"Audry cepat" teriak Alvin karena udah bosan nunggu Audry
"Bentar" ucap Audry pasalnya ia tadi ketiduran makanya lambat berpakaian
Setelah semua selesai Audry segera keluar biar macan ngak teriak lagi
"Lama banget sih kamu" ucap Alvin kaget melihat penampilan Audry yang menggunakan dress pendek sehingga membuat sebagian pahanya terlihat
"Maaf tadi ketiduran" ucap Audry menunduk malu karena Alvin menatapnya dengan intens dari atas kebawa
"kamu ngak punya baju lagi hingga makai baju yang sungguh kurang bahan itu" tanya Alvin
"Punya tapi sengaja makai ini" jawab Alvin karena ia tidak mau membuat malu Alvin didepan kliennya karena keclub memkai baju tertutup
"ooo buat ngegoda cowok yang diclubkan ternyata jiwa murahanmu tidak bisa terlepas darimu"
"Deg" sakit itu yang Audry rasakan saat ini sungguh Alvin sangat keterlaluan ngak bisa dalam sehari tanpa menghinanya
Sedangkan Alvin sedikit menyesal karena ucapannya membuat Audry jadi diam
"Biar sekalian" ucap Audry membuat Alvin mengeraskan rahangnya dan mengepalkan tangan karena marah mendengar ucapan Audry
"Wajar, ayo pergi" ucap Alvin
"Tunggu gue ikut" teriak Zivan sambil berlari turun dari tangga
"kalau kamu mau ikut pergi aja sendiri" ucap Alvin dingin Alvin
"Ngak gue mau bareng kalian buat jagain Audry jangan khawatir na ti gue ngak akan ikut duduk baren kalian saat diclub" ucap Zivan
"Terserah" ucap Alvin sambil melemparkan kunci mobil keZivan
"Dasar untung aja lo bosnya Audry kalau tidak udah kubuat muka lo yang jelek tambah jelek" umpat Zivan yang hanya didengar Audry karena Alvin udah keluar deluan
"Kamu ini ngak liat itu muka masih jelek" ucap Audry sambil menarik Zivan agar dapat mengejar Alvin yang deluan
Avin hanya memerhatikan Zivan dan Audry berjalan masuk lift terutama Audry yang bersandar sama Zivan
"Cepat" ucap Alvin saat keluar dari lift
"Sabar" ucap Zivan
Sekarang mereka telah sampai diclub dan memesan tempat vip
Pertemuan klien Alvin sekarang berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan dari cewek penggoda sama sekali
"Vin gimana kalau kita duduk duduk aja bentar" ucap Leon yang udah ngak bicara formal karena mereka udah selesai kerja karena Leon merupkan salah satu sahabatnya
"Hai cantik nama kamu siapa" tanya Leon sambil mengedipkan mata ke Audry membuat Alvin menghembuskan nafas mendengarnya
"Audry pak" jawab Audry agak malu
"Ngak usah bicara formal kan kita ngak lagi kerja kamu bisa panggil aku kak Leon, sayang, cintaku atau kandaku" ucap Leon yang mulai aksi menggoda Audry
Sebelum Audry menjawab Alvin segera berteriak memanggil Zivan
"Van kamu gabung sini" teriak Alvin
"Dry sini duduk bareng aku" ucap Zivan setelah duduk disofa karena ia dari tadi mendengar gombalan Leon dan ia tau pria seperti apa Leon dan tanpa mereka ketahui Alvin tersenyum tipis
"Kalian pacaran" tanya Leon
"Ngak" ucap Audry membuat Alvin melihat kearahnya dengan tatapan sinis dan Leon yang tersenyum mendengar ucapan Audry
"Dasar cewek ngak tau diri ngak ngakuin pacarnya dihadapan cowok yang lebih kaya" batin Alvin tapi ia tidak melihat perubahan diwajah Zivan
"Baguslah karena aku bisa dekat dengan kamu" ucap Leon
"Ngak boleh" ucap Alvin dan Zivan bersamaan
"Knapa dan lo jiga Alvin tumben ikut campur dengan urusan gue sama cewek" ucap Leon
"Gue ngak mau aja lo sama kan banyak cewek yang lebih baik dari dia " ucap Alvin melihat sinis Audry
"lo ngak boleh dekat apa lagi ngegoda Audry dan ngak ada bantahan dan lo maksud lo Audry ngak baik" tegas Zivan dan agak marah karena ucapan Alvin membuat Leon bingung dengan hubungan Zivan dan Audry
"kenyataan" ucap Alvin membuat Leon tambah bingung karena Alvin keliatan membenci Audry yang merupakan sekertarisnya
"Lo" marah Zivan dan hendak memukul Alvin dan langsung ditahan Audry sambil memegang tangan Zivan
"Kalian ini kenapasih Vin kenapa lo membenci Audry diakan sekeryaris lo dan lo punya hubungan apa dengan Audry" tanya Leon
"Bukan urusan lo" ucap Alvin dan Zivan bersamaan membuat Leon tambah penasaran ples kaget mendengar ucapan mereka berdua agak keras
"Pulang" ucap Alvin langsung beranjak keluar dan langsung diikuti Audry dan Zivan yang masih agak emosi dengan ucapan Alvin tadi
"Lo masih aja kayak dulu Vin dingin baget macam es" ucap Leon
KAMU SEDANG MEMBACA
mantanku ceo
Teen Fictionapa yang kulakukan itu demi kebaikanmu meski kutau kita sama sama akan terluka tapi inilah keputusanku dan maaf
