part 33

6.6K 220 7
                                        

Mereka berdua telah sampai dikantor setelah Alvin kemarin selalu bermanja manja sama Audry tanpa mau ditinggalin kemana Audry pergi maka kesitu dia kecuali kekemar mandi Alvin hanya menunggu didepan kamar mandi Alvin seperti takut Audry akan pergi jika ia tidak bersamanya padahalkan itu hanya pemikirannya aja bisa jadi ia yang akan tinggalkan Audry atau sebaliknya

"Vin besok kuta jadikan ke Inggris" tanya Audry

"Iyalah makanya aku harus buru buru selesaiin kerjaku sampai 3 hari kedepan kamu juga harus gitu" jawab Alvin

"Iya kalau gitu aku kerja dulu" ucap Audry kemudian kembali kerja

"Sayang nanti sore kamu mau pergi beliin bunda hadiah pernikahan" tanya Alvin

"Iya" jawab Audry yang masih serius dengan kerjanya

Mereka berdua terus bekerja saat waktu istirahatpun mereka cuma makan lalu kembali bekerja hingga jam 5 Alvin sudah selesai mengerjakan pekerjaannya

"Sayang kamu udah selesai" tanya Alvin

" 5 menit lagi" jawab Audry

Setelah 5 menit berlalu Audrypun selesai dan membereskan meja kerjanya begitupun meja kerja Alvin setelah semuanya beres mereka pun pergi kemall untuk membeli hadiah

"Sayang kamu mau beliin bunda hadiah apa" tanya Alvin

"Kalung kalau kamu" tanya balik Audry

"Tiket bulan madu" jawab Alvin

"Yaudah kita ketokoh kalung biar cepat isturahat" ucao Audry

Saat Audry lagi milih milih kalung yang akan ia beli Alvin pergi menemui seseorang untuk membahas sesuatu

"Sayang aku kesana keluar duluya bentar" ucap Alvin

"Iya"

"Hai Aurel" ucap Alvin

"Hai juga vin" ucap Aurel kemudian memeluk Alvin

Aurel adalah sahabat Alvin saat kuliah dulu dan Aurel sebenarnya memedam perasaan pada Alvin tapi ia juga tau jika Alvin tidak menyukainya makanya ia membantu Alvin untuk pembalasan dendam yang dari dulu ia inginkan

"Vin kamu harus pikir baik baik apkah kamu tega liat dia terluka atau apa kamu siap terima Audry pergi dari kamu untuk selamanya" ucap Aurel yang tau akan perasaan Alvin pada Audry

"Tentu kamukan tau selama ini gimana menderitanya aku akn penghianatan yang ia lakukan" ucap Alvin dengan sarat akan kemarahan tanpa peduli dengan hati yang ngak setujuh akan apa yang ia ingin lakukan

"Jadi kapan kamu mulai" tanya Aurel

"setelah Aku pulang dari pernikahan bundanya Audry" jawab Alvin

"Oke kamu tinggal telpon atau chat aku aja" ucap Aurel dan ranpa mereka sadari ternyata Ada yang mendengar semua yang mereka katakan

"Rel aku ke Audry duluya nanti dia nyariin aku" ucap Alvin yang disetujui Aurel

"Sayang kamu udah selesai milihnya"tanya Alvin saat sampai didepan Audry

"Iya ayo pulang" ucap Audry dengan suara yang serak

"Suara kamu ko serak" tanya Alvin

"Mungkin kelelahan dan murang minum" jawab Audry

"Kita makan dulu" ucap Alvin

"Aku udah ngantuk pengen istirahat" ucap Audry

"Ngak ini udah jam 6 kita harus makan nanti kamu sakit" kekeh Alvin

Audrypun terpaksa makan walau ngak nafsu hingga mereka selesai dan balik kerumah Alvin saat sampai Audry langsung masuk kekamar setelah pamit dengan alasan ngantuk

Audry kemudian masuk kekamar dan menguncinya kemudian masuk lagi kekamar mandi untuk menangis dan menumpahkan semua rasa sedihnya akan pembicaraan Alvin dengan perempuan yang aungguh membuatnya sakit

Hiks hiks

"Sakit hiks sakit bunda Alvin hiks tega hiks sama Audry" ucap Audry yang menangis kerena mengetahui bahwa Alvin selama ini hanya berpura pura mencintainya hanya untuk bals dendam

Hiks hiks

"Audry cape hiks hiks Audry hiks hiks bunda hiks hiks Audry udah ngak tahan hiks hiks"

"Vin hiks kamu tega banget hiks hiks aku hiks tau dulu aku salah ambil hiks keputusan vin hiks aku ninggalin kamu hiks hiks tapi aku juga sakit vin liat hiks kamu terluka tapi saat akau berusaha hiks hiks buat perbaiki semua kamu malah hiks hiks hancurin vin kmu hancuri aku sekali lagi udah berhasil vin hiks kamu berhasil vin hizks hiks aku hiks hiks vin hiks hiks" ucap Audry sambil menangis

"Vin hiks hiks"

Audry kemudian berdiri dan mencuci muka walau air matanya masih turun ia kemudian baring diranjangnya dan menangis lagi

"Vin hiks hiks" tangis Audry hingga ia tertidur karena kelelahan bekerja dan menangis

mantanku ceoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang