[ 24. Lembar Poster ]

71 18 7
                                        

24. Lembar Poster.

Sudah cukup untuk menganggap ke gagalan itu salah. Cobalah untuk menganggap ke gagalan itu sebagai latihan menuju ke suksesan.
ㅡ TAA_24 ㅡ

Malam kembali hadir, sinar bulan kembali menyapa ke hadapan warga bumi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Malam kembali hadir, sinar bulan kembali menyapa ke hadapan warga bumi. Kiara yang tengah bersiap dengan pakaian, dan sibuk mencari-cari ponsel milik nya.

Malam ini, Kiara, Alena dan Azila berniat untuk berkumpul bersama dirumah Azila. Tadi sore, Azila bilang jika malam ini ke dua orang tua nya tidak pulang ke rumah karena harus mendadak pergi ke luar kota untuk bertugas. Jadilah, Azila meminta ke pada Alenda dan Kiara untuk datang menemani nya.

Setelah melihat penampilan nya yang sudah rapi dan siap, Kiara langsung turun ke bawah untuk berpamitan kepada Austin dan Kirana.

"Bun, Yah, Ki ijin main ke rumah Azila, ya, ada Alena juga nanti disana," ucap Kiara.

"Iya sudah. Kamu pergi sendiri, atau mau diantar Ayah?" tawar Austin.

"Enggak usah diantar, Ki, mau naik sepeda aja." Kiara meraih tangan Austin lalu Kirana untuk menyalami nya.

"Hati-hati, Ki," ujar Kirana.

"Iya, Bun. Ki, berangkat sekarang, ya, Assalamualaikum."

Setelah mendengar balasan dari ke dua orang tua nya, Kiara langsung berjalan ke arah garasi rumah, dan mengambil sepeda milik nya. Lalu, ia goes sepeda itu hingga sampai di rumah Azila.

Setengah jam Kiara lakukan untuk menggoes sepeda sampai di rumah Azila. Dan, kini ia telah berada didalam rumah Azila.

"Diantar Bang Kaisar ke sini nya, Ki?" tanya Azila saat Kiara sudah masuk ke dalam kamar nya.

"Enggak. Gue bawa sepeda tadi." Kiara menaruh tas kecil berisikan ponsel yang ia bawa tadi ke atas nakas.

Kiara, Alena dan Azila duduk melingkar diatas karpet, dengan ditemani banyaknya camilan serta air minum. Mereka berbincang tentang banyak hal, dari sesi Azila yang bercerita rasa kesepian nya karena harus kembali tidur sendirian di rumah besar dan megah ini.

Sampai-sampai bagian Alena mempertanyakan tentang hari pertama Kiara masuk Ekskul basket.

"Jadi, gimana nih, Ki, hari pertama di Ekskul basket nya." Alena menyenggol pundak Kiara dengan nada suara yang agak dimanja-manja kan.

"Enggak ada yang spesial, kemarin cuma diisi dengan kata sambutan dari Pak Anton, sama perkenalan pelatih Ekskul basket nya, sehabis itu pulang," ucap Kiara.

TE AMO, ALBEN! [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang