Hidden Side

1K 69 6
                                        

°*°

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°*°

"Percayalah semua orang memiliki sisi tersembunyi yang memang tidak seharusnya kita tau. Namun, adakalanya kita ingin tau untuk bisa masuk ke dalam kehidupan seseorang yang sebenarnya."

°*°

[Arista Anggraini]

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

[Arista Anggraini]

Hari ini gue benar-benar nggak nyangka, gue bakal lihat sisi rapuhnya dan gue mendapat sebuah kenyataan kalau dia juga mengenal Kendra. Kenapa dunia begitu sempit sekali?

Sebelum gue bertemu sama dia, saat ditengah perjalanan menuju tempat Kendra. Bang Dava ngehubungi gue dan tanya apa dia lagi sama gue? Gue sontak dibuat bingung, setelah mengantar gue pulang dia juga pulang ke rumahnya, tapi setelah dijelaskan situasinya gue pun paham. Hanya saja gue nggak tau dia pergi kemana, saat gue sampai didepan pemakaman gue melihat mobil Yuno terparkir disana, gue pikir dia lagi ngunjungin seseorang di pemakaman ini. Tanpa gue sangka ternyata gue menemukan dia sedang terisak di makam Kendra. Aneh rasanya melihat Yuno yang biasanya selalu ceria dengan kebodohannya kini dia terlihat begitu rapuh. Dan gue pun akhirnya tau satu fakta kalau dia juga pernah mengenal Kendra, dan Kendra lah yang bisa membuat dia menjadi sama bodohnya dengan Kendra. Tersenyum dalam kondisi apapun, gue benar-benar muak mendengar kalimat itu. Kenapa juga harus tersenyum kalau lu lagi sedih? Lucu sekali.

Sekarang gue berakhir sama dia disebuah warung pecel lele yang tidak jauh dari tempat sebelumnya, gue hanya melihat dia yang makan dengan lahapnya. Setelah gue perhatiin dia terlihat lebih kurus dari sebelumnya, entah hanya perasaan gue aja atau memang benar adanya. Jujur saja gue cukup iba saat melihat sisi rapuhnya itu, gue pengen nerima kehadiran dalam kehidupan gue. Tapi, dalam lubuk hati yang paling dalam gue takut akan terjatuh untuk kedua kalinya dan berakhir dengan ending yang sama. Walaupun gue tau Yuno berbeda dengan Kendra tapi bagaimanapun takdir masih berjalan dan mungkin saja itu bisa terjadi.

"Ta! Lu yakin nggak mau makan?" tanyanya setelah meneguk es teh manisnya.

"Nggak, gue udah makan" jawab gue dengan nada ketus seperti biasanya.

Breathless ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang