Thirty Eight : ending 1

14.9K 454 151
                                        

Yup !

Author buat ending jadi dua chapter.

38 + 39.

40 adalah bonus chapter.

Pleaseee jangan hated atau jangan protes sama keputusan Author ini 😢😢

Karena Author punya alasan kuat buat ini semua, dan alasan ini juga untuk kalian semua, bukan karena keegoisan Author sendiri..

Author percaya reader disini orang nya pengertian, dan dewasa ☺️☺️

Happy reading.

"Ayo kita beraksi saat ini juga." Ujar Andy memberikan keputusan kepada Raymond dan juga Raymold.

"Tapi... Apa kau yakin ??" Tanya Raymold sedikit ragu.

"Kau meragukannya ??" Tanya Andy.

"Sedikit."

" Kenapa ???"

"Tidakkah kita menunggu keputusan yang tepat, untuk menyerang nya ??" Ujar Raymond.

"Mau sampai kapan kita berdiam diri disini ?! Kita harus segera menyerang nya, lagipula dia akan pindah ke negara lain, besok pagi."

"Besok pagi ?! Sial !!!" Ujar Raymold mengumpat kesal.

"Dia terlalu pecundang untuk ini." Ujar Raymond.

"Karena itu, kita harus segera menyerang nya. Malam ini."

~ ~ ~

"Daniel Prinzelia, malam ini adalah waktu terakhir mu di dunia. Karena aku akan menjadi malaikat maut mu. Kau telah membuat kedua adik kembar ku menderita, kini saat nya dendam sang kakak yang akan kau rasakan." Ujar Bradley di tengah kegelapan sembari memandangi foto kedua adik kembarnya.

Roland dan Raland, keduanya tampak berbahagia dan tersenyum disana.

Roland memeluk adiknya Raland yang juga menggenggam tongkat untuk berjalan (Kruk). Ya, Raland memang memiliki kelemahan, yaitu dia lumpuh. Sebelah kaki kanan nya lumpuh, karena itu semua yang ada disana termasuk Roland bersedia dan selalu melindungi nya.

Tapi...

Karena kelengahan mereka sedetik saja, kedua anak lelaki kembar itu di culik, dan yang lebih menyakitkan adalah keduanya di culik oleh pedofilia gila yang gay.

Menjijikan bukan ?? Sudah pedofil, di tambah dia gay.

Well sebenarnya Daniel bukan gay yang sesungguhnya, dia menikah dengan perempuan dan memiliki anak. Tapi dia juga bernafsu kepada anak lelaki di bawah 10 tahun.

Bradley mendengar cerita dari Roland, jika Raland di siksa dan di perkosa hingga meninggal. Hal itu membuat Bradley marah.

Dia tidak marah kepada Roland karena tidak becus menjaga kembaran nya.

Tapi dia marah, karena dia sendiri tidak bisa menyelamatkan adiknya, Raland.

"Ini untuk mu Raland, kematian Daniel." Ujar Bradley tersenyum licik disana.

~ ~ ~

Roland tengah menyiapkan segala perlengkapan nya, dan senjata miliknya.

Hingga tiba-tiba Brick dan ketiga kakaknya yang lain masuk ke dalam kamarnya. Mereka kaget melihat Roland membawa tas begitu besar.

"Kau tidak berniat akan kabur, kan Roland ??" Tanya Bryan.

"Jangan tinggalkan kakak mu ini lagi.." ujar Brandon dengan nada sok dramatis.

My Five DevilTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang