→HIGH INTERNATIONAL SCHOOL
Frans telah sampai di sekolah Eleen dan dia segera menuju ruang kepala sekolah. Sesampainya disana, Frans sudah melihat Eleen yang menundukkan wajahnya dan seorang laki-laki yang Frans tidak kenal yaitu Chester.
"Excuse me, Sir" Kata Frans. [Permisi, Pak]
"Please sit down, sir" Kata Bapak kepala sekolah. [Silahkan duduk, Pak]
Frans pun segera duduk dikursi berhadapan dengan Bapak kepala sekolah.
"Sorry, sir. What did my daughter actually do to get me called here?" Kata Frans. [Maaf, Pak sebenarnya apa yang anak saya perbuat sehingga saya dipanggil kesini?]
"So this is it sir, your daughter has been skipping class during class hours, even he was caught making out with this man in the backyard of the school" Kata Bapak kepala sekolah. [Jadi begini pak, anak anda ini telah membolos di jam pelajaran bahkan dia juga ketahuan bermesraan bersama laki-laki ini di taman belakang sekolah]
Frans sangat terkejut mendengar pernyataan dari Bapak kepala sekolah. Lalu menatap Eleen dengan penuh kemarahan.
"Sir, I apologize for the behavior of my daughter" Kata Frans. [Pak, saya minta maaf atas kelakuan anak saya]
"Sorry it is not enough, sir, because Eleen's assignment and test scores are very bad" Kata Bapak kepala sekolah. [Maaf saja tidak cukup, Pak soalnya nilai tugas dan ulangan Eleen sangatlah buruk]
"What, my daughter's grades are so bad?" Kata Frans. [Apa, nilai anak perempuan saya sangat buruk?]
"Yes, sir, this is the proof" Kata Bapak kepala sekolah. [Iya, Pak ini buktinya]
Frans sungguh sangat kecewa dengan Eleen. Dia merasa telah gagal mendidik Eleen.
"seeing Eleen's results like this might be in danger of not graduating" Kata Bapak kepala sekolah. [melihat hasil Eleen seperti ini mungkin dia terancam tidak akan lulus]
"Well, I will educate my daughter even harder so he can improve his grades" Kata Frans. [Baik, saya akan mendidik anak saya lebih keras lagi agar dia bisa memperbaiki nilainya]
"Good sir, but for truant problems, we will give Eleen punishment" Kata Bapak kepala sekolah. [Baik Pak, tapi untuk masalah membolos, kami akan beri Eleen hukuman] "he is not allowed to enter this school for one week and we will give assignments and some study material for him to study at home" Lanjutnya. [dia tidak boleh masuk ke sekolah ini selama satu minggu dan kami akan beri tugas dan beberapa bahan pelajaran untuk dia belajar dirumah]
"Fine sir, if that's the punishment my child has to do, i accept it" Kata Frans. [Baik Pak, jika itu hukuman yang harus anak saya lakukan, saya terima] "May I take my child home" Lanjutnya. [Apa boleh saya membawa anak saya pulang]
"Oh, of course please" Kata Bapak kepala sekolah. [Oh, tentu silahkan]
Frans segera membawa Eleen keluar dari ruangan bapak kepala sekolah.
Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam, akhirnya Frans telah sampai di rumahnya. Sesampainya di dalam, dia segera menumpahkan rasa kecewa dan kemarahannya kepada Eleen.
"Kamu benar-benar bikin Papi kecewa dan malu, Eleen lihat ini nilai kamu semuanya buruk bahkan kamu terancam tidak lulus" Kata Frans" Dan hari ini kamu malah bolos jam pelajaran demi pacar kamu itu" Lanjutnya
"Pi, aku ini butuh kebebasan bukan ditekan untuk belajar, lagian aku itu strees kalau belajar terus menerus, makanya aku bolos sekolah bersama Chester" Kata Eleen
"Kamu gak merasa bersalah sama sekali sama Papi?" Kata Frans
"Gak ada, lagian aku misal pun aku gak lulus aku kan bisa menikah sama Chester terus bisa hidup enak" Kata Eleen" Dan aku begini itu juga karena Papi" Lanjutnya
KAMU SEDANG MEMBACA
Butterfly
Roman d'amourMengisahkan tentang cinta segitiga antara Reyhan, Vania, dan Zifanya. Siapakah yang akan dipilih Reyhan untuk menjadi kekasih hatinya. Antara cinta dan Sahabat, yang manakah harus ku pilih? ~Reyhan Elvano Kenando~ Aku mencintai mu, tapi aku tidak b...
