>_<
Happy reading
(Jangan lupa meninggalkan jejak ya!)
____________________________________
Semua anak murid sma garuda memakai pakaian yang paling mereka sukai, seragam batik berwarna coklat muda dan lambang sayap garuda dibagian saku atas seragam dengan bawahan celana dan rok berwarna hitam.
Alisya, telah berhasil turun dari atas motor milik gibran. Setelah memberikan helmnya kepada gibran dan gibran pun turun dari atas motor, mereka mulai memasuki area lapangan. Di lapangan dan koridor sudah mulai banyak siswa siswi yang berlalu lalang termasuk alisya dan gibran.
"Mending iket aja rambutnya sya," ujar gibran di sela sela mereka memasuki koridor dasar.
Alisya yang sedari tadi sedang merapihkan rambutnya lalu menoleh ke gibran.
"Yaudah deh," sautnya lalu mulai menyatukan rambutnya jadi satu genggaman dan mulai mengikatnya cepol dengan membiarkan poni dan beberapa helai rambutnya menjuntai.
Saat akan menaiki anak tangga mereka melihat ada damar dan sinar yang tengah menaiki anak tangga pula dengan tangan yang saling menggenggam.
Gibran menatap alisya dari samping lalu mengelus punggung wanita itu.
"Kalo gak bisa. kita lewat tangga barat aja sya," ujar gibran seolah paham apa yang alisya rasakan saat ini.
"Gak usah ran. Lewat sini aja," saut alisya
"Gakpapa?"
"Ya gakpapa," saut alisya lalu mulai menaiki anak tangga. Antara damar dan alisya hanya di batasi oleh tiga anak tangga saja.
"Gandengan mulu kaya mau nyebrang," goda gibran membuat damar dan sinar menoleh kebelakang.
"Eh ran! Gue kira siapa," ujar damar dan melirik alisya sekilas yang mana alisya pun melirik damar.
"Pacarannya jangan di tempat umum lah. Di rooftop kan bisa," celetuk alisya dengan nada bercanda tapi membuat sinar malu karna kejadian saat itu di rooftop.
"Lo nyindir?" tanya sinar
"Gue? Nggak tuh. Lo nya aja kali yang baperan," saut alisya
"Tapi lo--" ucapan sinar terpotong oleh damar.
"Udah mau bel. Ayo aku anter kamu ke kelas," ujar damar yang dibalas anggukan oleh sinar.
"Duluan ya," ujarnya lagi
"Iyoo," saut gibran dan mereka pun beranjak dari sana.
"Pake di anterin kaya anak tk aja," ujar gibran
"Udah ah masih pagi udah ghibahin sahabat sendiri," saut alisya
"Ayo ke kelas," ajak seseorang yang menepuk bahu gibran dari samping membuatnya menoleh dan disana ada oji, venus, nabila dsn dhirga.
"Ayo," saut alisya dan gibran.
***
"Vera, liat sinar gak?" tanya damar yang sudah memasuki kelas sinar.
Di kelas hanya tersisa beberapa orang yang tengah berkutat dengan bukunya.
Vera yang sedang menulis menoleh kearah ambang pintu dimana damar berdiri.
"Eh dam, gue kira siapa. Sinar tadi bilang ke gue mau ke koperasi," saut vera.
"Oh gitu. Kalo dia udah balik lagi bilangin gue tungguin di kantin gitu ya," saut damar yang dibalas acungan jempol dari vera.
KAMU SEDANG MEMBACA
DAMAR ✔ [completed]
أدب المراهقين"ELANG!" teriak damar "Terbang tanpa batas!" jawab anak elang "Benturkan." ucap oji "Hantam." saut dhirga "Lalu hancurkan." timpal damar *** "Gue takut lo pergi saat kata itu gue ucapkan." batinnya ^^^ { FOLLOW DULU DONG SEBELUM BACA:) } Menceritak...
![DAMAR ✔ [completed]](https://img.wattpad.com/cover/219981657-64-k826594.jpg)