah punya pacar ia tidak rela melihat Audry bahagia dengan pacarnya sedangkan ia menderita karena perasaan yang tidak jelas saat bersama Audry dan ia akan membuat Audry putus dengan cowok jelek itu seandainya mereka beneran pacar tunggu saja apa yang akan aku buat
"Maaf pak laporannya udah jadi"kata Audry dan hampir tidak bisa menahan ketawa saat melihat Alvin kaget sebelumnya Audry memang mengetahui kalau Alvin sedang melamun
"kenapa kamu kayak nahan ketawa gitu?" tanya Alvin sebenarnya ia tau mengapa Audry mau ketawa
"Maaf pak saya hanya mau memberi laporan yang sudah saya kerjakan" balas Audry sambil memberikan laporan itu dan kembali ketempat duduknya
"pak ini udah hampir waktu makan siang anda akan bertemu klien sambil makan siang
"Ayo"
Setelah membahasan mengenai pembangunan hotel diSigapure mereka pun makan siang bersama sambil minum minuman anggur yang kadar alkoholnya sedikit kecuali Audry ia hanya memesan jus
"maaf saya izin ketoilet sebentar" ucap Audry kemudian berdiri dan perfi menuju toilet setelah 5 menit Audry pun keluar dan ia sangat ketakutan saat seseorang yang mabuk berjalan mendekatinya
"Hei sayang boleh kenalan gak" kata orang mabuk itu
"ngak" balas Audry kemudian berjalan dengan cepat meninggalkan tempat itu tapi orang mabuk itu megang tangan Audry dan mendorongnya kedindin samping Audry
"Kamu mau apa lepaskan saya" ucap Audry dengan mata yang merah akibat rasa takutnya
"Aku cuma mau main aja sayang"
"TOLONG TOLONG ALVIN TOLONG AKU TAKUT" teriak Audry sambil mengeluarkan air mata dan ia tambah takut karena tidak ada satu orangpun lewat
"Hiks lepaskan saya hiks hiks tolong lepaskan saya" mohon Audry sambil menangis ia berusaha mendorong memukul orang mabuk itu tapi kedua tanganya telah dipegang ia hanya dapat menangis dan memberontak sebisanya
Srek bunyi baju Audry yang telah dirobek
Hiks hiks " TOLONG SIAPAPUN YANG MENDENGARKU TOLONG ALVIN TOLANG HIKS HIKS HIKS"
Plak orang itu menampar Audry yang terus memberontak sambil berteriak kemudian ia berkata
"Berteriaklah semaumu tidak akan ada yang dapat mendengarnya" Ucap pemabuk itu kemudian mulai mencium leher Audry
"BRENGSEK LEPASKAN SAYA ALVIN ALVIN TOLONG" teriak kencang saat orang olitu mulai mendekat ke payudarnya
Buk buk buk buk buk
Pukul Alvin secara membabi buta ia khawatir dengan Audry yang tidak kembali dari toilet padahal Audry bilang hanya sebentar jadi ia menyusul Audry saat ia mulai mendekat kelorong toilet ia mendengar teriakan Audry memanggil namanya ia segera berlari dan memukul orang mabuk yang berusaha melecehkan Audry
Hiks hiks hiks hiks
Tangis Audry saat melihat kedatang Alvin ia bersyukur Alvin datang menyelamatkannya seandainya Alvin tidak datang mungkin ia akan diperkosa
Alvin yang mendengar suara tangis Audry ia kemudian berbalik setelah memukul orang itu sampai pingsan
Alvin yang melihat keadaan Audry yang sangat mengenaskan dengan baju yang sobek dan air mata yang mengalir Alvin segera berjongkok didepan Audry dan amaranhnya kembali tersalut saat melihat pipi Audry yang merah bekas tamparan akibat pria itu, Alvin sangat ingin membunuh pria itu tapi melihat keadaan Audry ia lebih mengutamakan Audry saat ini biarlah suruhan dia yang akan mengurusnya
"Ayo pulang" ucap Alvin setelah memakaikan jasnya kepundak Audry agar tubuh Audry tidak dilihat banyak orang saat ia keluar dari lorong toilet dengan mengendongya Audry hanya menenggelamkan mukanya didada bidang Alvin sambil menangis
"sudah jangan menagis lagi kamu udah aman" ucap Alvin dan ia sangat bersyukur Audry sudah tidak menagis lagi
"Maaf pak kami pulang deluan"ucap Alvin kepada kliennya lalu berjalan tanpa menunggu jawaban
Saat dimobil Audry hanya melamun sambil menggosok badannya terutama leher karena pemabuk itu sempat menyentuhnya
Alvin yang melihat kelakuan Audry segera memegang kedua tangan Audry agar tidak dapat lagi menggosok lehernya dan Alvin membawa Audry keapartemennya
Hiks hiks tangis Audry sambil berkata
"Vin aku kotor aku kotor dia menciumku dia dia... "
"kamu tidak kotor putri" potong Alvin memberi tahu Audry denga panggilan saat mereka pacaran dulu
"Ta tapi ia menciumku vin aku jijik aku kotor aku bodoh bodoh"
Cup
Alvin mencium bibir Audry agar Audry dapat diam
"Katakan dimana saja ia menyentuhmu biar aku hilangkan" ucap Alvin dengan lembut ia melihat Audry menunjuk beberapa bagian ditubuhnya bekas pria mabuk itu
Cup
Cium Alvin pada semua tempat yang Audry tunjuk untuk menghilangkan bekas pemabuk itu
Setelah melakukan itu Alvin menggendong Audry kekamarnya dan berbaring bersama kemudian mencium kening Audry
"Tidurlah besok pagi baru berangkat kesingapur" ucap Alvin sambil memeluk dan mengelus rambut Audry
"Terimakasih Alvin" ucap Audry sambil mendekatkan diri keAlvin lalu memejamkan mata
"Mimpi indah sayang" ucap Alvin lalu memejamkan mata
KAMU SEDANG MEMBACA
mantanku ceo
Teen Fictionapa yang kulakukan itu demi kebaikanmu meski kutau kita sama sama akan terluka tapi inilah keputusanku dan maaf
