Kasus Minjung sudah dianggap amat sangat serius, karena telah membahayakan nyawa dan melakukan percobaan pembunuhan permaisuri. Jadi, kasus Minjung akan diadili semua raja-raja di penjuru dunia. Kecuali Chan karena dia adalah saksi.
Raja tertua, yaitu raja Namjoon akan menjadi hakim utama. Sebelum sidang dimulai, semua raja sudah bersumpah bahwa mereka akan bersikap jujur dan adil, tidak akan membela pihak manapun meski sesungguhnya mereka berteman amat sangat dekat.
"Kak Juyeon!"
"Minho, akhirnya bisa ketemu dengan kamu. Kamu tidak apa apa kan? Si Minjung-Minjung itu tidak sempat melukai kamu kan? Keponakan kakak baik-baik aja kan?!" tanya sang kakak kembar dengan khawatir.
Minho menggeleng, "Aku selamat, berkat Mikyung yang melindungiku"
"Kak Minho, sidangnya udah mau dimulai"
"Ah, kak Juyeon. Ini Mikyung yang aku bilang tadi" ucap Minho sambil menarik pelan Mikyung agar berdiri disampingnya.
"Tuan putri Mikyung, saya amat sangat berterima kasih sudah menyelamatkan adik saya" ucap Juyeon sambil menjabat tangan Mikyung.
"Ah, tidak. Itu sudah seharusnya raja Juyeon"
Ya, Juyeon sudah diangkat menjadi raja. Karena itu Juyeon datang mengikuti sidang.
"Sekali lagi, terima kasih tuan putri"
"Sama-sama yang mulia, lebih baik kita masuk ke dalam sekarang. Sidang sudah mau dimulai"
✨ K I N G D O M ✨
"Jadi, menurut laporan terdakwa, melakukan percobaan pembunuhan kepada permaisuri kerajaan Adelard, dan juga telah melakukan beberapa tindakan teror sebelumnya? Apa benar saksi-saksi?"
(Btw, aku bukan anak hukum dan aku nggak suka PPKn. Kalau ada yang salah atau aneh maaf ya T v T)
"Benar, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, salah satu anak buah terdakwa menyamar menjadi ibu suri lalu mendorong permaisuri untuk mencelakai dirinya dan bayi dalam kandungannya. Setelah itu, terdakwa juga mengirimkan beberapa anak buah untuk mengacaukan acara keluarga kami dan mengincar nyawa permaisuri, yang mulia"
"Kami juga tau bahwa terdakwa telah menculik permaisuri dan menyekapnya di sebuah gudang tersembunyi. Terdakwa juga meminta saya, istri saya dan raja Adelard untuk datang sendirian. Jika tidak dilakukan maka nyawa permaisuri akan terancam"
Sidang terus belanjut, tahapan demi tahapan terus berjalan. Semuanya berjalan dengan lancar, "Demikian, keputusan dari kami semua, terdakwa Minjung akan dihukum dengan hukum kerajaan. Atas kejahatan yang telah terdakwa lakukan, terdakwa akan dikurung selama 2 bulan untuk memulihkan kondisi jiwa yang terganggu, dan setelah itu terdakwa akan dieksekusi"
'Tok tok tok'
Palu telah diketuk tiga kali, Minjung secara resmi dan hukum sudah dijatuhi hukuman atas kejahatannya. Chan dan Minho akhirnya bisa bernafas lega, "Sesuai janjiku, semuanya telah selesai sekarang sayang" bisik Chan sambil mengecup tangan Minho yang digenggamnya dan menempelkan dahinya dengan dahi Minho.
"Terima kasih sudah mau bertahan, aku cinta kamu"
"Kak Chan! Kak Minho! Kalian lihat Mikyung?" tanya Jeno sambil menghampiri kedua kakak iparnya itu.
"Mikyung? Bukannya tadi dia duduk di sebelah ibunda?" jawab Chan.
"Iya, tapi kata ibunda setelah sidang selesai Mikyung tidak terlihat lagi, kak"
"Aneh? Yasudah, ayo coba kita cari"
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kingdom ✓
Fanfiction[[ B A N G I N H O ]] [Revised ver!] {COMPLETED!] Chan adalah putra mahkota di kerajaan Adelard, dia terpaksa menjalankan perjodohan yang diadakan ayahnya saat berumur 21 tahun. Lantaran karena sang ayah entah geram karena Chan tidak kunjung mencari...
