"Sir Mew !!!"
Semua guru sedang melihat penyusup yang mengganggu pertemuan tersebut. Bright berusaha mengatur napas dan sepertinya dia berlari untuk datang ke sini. Di sampingnya, ada juga Saint yang mengatur napasnya juga. Mereka terlihat sangat khawatir.
"Kenapa Bright? Saint?" Tanya Mew. Dia minta diri dari pertemuan itu dan mendekati keduanya.
"Gulf ...." Ketika nama Gulf disebutkan, Mew langsung berdiri dengan tiba-tiba. Jantung Mew berdegup kencang. Apa pun yang terjadi pada Gulf, dia tahu itu tidak baik.
"Apa yang terjadi padanya ?!" Tanya Mew dengan cemas.
"Dia ... Dia hilang!"
Ruang pertemuan menjadi berisik ketika Saint mengucapkan kata-kata itu.
"Apa ?! Bagaimana dia bisa hilang ?!" Mew memandang keduanya dengan harapan Bright dan Saint mengerjai dia tapi mereka juga sangat khawatir seperti dia.
"Awalnya, kami bermain game di dalam tenda kami. Dan kemudian, dia berkata dia ingin mencari makanan. Tapi setelah satu jam, dia tidak kembali ke tenda kami. Jadi kami memutuskan untuk menemukannya. Dan di Pada saat yang sama, kami bertemu dengan Love yang berjalan menggunakan tongkat karena pergelangan kakinya tegang. Dia bilang Gulf membantunya tapi kemudian dia meminta Gulf untuk mengambil teleponnya. Tapi dia menunggu lebih dari 30 menit dan Gulf tidak muncul juga. " Dijelaskan Saint ke Mew dan guru lainnya.
"Kami sudah mencarinya di mana-mana, tetapi kami tidak dapat menemukannya." Tambah cerah.
"T-tidak" dan kemudian Mew berlari keluar dari kamar untuk mencari Gulf. Semua orang memanggil nama Mew tetapi tidak berhasil Mew tidak mendengarkan mereka. Yang dia pikirkan saat ini hanyalah di mana keberadaan Gulf. Keamanannya. Dan berpikir bahwa dia sendirian di luar sana itu menghancurkan hatinya.
** ✿❀ ❀✿ **
Gulf sendirian di dalam hutan. Sebenarnya, dia hanya ingin punya waktu sendiri jadi dia berjalan tanpa tahu kemana dia menuju. Pikirannya sangat kacau dan dia tidak tahu harus merasakan apa. Dia merasa ingin mengakhiri hidupnya tetapi dia tidak bisa. Dia masih ingin hidup tetapi pada saat yang sama, dia sudah mati di dalam.
Gulf tidak bisa menerima kebenaran bahwa dia diadopsi oleh keluarga Jongcheveevat dan fakta bahwa mereka menyembunyikan kebenaran darinya selama lebih dari 18 tahun membunuhnya di dalam. Mungkin kalau dibilang saat dia masih anak-anak, dia bisa terima tapi sekarang dia sudah remaja. Fase di mana dia penuh dengan emosi dan mereka mengendalikannya.
Rasa dingin yang menakutkan membuat Gulf merasa takut. Dia tidak tahu di mana dia berada dan dia tidak tahu bagaimana kembali ke lokasi perkemahan. Sejujurnya dia tersesat karena dia pindah ke tempat dimana kakinya membawanya tetapi otaknya tidak mengetahuinya. Dan ini membuat dia yang sudah menangis menangis semakin keras.
Kenapa hidupku begitu payah ?!
Tiba-tiba, sebuah tangan menutupi mulutnya dari belakang. Dia terkejut sampai dia merasa seperti jantungnya akan melompat keluar dari tempatnya. Dan kemudian, detik berikutnya, pemilik tangan itu menampakkan dirinya di depan Gulf dengan senyuman di wajahnya. Yang menyeramkan.
"Earth! Terima kasih Tuhan kau di sini. Tolong bantu aku. Aku tersesat" kata Gulf ke Earth. Earth membelai pipi basah Gulf karena air matanya. Gulf merasa tidak nyaman. Dia merasa ada niat buruk yang saat ini sedang dipikirkan Earth terhadapnya.
"Aku akan membantumu sayang" bisik Earth ke Gulf sambil mencium telinga Gulf dengan lembut. Itu tidak menenangkan Gulf tapi malah membuatnya lebih buruk dari itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
We Are Brother
Fiksi Penggemar[ WARNING: Heavy Angst, Drama, Explicit Mature Contents ] Mew dan Gulf adalah saudara kandung. Mereka sangat mencintai satu sama lain. Mew adalah saudara yang sangat protektif terhadap Gulf sementara Gulf sangat suka diperlakukan seperti bayi ole...
