6. Childhood || pt. 5 : Your Highness

287 51 6
                                        


Para perempuan terlihat seperti membicarakan sesuatu, "tidak mungkin kan?" tanya perempuan yang pertama.

Saat itu juga, yang lainnya memekik tak percaya. Terdengar desas-desus yang lebih kencang di mana-mana. Aku memilih untuk diam dan melihat dari pinggir. Para warga pun terlihat berdiam di dekat perpustakaan untuk melihat tamu kami.

Tak berapa lama, tiba-tiba saja ada yang menepuk bahuku pelan. Aku menengok dengan muka tatapan kosong.

"Lama tak berjumpa,"

Chapter. 6

Orang yang berada di depanku ini sukses membuatku terdiam untuk sesaat.

"Hey, ada apa?" tanyanya sambil tertawa pelan, "kau tidak apa-apa?" sambung-nya.

Terlihat pekikan dan sambutan serta orang-orang membungkuk sopan dimana-mana. Bisikan-bisikan pun kembali terdengar di samping kiri dan kananku.

"Apakah dia sudah gila? Tidak membungkuk kepada Sang Putra Mahkota?"

"Xavier sudah gila."

"Apakah tidak membungkuk merupakan hal normal mentang-mentang ia anak Tuan Duke?"

Bisikan-bisikan itu menyadarkanku. Aku tersentak dan langsung memberi hormat. Orang yang masih berada di depanku lantas tertawa.

"Hahaha, astaga Xavier. Apa yang terjadi denganmu? Kau salah minum obat?" ia masih saja tertawa membuat semua orang kebingungan.

Ya, orang di depanku ini, tak lain adalah putra mahkota kekaisaran Zephyr. Alleon Fürst de Zephyr, yang juga merupakan sepupu kandungku. Kerabat dekatku, dan anehnya-

-kami sebenarnya akrab.

"Jadi, bagaimana kabarmu?" Alle menanyakan kabarku. Aku yang sudah kembali sadar akan kejadian yang baru saja terjadi hanya bisa tersenyum dan membalasnya, "baik, kau?" ia terkekeh. "Hanya itu saja? Singkat sekali jawabanmu. Selalu pendek dan jelas ya?" tawanya kecil.

Aku menggelengkan kepalaku, menunduk, lalu mengulang kembali jawabanku, "kabar saya sungguh baik, Yang Mulia Sang Putra Mahkota, Alleon Fürst de Zephyr".

Ia kembali tertawa, lalu merangkulku dan membawaku masuk ke dalam perpustakaan. Para rakyat dan anak-anak bangsawan itu hanya bisa tercenggang melihat sisi keanak-anakan calon pemimpin masa depan mereka yang biasanya terlihat sangat sempurna.

A/n: wajar, mereka juga baru berumur 8 tahun bukan?

🍁🍁🍁

Kelas Malam Perpustakaan Zephyr

Setelah kami semua masuk ke dalam perpustakaan kekaisaran, kelas kami kembali di mulai. Pengajar kami tadi siang kembali menerangkan dan membahas materi tentang fase bulan itu. Aku hanya mendengarkan. Untungnya ia tidak membahas bulan merah itu.

Sepanjang kelas hari ini, suasananya cukup santai. Aku beruntung semenjak ada Alle yang bersikeras agar aku duduk bersamanya, aku terbebas dari anak-anak yang biasanya membuliku. Aku bisa membaca-baca dan memahami materiku dengan nyaman.

"Xavier, aku akan masuk Akademi 3 bulan lagi. Setelah pesta ulang tahunku yang ke-9, aku akan segera en-roll ke sana. Kau, ikut?"

Alle menanyakan pada diriku perihal akademi bangsawan di kekaisaran. Aku mengangguk lalu menjawabnya, "hmm. Aku hanya perlu izin dari Kaisar Zephyr, ayahmu dan ayahku."

Crimson MoonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang