Butterfly (Sixty-Six)

205 6 1
                                        

(1 Bulan kemudian)

→UNIVERSITAS KN JAYA

Reyhan dan Vania telah sampai dikampus mereka. Mereka berdua sedang berjalan menuju kelas mereka.

"Kak, kakak ingat gak hari ini hari apa?" Kata Vania

"Hari ini hari Kamis kan?" Kata Reyhan

"Iya, aku tau tapi hari ini hari spesial apa?" Kata Vania

"Apa ya? Aku lupa tuh" Kata Reyhan

"Ya udah, kalau kakak lupa" Kata Vania menampilkan wajah sedihnya

"Gak koq, sayang, aku ingat koq hari ini itu hari Anniversary kita yang ke 3 bulan kan?" Kata Reyhan

"Jadi, tadi kakak ngerjain aku?" Kata Vania

"Iya" Kata Reyhan

"Ih, Kakak" Kata Vania

"Happy Anniversary, sayang" Kata Reyhan

"Happy Anniversary juga, Kak" Kata Vania

"Oh ya, aku punya kejutan untuk kamu" Kata Reyhan

"Mana kejutannya?" Kata Vania

"Nanti dong, kamu harus datang ke rumah aku, soalnya kejutannya ada disana" Kata Reyhan

"Oke, nanti aku datang ya ke rumah kamu, aku gak sabar deh mau lihat kejutannya" Kata Vania

"Aku yakin kamu pasti akan suka sama kejutannya" Kata Reyhan

"Ayo, Kak kita segera ke kelas" Kata Vania

"Ayo" Kata Reyhan

Mereka segera pergi ke kelas mereka. Tanpa mereka sadari, Sasha mendengar pembicaraan mereka.

"Oh, jadi hari ini mereka mau merayakan Anniversary jadian mereka, sepertinya ini kesempatan aku untuk menghancurkan hubungan mereka. Aku harus beritahu Bima soal ini" Kata Bima dalam hatinya

----------------------

(Siang Harinya)

→Rumah Reyhan

Kini Reyhan sedang menyiapkan pesta kejutan untuk Anniversary dirinya dan Vania.

"Semoga aja Vania suka dengan pesta kejutan ini" Kata Reyhan dalam hatinya

Tak lama kemudian terdengar bunyi bel. Reyhan segera berjalan untuk membukakan pintu. Reyhan sangat terkejut melihat siapa yang datang.

"Sasha" Kata Reyhan

Sasha segera memeluk Reyhan sambil menangis dipelukan Reyhan.

"Sasha, kamu kenapa?" Kata Reyhan

"Rey, aku cinta banget sama kamu, tolong kamu Terima cinta aku ini" Kata Sasha

"Sasha, kamu mabuk ya?" Kata Reyhan

"Gak, Rey aku gak mabuk. ini perasaan aku yang sesungguhnya sama kamu, tolong terima aku jadi pacar kamu, aku mau koq jadi yang kedua" Kata Sasha

ButterflyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang