46: Talkative Little Girl

4.9K 331 4
                                        

"P'Gulf !!!!"

Seorang gadis kecil sedang berlari menuju Gulf.  Dia terlihat sangat ceria dan energik sampai Gulf tidak bisa mengatasi sisi energiknya.  Mereka sekarang berada di taman karena Angel merengek bahwa dia bosan di rumah setelah ibu dan Mew meninggalkannya untuk mempersiapkan pernikahan Gulf dan Mew yang akan datang.  Gulf tidak bisa bergabung karena dia ada kelas untuk hari itu dan ketika dia pulang, Angel langsung memintanya untuk membawanya ke taman di lingkungan sekitar.  Mommy dan daddy tidak ada di rumah dan satu-satunya orang yang tersisa di rumah adalah Mild dan Grace.  Tapi Mild dan Grace tidak pandai menangani anak dan dia tahu itu.

Gulf dan Angel rukun setelah Mew memperkenalkannya kepada Angel sebagai calon papanya.  Tapi masalahnya, Angel masih menyebut Gulf sebagai Phi dan dia bilang dia jatuh cinta dengan Gulf, jadi dia harus menjadi orang yang menikahi Gulf, dan itulah mengapa dia menyebut Gulf sebagai Phi.  Mew dan Gulf hanya menertawakan tingkah lucu si kecil.  Mew tidak bisa menyalahkan Angel karena Gulf benar-benar orang yang menyenangkan.

"P'Gulf. Bisakah kamu membelikanku es krim di sana?"  Tanya Angel.

Gulf membungkuk sehingga si kecil tidak perlu mengangkat kepalanya untuk melihat Gulf lagi.  Gulf membelai rambut lembutnya.

"Tentu saja. Apa saja untuk malaikatku" kata Gulf.

Kemudian, mereka berjalan ke toko es krim bergandengan tangan agar Gulf tidak kehilangan Angel di area publik.  Setelah pesanan datang, mereka menemukan meja di bawah payung besar di luar toko untuk beristirahat sejenak.  Gulf hanya menatap Angel yang memakan es krim strawberry-nya dengan lahap.  Ini mengingatkan Gulf ke Mew.  Mew menyukai strawberry dan Angel pasti telah dipengaruhi oleh Mew sampai dia menyukai strawberry juga.

"P'Gulf. Kenapa kamu tidak makan es krim?"  Tanya Angel penasaran.

Gulf tersenyum padanya.  Dia makan dengan berantakan sampai ada noda di pipinya tapi itu terlihat sangat lucu di mata Gulf.

"Aku sedang diet na .." jawab Gulf.

“Kenapa? Kamu sudah cantik. Tidak perlu diet” ucap Angel dengan cibiran kecilnya.  Gulf mencubit pipinya perlahan karena dia sangat menggemaskan.

"Pernikahanku dengan ayahmu minggu depan. Aku perlu diet agar aku terlihat bagus di hari pernikahan kita."  kata Gulf.

“Apa papa minta P'Gulf diet? Aku akan memarahi papa. Seharusnya P'Gulf makan lebih banyak bukan diet” rengek Angel.  Gulf menertawakan reaksinya.

"Tidak. Papamu tidak menyuruhku diet. Cuma aku yang mau diet. Jangan khawatir na"

Angel masih cemberut.

“Tapi Phi terlihat lebih baik saat kita pertama kali bertemu. Sekarang Phi sangat kurus. Jangan diet na. Kamu akan mati” ucap Angel.

"Ph -..."

Sebelum Gulf bisa melanjutkan kata-katanya, seseorang melingkarkan tangannya di tubuh bagian atas Gulf dan mencium pipi Gulf.  Gulf terkejut.

“Angel benar. Kamu nggak perlu diet sayang. Lihat di sini ..” ucap Mew sambil mengusap perut Gulf yang rata.

"Poong-ka-tee-ku sekarang hilang" Dan kali ini Mew yang cemberut untuk menunjukkan bahwa dia sedih karena kehilangan perut gemuk Gulf.

"P'Mew. Aku ingin tampil menawan di hari pernikahan kita. Aku berjanji setelah pernikahan kita, aku akan bekerja keras untuk mendapatkan kembali kesukaanmu" kata Gulf.  Mew tersenyum.  Dia benar-benar tidak bisa menang ketika datang ke Gulf.

"Baiklah. Tapi kamu tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan kembali poong-ka-tee-ku. Aku akan memanjakanmu agar kita berdua bisa menaikkan poong-ka-tee-ku bersama."  kata Mew sambil mengencangkan pelukannya.

We Are Brother Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang