Saat ini Cahaya sedang berkumpul bersama Meira dan Melani di sebuah restoran.
"Maaf ya, kita jadi ketemuan jam segini soalnya aku tadi kerumah Mamah sama Papah aku dulu" Kata Cahaya
"Gak papa koq, Aya santai aja" Kata Melani "Oh ya, Mei apa yang mau loe bicarain sama kami berdua?" Lanjutnya
"Aku mau cerita sama kalian soal anak aku yang hilang itu" Kata Meira" Jadi aku dan Kak Frans sudah menemukan informasi tentang anak aku itu bahkan kami juga sudah bertemu sama orang tua angkat dia" Lanjutnya.
"Terus apa kamu dan Kak Frans sudah ketemu sama anak kalian itu?" Kata Cahaya
"Belum" Kata Meira
"Kenapa?" Kata Melani
"Soalnya dia gak ada dirumah orang tua angkatnya itu, dia diusir sama ibu angkatnya" Kata Meira
"Ya ampun, tega banget ibu angkatnya itu" Kata Melani
"Tapi aku sudah tau siapa anak ku itu" Kata Meira
"Maksud kamu, kamu sudah tau siapa dia?" Kata Cahaya
"Iya" Kata Meira
"Siapa dia? Kasih tau kami dong, kami penasaran sama anak kedua loe itu" Kata Melani
"Kalian sudah mengenal dia" Kata Meira
"Kami mengenal dia? Siapa ya?" Kata Melani
"Dia adalah... Vania" Kata Meira
Cahaya dan Melani sangat terkejut mendengar pernyataan dari Meira.
"Jadi Vania itu anak kamu, Meira?" Kata Cahaya
"Iya" Kata Meira
"Memang loe yakin dia anak loe?" Kata Melani
"Iya, Melani aku yakin karena Ayah angkatnya sudah bilang ke aku dia cuma Ayah angkatnya Vania" Kata Meira" Dan saat kita liburan kemarin, aku lihat dia memakai kalung yang sama dengan punya anak ku" Lanjutnya
"Emang benar sih, dan gue waktu pertama lihat dia itu mirip banget sama loe" Kata Melani
"Tapi aku gak tau dimana dia sekarang" Kata Meira
"Mei, aku tau dimana Vania sekarang" Kata Cahaya
"Benarkah, dimana Vania sekarang, Aya?" Kata Meira
"Dia ada di rumah aku,aku mengizinkan dia untuk tinggal sama aku" Kata Cahaya
"Kamu serius, Aya?" Kata Meira
"Iya, aku serius" Kata Cahaya
"Aya, Ayo kita sekarang ke rumah kamu untuk bertemu sama Vania" Kata Meira
"Tapi saat ini Vanianya lagi kerja" Kata Cahaya" Gini aja deh, gimana kalau nanti malam kamu dan Kak Frans datang ke rumah aku?" Lanjutnya
"Boleh, baiklah nanti malam aku dan Kak Frans akan kesana untuk bertemu sama Vania" Kata Meira
"Oke" Kata Cahaya
"Tapi kalau gak salah, loe pernah bilang kalau anak yang loe lahirkan dulu itu kembar? Apa loe udah menemukan informasi tentang dia?" Kata Melani
"Aku masih belum menemukan anak aku yang satunya lagi" Kata Meira
"Kami doakan semoga anak kamu yang satunya lagi bisa ditemukan secepatnya" Kata Cahaya
"Amin, makasih atas doa kalian" Kata Meira
Mereka pun melanjutkan obrolan mereka ke topik yang lainnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Butterfly
RomantikMengisahkan tentang cinta segitiga antara Reyhan, Vania, dan Zifanya. Siapakah yang akan dipilih Reyhan untuk menjadi kekasih hatinya. Antara cinta dan Sahabat, yang manakah harus ku pilih? ~Reyhan Elvano Kenando~ Aku mencintai mu, tapi aku tidak b...
