Audry segera masuk kekamar dan beristirahat tak lama kemudian ia menelpon Zivan
"Zivan aku capek" ucap Audry
"Gue keIndonesia ya bareng Melvin" Ucap Zivan
"Ngak usah" ucap Audry
"Kalau gitu udahin semua dan pulamg ke Inggris dan biarin ia tau semua yang lo alami selama ini" Saran Zivan membuat Audry bingung
"Ngak usah biar dia sendiri yang tau aku ngak mau dikasihani sama Alvin apalagi sekarang" ucap Audry
"Baiklah jika itu maumu tapi jangan salahkan gue jika gue sendiri yang beritau Alvin dan lo jangan sembunyiin apapun dari gue karena gue tau semuanya,lo itu sepupu perempuan gue satu satunya yang paling gue sayang" ucap Zivan membuat Audry menangis karena Zivan sangat menyayanginya
"Makasih Zivan" ucap Audry
"Kamu tidur gih ingat gue selalu ada buat lo" ucap Zivan kemudian mematikan telponnya
####
Setelah sarapan Audry berangkat kekantor tak lupa membawa bekal untuk Alvin
"Audry ayo" ajak Alvin membuat Audry kaget karena Alvin yang tiba tiba datang kerumahnya
"Itu bekal buat akukan" tanya Alvin
"Iya" jawab Audry
"Suapi gue udah lapar banget" ucap Alvin membuat Audry kembali bingung karena sifat Alvin yang berubah jadi manja lagi
?Kamu krnapa marah marah kemarin" tanya Audry
"Ngak usah dibahas aku jadi kesal jika mengingatnya jadi suapin aku aja" jawab Alvin
"Baiklah" ucap Audry
Audrypun menyuapi Alvin makan hingga habis dan memberikannya minuman
"Kamu kapan belajar masak" tanya Alvin
"Pas kuliah" ucap Audry
Berapa menit kemudian mereka sampai kekantor dan Audry segera membuat kopi untuk Alvin diikuti Alvin hingga mereka bersama sama masuk ruangan ceo yaitu ruangan Alvin
"Aku udah siapin gaun jadi kamu harus pakai buat nanti malam" ucap Alvin
"Harus banget ya aku ikut" tanya Audry
"Harus" jawab Alvin
"Baiklah" ucap Audry
Setelah pembicaraan mereka selesai merakapun bekerja dengan serius hingga jam pulang
"Sayang ayo pulang" ajak Alvin
"Ayo" ucap Audry
"Nanti gue jumput jam 7 dan ini gaunnya" ucap Alvin saat mereka telah sampai dirumah Audry
"Iya" ucap Audry dan langsung masuk kerumah untuk siap siap karena sekarang udah jam 6 lewat
Setelah Audry selesai berhias Audry segera turun karena Alvin udah menungguinya
Cup
"Kamu cantik sekali sayang" ucap Alvin setelah mencium bibir Audry sekilas
"Kamu juga ganteng banget dan sangat rapi" ucap Audry
"Iyalah harus rapi kalau aku kucel nanti malah dikura gembel lagi" ucap Alvin
"Iya iya" ucap Audry
"Ayo masuk" ajak Alvin saat mereka telah sampai dipesta Alexa
"Selamat datang vin" ucap Alexa sambil memeluk Alvin yang baru datang
"Selamat ulantahun juga Alexa" ucap Alvin membalas pelukan Alexa
"Aku disini loh" ucap Audry menyadarkan mereka
"Maaf Audry gue ngak liat lo gue kira lo ngak mau datang" ucap Alexa sambil meluk lengan Alvin
"Mata lo udah buram ya makanya ngak liat gue disini dan ngakbusah meluk lengan pacar gue" ucap Audry yang ditanggapi senyuman dari Alexa
"Audry ini ulantahun Alexa loh jadi kamu diam aja ya" bela Alvin
"Maksud kamu aku diam aja liatin kalian berpelukan gitu" ucap Audry
"Kan kita cuma teman" ucap Alvin
"Udalah Vin aku udah mau mulainih acaranya" ucap Alexa saat Audry ingin berbicara lagi
"Baiklah gue ucapin terimakasih kepada teman teman yang telah hadir diacara gue terutama pada teman gue yang ada disamping gue yaitu Alvin yang juga orang yang gue cintai" ucap Alexa membuat yang lain kaget terutama Audry
"Apa apaan lo" ucap Audry sambil mendorong Alexa hingga membuatnya jatuh dan yang lain kaget atas ucapan Alexa dan tindakan Audry
"Alexa" panggil Alvin dan langsung menolong Alexa
"Kasar bangat sih lo jadi cewek" ucap Alvin
"Wajarlah gue kasar cewek siapa yang rela dengarin cewek lain ungkapin perasaan pada cowok mereka" ucap Audry
Plak
Tampar Audry pada Alexa karena sudah tidak dapat menahan amarah yang selama ini ia pendam
"Audryyyg" teriak Alvin
"Kenapa sih lo selalu belain dia gue ini pacar lo Vin tau ngak sih" ucap Audry sambil teriak
"BAIKLAH MULAI HARI INI KITA PUTUS KARENA GUE NGAK SUDI PACARAN SAMA JALAN YANG SELALU DITIDURIN LELAKI LAIN" TERIAK Alvin membuat Audry bertambah marah karena tuduhan Alvin
PLAK
KAMU SEDANG MEMBACA
mantanku ceo
Teen Fictionapa yang kulakukan itu demi kebaikanmu meski kutau kita sama sama akan terluka tapi inilah keputusanku dan maaf
