Chapter 14

61 7 3
                                        


PEMBAHASAN

Setelah membersihkan diri, Marcel mulai melangkah menuruni tangga rumahnya menuju dapur untuk makan siang bersama bunda juga saudara-saudaranya yang lain.

Setelah sampai di meja di mana sudah ada saudara-saudaranya, Marcel pun kemudian duduk di samping Friska yang kini sibuk bermain tik tok di hp baru miliknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah sampai di meja di mana sudah ada saudara-saudaranya, Marcel pun kemudian duduk di samping Friska yang kini sibuk bermain tik tok di hp baru miliknya.

"Main tik tok mulu lo!" Cibir Rian pada Friska.

Friska mendelik tajam "Kayak situ enggak pernah main tik tok" cibir Friska kemudian kembali cekikikan sambil memperhatikan hasil video tik tok yang ia buat.

Marcel menghela napas ketika pandangannya beredar melihat aktivitas saudara-saudaranya.

Rian yang sibuk bermain game, Raya yang lagi teleponan dengan Fani, terlihat dari gadis itu yang selalu saja menyebutkan nama Fani dalam percakapannya. Regal yang terlihat memainkan ponselnya dengan malasnya, Misel yang sedang live di instagram, gadis itu baru saja pulang kuliah karna ia memang hanya masuk kelas pagi, sedangkan Friska yang masih saja sibuk bermain tik tok.

Makanan belum tersaji, karna sang bunda masih sibuk dengan dunia dapurnya.

"Ray!" Panggil Marcel pada Raya yang sedang duduk di samping Misel.

Raya mendongak menatap bingung Marcel "Hm? Kenapa bang?"

"Nggak bantuin bunda?"

Raya menepuk jidatnya "Eh! Kak Fani, nanti kita lanjut lagi yah, aku mau bantu bunda masak dulu, babay" setelah berucap dengan tergesa-gesanya, Raya mematikan ponselnya dan beralih berdiri di belakang Misel yang tengah sibuk bertegur sapa dengan para penggemarnya di instagram.

"Kak! Bantuin bunda masak" bisik Raya pada Misel yang masih bisa di dengar oleh Marcel, Rian, Regan, juga Friska.

Misel terkekeh kemudian memberikan ponselnya pada Rian, Rian yang yang masih bermain game pun tersentak kaget "Apaan nih? Gue lagi main game kak!" Kesal Rian ketika acara game nya di ganggu oleh Misel.

"Nitip dulu, sapa penonton gue, gue mau bantuin bunda masak" setelah mengatakan itu, Misel pun menarik tangan Raya untuk membantu Bunda dan juga Bi Marthi yang masih saja sibuk memasak.

Rian mencibir, namun tangannya juga tak tinggal diam untuk mengarahkan layar ponsel Misel pada wajahnya "Heyyoww!!" Sapa Rian ketika wajahnya sudah nampak dalam kamera.

Laki-laki itu membaca setiap komentar dari para penggemar sang kakak.

"Wahh!! Kak Rian, ganteng banget" ucap Rian sambil membaca komentar salah satu penggemar Misel.

Rian terkekeh "hahaha...bisa aja lo Ra-i-sa 07"

Marcel menggelengkan kepalanya melihat tingkah Rian ketika sudah berhadapan dengan gadis, laki-laki itu beralih ikut fokus pada ponselnya yang manampilkan aplikasi instagram.

Melihat notif yang baru saja masuk dari aplikasi instagramnya, Marcel pun lantas melihat notif tersebut "@Ra_dia baru saja mengikuti anda"

Setelah membaca notif itu, Marcel spontan beranjak dari duduknya sambil menatap layar ponselnya tak percaya. Regan yang melihat Marcel tiba-tiba berdiri mengerutkan keningnya bingung.

"kenapa bang?" Tanya Regan pada sang Abang.

Marcel menatap Regan dengan raut wajahnya yang masih tidak percaya "Gak papa" ujarnya sambil berdehem singkat dan kembali duduk di kursinya.

Regan yang melihat itu hanya mengendikkan bahunya kemudian kembali fokus pada layar ponselnya yang menampilkan acara live dari sang kakak. Memang saat mengetahui kalau Rian lah yang memegang ponsel Misel, Regan iseng-iseng menonton hanya untuk mengejek sang abang.

Laki-laki itu mengetikkan komentarnya ketika melihat Rian yang tengah menampilkam wajah sok kegantengannya di acara live insta tersebut.

"Nggak usah gegayaan, kalau aslinya aja kek orang gila" Rian yang membaca komentar dari si pemilik akun instagram @Regan_Saputra pun mendelik tajam.

"Gue emang ganteng yah! Durhaka lo sama gue ngatain gue orang gila" ucap Rian sambil menatap tajam Regan yang sedang duduk di sampingnya.

Regan terkekeh kemudian keluar dari aplikasi instagramnya, dan beralih memasuki aplikasi game yang bisa menghilangkan mood buruknya untuk sementara.

Rian berdecak dan kembali menatap layar ponsel sang kakak, di sana terlihat dari nama sang pemilik akun yang sama yaitu @Raisa_07 tengah mengomentarkan sesuatu "Di situ ada Regan nggak Kak Rian?"

Rian yang membaca itu pun tersenyum jahil "Ada kok, kenapa? Pengen lihat? Nihh....gue videoin" dengan jahilnya, Rian mengarahkan kamera ponsel Misel pada Regan yang tengah sibuk bermain game.

Regan yang merasa risih pun hanya berpura-pura tidak tahu dan kembali fokus pada acara bermain gamenya.

Sementara Marcel sendiri masih sibuk dengan pikirannya "beneran Radia!" Gumamnya ketika melihat foto profil dari gadis itu yang memang menunjukkan wajah dari sang kekasih "cantik" ucapnya sambil tersenyum menatap profil gadisnya, meski hanya menampilkan fato kecil, namun Marcel sangat-sangat hapal dengan wajah Radia.

Belum ada postingan dari sang pemilik akun, Marcel pun beralih membaca bio sang gadis yang bertuliskan "MaRa♡". Hal tersebut membuat Marcel tersenyum tipis sampai tak sadar kalau bunda juga saudara-saudaranya tengah menatap dirinya bingung.

"Bang! Kenapa senyum-senyum gitu?" Tanya sang Bunda setelah menaruh piring di depan Marcel.

Marcel mendongak dan berdehem canggung "nggak papa bun"

"Bang Marcel dari tadi senyum-senyum terus bund! Aku juga gak sengaja dengar tadi bang Marcel bilang cantik sambil natap ponselnya" celetuk Friska tiba-tiba.

Marcel pun hanya bisa menghela napas pasrah ketika semua tatapan mengarah padanya dengan begitu mengintimidasi seolah meminta penjelasan.

"Marcel! Siapa yang lo sebut cantik heh!" Kekeh Misel ketika ponselnya sudah ia rebut dari tangan Rian.

Rian mendelik "Santai aja kali"

Misel tak peduli kemudian kembali menatap Marcel "Siapa Cel?" Tanya nya lagi.

"Pacar gue"

"Hah!!!"

"Uhuukkk...!!"

●●●

Pengen juga punya banyak sodara hikss... tapi apa boleh buat kalau wujud tinnya lewat wp doang, wkwkwk...

Makasih buat kalian yang udah baca chap ini, dan jangan lupa vote juga komentnya.

Btw, kalau ada typo, boleh di koreksi :)

Makasih♡

Next??

See you again :)

Kaulah PelangiKu [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang