Pertemuan pertama dan terakhir

2K 209 0
                                        

Jam sudah menunjukkan pukul 21.05 WIB. Toko sudah siap ditutup. Semua karyawan pulang, tersisa Ayu dan Lala.
Ayu menenangkan Lala dan berniat ingin mengantarkan Lala pulang ke rumahnya.
Lala masih saja bersedih telah kehilangan seseorang, setelah Rama yang mengecewakannya. Kini dia harus kehilangan Arif yang memendam perasaan tulus padanya.

Lala sudah mengirim pesan pada Andi untuk tak menjemputnya. Lala diantar pulang oleh Ayu.
Saat dalam perjalanan, tiba-tiba motor Ayu diiringi oleh dua orang laki-laki yang ingin menggoda Ayu disebelah kanan motor Ayu. Jadi motor mereka berjejer dijalanan yang agak sepi.

"Mbak cantik kok malam-malam gak ada yang antar ? mau mas antar kan?"
kata salah satu dari mereka, sebut saja A dan B

Ayu tak menggubrisnya. Dia menambah kecepatan.
Tak berputus asa, mereka mengejar motor Ayu.

"mbak mau jadi pembalap ya ? kita ngopi dulu yuk mbak.." ucap si A lagi

Ayu tetap diam dan fokus berkendara. Lala yang mulai tak enak, dia berniat mengusir mereka.

"Ayo mbak... sini mas bonceng satu-satu ya, hahhahhahaa" ucap si B

Lala seketika menatap mereka dengan tatapan tajam. Entah apa yang merasuki Lala, tiba-tiba saja si A berteriak.

"Wooeee mbak e mbonceng setan... Wuaaaaa......!!!!" Sontak si A menambah kecepatan dan diiringi si B meringkuk menutupi matanya dengan ketakutan.

Ayu merasa gelisah. Dia yang membonceng Lala pun berniat melihat dari kaca spion, dia tetap melihat Lala.

"Udah yu nyetir aja yang fokus, aku pengen cepet sampe rumah nih.." Ucap Lala ditengah kegelisahan Ayu.

Ayu mengangguk dan segera mengantar Lala. Sesampai di rumah, Lala yang berjalan dengan sedih, dia pun masuk ke dalam rumah dengan terus menunduk. Mama nya bertanyapun hanya dia jawab kalau dia hanya ngantuk.

Sesampai di kamar, Lala mengamati kalung yang melingkar di lehernya. Dia bingung harus memakainya atau menyimpannya di kotak yang akan dia beri tanda supaya dia mengingat Arif. Kemudian Lala pun menangis hingga tertidur pulas.

Hari sudah semakin larut, Lala bermimpi sesuatu.

Mimpi

Lala merasa ada ditempat yang serba putih, bahkan dia tak tau dimana pintu, kursi atau benda-benda. Hanya sebuah ruangan yang begitu luas tanpa apapun menghiasi.

Saat itu dia melihat sosok seseorang. Asing bagi Lala untuk mengenali sosok itu.
Sosok itu berdiri membelakangi Lala.
Kemudian Lala berjalan mendekatinya.

Sosok itu menoleh perlahan.

Arif : Lala..

Lala : Kamu ?

Arif : Aku Arif..

Lala : Mana mungkin ?

Arif : Aku menemuimu untuk yang pertama dan terakhir, boleh kan ?

Lala : Kenapa secepat ini ?

Arif : Ini takdir untukku.. kamu harus kuat dan bisa menjalani semua dengan ikhlas, jangan lupa solat dan berbakti sama orang tua. Mendekatkan diri sama Allah supaya kamu dijauhkan dari bertemu orang yang ingin mencelakaimu, Lala..

Lala : Yaa...

Arif : Aku sayang kamu.. ( Ucap Arif sambil memutar badannya dan kemudian berjalan mendekati sumber cahaya yang sangat terang membuat mata Lala silau )

Lala : Tunggu, jangan pergi dulu..

Tapi Arif terus berjalan dan cahaya seakan menyedotnya masuk. Kemudian cahaya menghilang bersama dengan sosok Arif.

Lala berteriak histeris...

========

"Tiidaaaaakkkkk......."

Lala bangun dengan nafasnya yang terengah-engah. Tiada seorangpun yang mendengar jeritan Lala, sekalipun mamanya. Mungkin sudah tertidur pulas.

Lala menangis, kenapa pertemuan pertama dan terakhir terjadi di alam mimpi. Lala bergegas wudhu dan solat tahajud. Dia mendoakan kepergian Arif dan kebahagiaannya di sisi Allah. Setelah solat tahajud selesai, dia kembali tidur hingga pagi.

********

Chapter ini pendek, next chapter insyaaAllah lebih panjang

Wassalamualaikum ♥

KIRIMAN ( TAMAT )Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang