Extra Part

256 15 0
                                        

Author POV

4 tahun telah mereka lalui bersama, Athanasia telah merubah nama belakangnya menjadi "Athanasia Van Dijk." sejak awal menikah, mereka selalu melewati segala rintangan hidup bersama-sama. Susah, senang, sakit, sampai pertengkaran bisa mereka selesaikan dengan mudah.

Kini mereka mempunyai anak kebar, namanya "Manuel Van Dijk." dan "Manuella Van Dijk." lengkap sudah kebahagiaan keluarga kecil itu.

Fajar tidak lagi bekerja di tempat ia dulu, kini sudah menjadi pemilik perusahaan teh dan kopi ternama di Hindia Belanda, bahkan ia juga sudah memiliki beberapa perusahaan kecil di Hindia Belanda maupun di Belanda...

(Masing-masing perusahaan kecil sudah punya kepala sendiri, jadi Fajar tidak perlu turun tangan ke daerah tersebut jika ada masalah, kecuali jika sudah sangat fatal atau hampir bangkrut.)

... Dia juga sekarang termasuk kedalam pengusaha terkaya.

Sementara Athanasia, dia memiliki banyak sekali toko kue yang ada di Hindia Belanda, dia tidak mau mendirikan toko di Belanda karena sudah banyak yang menjual kue di sana. Mereka berdua adalah pembisnis yang handal.

Walaupun Athanasia dengan Fajar sibuk, mereka tetap berusaha keras meluangkan waktu mereka bersama anak anak mereka yang kini telah berumur 3 tahun. Jika pada hari-hari biasa Manuel dan Manuella dititipkan kepada bedinde, maka setiap hari Sabtu, mereka akan dirumah bersama kedua buah hati mereka juga menghabiskan waktu bersama, dan setiap hari Minggu mereka akan pergi ke Gereja bersama. Bahkan pada saat mereka makan malam atau sarapan, mereka pasti akan mengajak bicara si kembar, bercanda, menanyakan kabar, atau memberi hadiah karena mereka mau membantu urusan rumah dan tidak nakal.

Opa dan oma dari Manuel dan Manuella juga sering menjadi tempat sasaran untuk berkunjung jika mereka berdua ingin, atau pada hari Sabtu.

Rasa lelah Athanasia dengan Fajar setelah kembali dari bekerja selalu hilang ketika melihat senyum manis dan kelakuan konyol dari para malaikat kecil mereka.

Bukankah begitu seharusnya sebuah keluarga?

Selalu bersama dan menyempatkan untuk berkomunikasi meski singkat?

Selalu mendukung dan ada untuk anggota keluarga yang sedang sedih atau bimbang?

Mengutamakan keluarga daripada pekerjaan mereka.

Membuat anak menjadi merasa nyaman dirumah.

Bahkan nyaman dilahirkan di dalam keluarga itu.

Beritahu saya jika saya salah :")

Athanasia Van Bristen [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang