Setelah di seret oleh samuel sekarang danish berada di kamarnya hidungnya sudah tidak berdarah samuel sudah mengobatinya dan mengurung danish di kamarnya.
"Akhhhhhhhh gw bosen,kenapa tuhan belum sehari gw di kasih kesempatan kenapa udah diambil lagi"
ceklek
"Siapa yang ngijinin kamu teriak-teriak hm?"suara bariton itu membuat danish menciut.
"Maaf dad!"
"Kamu selalu ceroboh baru saja daddy kasih kamu kesempatan tapi tidak di gunakan dengan baik oleh mu!"
"Sini dad liat"Abrham mendongakan wajah danish dan melihat kekanan dan kekiri kepala danish.
"Kenapa bisa seperti ini hm? mau daddy kurung lagi di rumah sakit?"
"Engga mau dad please aku engga mau ke rumah sakit lagi aku engga apa² ko dad serius!"
"Sekarang kamu istirahat daddy engga mau ada penolakan atau apapun kalau kamu sampai demam siap-siap kamu akan daddy seret ke rumah sakit!"
"Ta..pi dad"
"Tidur danish!"
Danish tak dapat berkata apapun daripada membangunkan singa mengamuk lebih baik dia diam.
Dua jam berlalu Danish habiskan dengan rebahan dan tidur tak ada kata lain dan tak ada pergerakan lain selain itu membosankan.
"Eunghh" danish menggeliat di lihat pertama kalinya adalah bara yang sedang duduk di sofa di kamarnya.
Oh ayolah tak henti-hentinya para singa ini bulak balik kamar danish seperti Danish terkena serangan jantung saja yang harus di perhatikan lebih.
"Kamu sudah bangun? kakak belum dengar penjelasan dari kamu kenapa kamu bisa begini lagi?"
"Ish,ini manusia gw baru melek udah di tanya gini aja kalau bisa pengen gw kubur hidup-hidup" batin Danish.
"Masa kakak engga tau pasti dad,mommy dan kak samuel memberitahu kakak!"
"Kakak ingin mendengarnya sendiri dari mulut kamu bukan dari yang lain!"
"Aku tadi jatuh dan membentur tembok"
"Terus?"
"Hidung aku berdarah mimisan dan kepala aku sedikit sakit" danish terus menunduk takut di tatap tajam oleh bara.
"Masih ada lagi?"
Oh sungguh kakaknya yang satu ini psikopat yang luar biasa mengerikan hanya di tatap tajam begitu saja rasanya sudah tidak bisa berkutik apa-apa lagi.
"A..ku tadi ma..u ma..kan bakso pedes tapi engga jadi" Suara El sedikit berat dan takut.
"kenapa?"
"Emmm ka El menghubungi aku katanya kalau aku makan bakso itu aku akan di seret langsung ke rumah sakit"
"Tau kesalahan kamu apa?"
"Maaf kak kan aku engga jadi makannya juga malah kualat terjatuh dan terbentur tembok"
"Tetap kamu harus di hukum!"
"Maaf kak jangan hukum aku please!"mohon danish dia sudah jengah sedari tadi hanya diam di kamar dan harus banyak istrirahat dan itu sebagai hukuman dari daddy dan kak el masa harus menanggung hukuman lagi dari kak bara oh shit hidup danish terlalu sulit.
Suara ketukan pintu membuyarkan pikiran Danish dann seorang maid datang membawa nampan makanan ada dua piring makanan tapi semuanya di tutup rapih.
"Ini tuan pesanan anda"ucap maid tersebut.
"Simpan di meja,kamu pergi"
"Baik tuan saya permisi"
"Ini hukuman kamu,kamu mau pilih yang mana?"
"Itu apa kak makanan? boleh aku lihat dulu nanti aku pilih kak"
"Boleh buat adik nakal kakak apa yang engga?"tercetak seringai di bibir bara.
Danish kemudian turun dari ranjang menuju meja dia ingin tau apa makanan yang harus dia makan,mudah-mudahan enak pikir danish.
Danish membuka makanannya secara bersamaan di lihatnya satu salad sayur yang paling dia benci dan satu bakso kuah yang super pedas masih mengepulkan asapnya begitu wangi dan menggiurkan.
"Terserah kamu mau makan yang mana mau makanan sehat atau makanan tidak sehat semua punya konsekwensinya!"seringai bara.
"Kalau aku makan bakso ini konsekwensinya apa kak?"
"RAHASIA!"
"Ihh kakak...aku pilih...emm!"
"Kalau gw makan bakso ini pasti akan ada drama yang sangat mengharukan"
"Tapi kalau gw makan salad perut gw yang mengkasian"
"Ok kak aku pilih salad aja dari pada aku pilih bakso!"
"Alasannya?"
"Kalau aku pilih bakso bisa-bisa ka el bawa alat-alay tempurnya kak!"
"Terus kalau kamu milih salad emang ka el engga bakal bawa alat-alatnya ke sini?"
"Engga tau sih kak tapi lebih baik yang sehat walaupun aku engga suka dan mual"
"Adik pintar ayo makan saladnya kakak engga mau ada sisa dan engga mau ada penolakan!"
Di tempat lain semua keluarga sedang melihat apa yang di lakukan bara dan danish lewat cctv mereka semua tersenyum bahagia danishnya begitu menggemaskan.
Setelah makan dengan penuh perjuangan danish kembali di suruh istirahat dengan alasan belum pulih dan kalau danish jadi anak baik akan ada surprise untuk dia nanti malam.
Akh membayangkannya saja sudah sangat ingin tau tapi apa daya danish harus jadi anak baik dulu sebelum singa-singa ini memberikan kejutananya.
aq up maaf lama aq udah mau mendekati lahiran minta doanya buat aq dan debaynya semoga semuanya lancar dan selamat kalian udah aq anggap teman,sahabat bahkan keluarga,insya allah aq lahiran caesar hari senin untuk ke 3 kali nya😥 minta doanya yah,mungkin setelah ini aq bakal lama lagi up nya harap di maklum yah tapi aq usahain up buat kalian,sayang kalian
ayo vote sama comen makasih
KAMU SEDANG MEMBACA
DANISH
Roman pour AdolescentsApa jadinya klo danish adalah anak yang cukup di kenal nakal di sekolah dia suka bolos dan suka balapan liar,sementara kedua orang tua dan ke dua kakak nya sangat2 overprotective mereka tidak mau terjadi sesuatu terhadap danish kalau mau tau seterus...
