Selesai sarapan, Kelima anak lelaki itu kini sedang duduk bersantai di ruang tamu, mereka berlima justru asyik berbicara satu sama lain, hingga Bratt, Bryan, Brandon, dan Brick malah memberikan pertanyaan kepada Bradley mengenai mimpi nya itu.
“Jadi, ceritakan mimpi mu itu, adikku..” ujar Bratt dengan wajah mesum dan penasaran.
“Ya, aku melakukan seperti yang Kak Brick lakukan pada Angel, tapi di mimpiku suasana lebih panas, aku berkeringat, dan Angel berteriak saat aku memasukkan milikku, tapi aku tidak tahu bagaimana cara aku memasukkan nya.” Ujar Bradley dengan nada penasaran di akhir.
“Apa dia mendesah ??” tanya Brandon dengan rasa penasaran yang tinggi.
“Iya, dia mendesah dan memanggil nama ku dengan sebutan tuan Bradley.” ujar Bradley menjelaskan semuanya.
“Wahhh ternyata adikku tersayang sudah dewasa... Dia bisa membuat wanita mendesah..” ujar Brick dengan bangga.
“Meskipun hanya di mimpi ??” tanya Bryan kepada Brick yang bangga.
“Ini baru awal, ini bisa jadi bahan pembelajaran nya saat dia menyetubuhi Angel.” Ujar Brick.
“wah, hati-hati Bradley, Brick bisa cemburu dan marah.” Ujar Bryan mengatakan kepada Bradley.
“Eh kenapa kak Brick marah dan cemburu, kak Brick suka sama Angel ??” tanya Bradley.
“Yang benar saja ?! Tidak !!” ujar Brick kesal ke arah Bryan.
“Kak Brick aku minta maaf karena mimpi berhubungan badan dengan Angel, aku usahakan agar tidak membayangkan adegannya, biar aku tidak memimpikan Angel.” Ujar Bradley dengan nada sopan.
“astaga itu tidak benar, Bradley, kakak mu Bryan itu sedang mabuk. Yang benar saja ,jatuh cinta pada pelayan ?!” ujar Brick kesal.
~ ~ ~
Disisi lain, Roxelia sedang asyik duduk di atas kasur dengan Raymold di dalam kamar. Mereka berdua menikmati masa-masa seperti ini, berdua dan menyenangkan. Hingga Roxelia membaca sebuah browser tentang Fiore Garden. Roxelia tertegun, dengan taman bunga dengan gaya Italia yang cocok bagus dan indah.
Roxelia ingin kesana, bersama kedua suami, dan keenam anaknya dan juga kedua pelayan baru nya itu. Roxelia sangat dekat dengan Angel dan Angelina yang begitu baik, sopan dan sedikit pemalu kadang.
“Raymold...”
“Iya, honey ??” jawab Raymold yang berbaring dengan menaruh kepalanya di atas paha Roxelia yang duduk di atas ranjang.
“Kapan Raymond pulang ??”
“Kau sudah merindukan nya, hmm ?? Apa kau sudah tidak mencintai suami mu yang tampan ini ??” ujar Raymold berpura-pura sedih, membuat Roxelia sedikit kesal.
“Ishhh bukan, aku mau mengajaknya kesini..” Roxelia menunjukkan browser itu kepada Raymold.
“Oh taman ini, iya katanya ini indah, dan baru saja di bangun. Taman dengan dekorasi ala Italia, disana juga ada makanan yang bertema Italia.”
“Aku mau kita semua kesana, dan juga Angel dan Angelina..” ujar Roxelia dengan riang.
“ohhh, kau mau aku membeli taman itu, agar kita bisa kesana setiap waktu ??” ujar Raymold dengan gaya sok kaya.
“ishhh !! Tidak, aku tidak mau.. aku hanya ingin kita kesana saja, dan lagipula jika kau membelinya secara pribadi yang ada kita tidak bisa bertemu dengan orang lain disana.” ujar Roxelia menjelaskan panjang dan lebar.
Roxelia tidak suka jika, si kembar membeli suatu tempat umum untuk mereka pribadi sana, Roxelia ingin bertemu dengan siapapun di taman. Lagipula Roxelia sudah lama cukup terkekang di dalam rumah, dia ingin berjalan-jalan sekedar melihat orang lain disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Five Devil
Romansa21 ++++++ Warning : > Adegan threesome dan Foursome. > Adegan mature. > Kata-kata yang mengandung unsur mature. > Kekerasan seksual. Seharusnya keduanya tidak menyukai atau bahkan mencintai kelima lelaki bejat yang sudah membunuh kedua orang tuanya...
