pasangan seumur hidup

189 16 0
                                        

Author POV

Hari ini, tepat pada hari Minggu, Athanasia dan Fajar menikah, pernikahan mereka diadakan di Gereja samping rumah keluarga Van Dijk persis, acara sangat mewah, banyak orang yang menginginkan pernikahan seperti mereka.

"Pernikahan ini seperti pernikahan puteri dalam dongeng."

"Wah, acaranya sangat mewah."

"Aku tidak sabar melihat Athanasia dan Fajar, pasti mereka sangat cantik dan tampan!"

"Mama, aku mau pernikahan seperti mereka."

"Ini pernikahan paling bagus yang pernah aku lihat!"

"Ku dengar gaun pernikahannya sangat indah!"

"Huhu, aku ingin memiliki istri seperti Athanasia!"

"Aku juga ingin memiliki suami seperti Fajar."

Begitulah ucapan yang dilontarkan orang - orang untuk acara pernikahan hari ini. Sangat indah.

Di tempat lain

"Athanasia, mari mama antar ke Gereja, Fajar sudah menunggu."

"Ya, mama."

"Oh! Jangan lupakan bunganya."

"Iya mama sayang."

"Anakku ini sungguh cantik

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Anakku ini sungguh cantik."

"Hahaha, terimakasih mama. Ayo, kasihan yang lain sudah menunggu."

"Yaa."

Pengucapan janji pernikahan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Pengucapan janji pernikahan

Pendeta mempersilakan mereka untuk mengucapkan janji pernikahan, dimulai dari Fajar lalu Athanasia.

"Athanasia van bristen, aku mengambil engkau menjadi istri, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."

"Fajar van dijk, aku menerima engkau menjadi suamiku, untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus."

Setelah janji pernikahan diucapkan, kedua mempelai akan saling memasangkan cincin nikah, kemudian diteguhkan dan diberkati pleh pendeta dihadapan para saksi.

Setelah itu tangan Fajar yang satu memeluk pinggang Athanasia, dan yang satunya memegang tengkuk leher, lalu mencium bibir Athanasia dengan lembut. Sementara Athanasia memeluk leher Fajar, dan tenggelam dalam ciuman tersebut.

Semuanya sangat senang, terlebih pasangan itu, kini wajah mereka berdua sama-sama memerah, tetapi mereka tetap saling pandang satu sama lain.

"Anak kita sudah besar ya? Sudah menikah." kata mama Aphrodite.

"Iya, padahal dulu dia adalah anak yang sangat aktif. Juga sering rewel." papa menanggapi ucapan mama dengan sedikit menjelekkan Athanasia.

"Wah, sekarang kita sudah menjadi satu keluarga." kata tuan William dengan raut wajah senang.

"Aku tidak sabar ingin menggendomg cucu." kata nyonya Nina sambil tertawa kecil, yang lainnya pun sama.

Di sisi lain

"Fajar, aku lelah, ingin segera pulang."

"Tunggu sebentar lagi, setelah ini kita pulang."

"Fajar?"

"Ya?"

"Kamu libur berapa hari?"

"30 hari, 1 bulan. aku akan gunakan waktu ini dengan sangat baik bersama istriku."

"Hahaha, oh iya Fajar, aku akan membuka usaha kue dirumah, aku juga ingin bekerja. Aku kan cumlaude, pasti ada banyak sekali orang yang akan menerima tawaran kerjaku dan pasti juga aku akan membuat perusahaan yang besaaaar sekali di Hindia Belanda."

"Hmm, benarkah? Kapan kamu mulai kerja?"

"Sama sepertimu, satu bulan lagi."

"Jangan terlalu memaksakan dirimu, nanti kamu jatuh sakit. Begini saja, setiap aku pulang kerja aku akan membantumu."

"Aah, tidak tidak. Aku akan selesai saat kamu pulang."

"Hey, tidak papa."

"Tidak."

"Ayolah."

"Huuh, kalau di hari tertentu atau jika aku sedang sibuk menerima pesanan kamu bisa membantu."

"Baiklah, itu lebih baik."

Mereka berdua sama-sama terkekeh.

Athanasia Van Bristen [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang