16.Sick

157 20 3
                                    

Rama dan Sarah yang telah sampai di depan rumah sakit Sejahtera, langsung memasuki dan menanyakan pada suster Dania berada di ruangan apa

"Suster saya mau nanya?" ujar Sarah panik

"Ada yang bisa saya bantu Buk?"

"Pasien atas nama Dania Azura Bianca ada di rungan mana ya sus?"

"Saya cek dulu ya buk" suster tersebut melihat data pasien dan mencari nama Dania Azura Bianca "Ohh atas nama tersebut masih ada di ruangan UGD buk"

"UGD?" Cicit Sarah

"Iya buk ruangannya ada di sebelah kiri" balas suster mengarahkan kearah kiri

"Oh gitu terima kasih ya sus"

"Iyah sama-sama buk"

Revan yang tengah duduk di ruang tunggu, merasa sangat gelisah sejak dia memasukan Dania ke dalam ruangan UGD dan sampai sekarang belum ada kabar mengenai kondisi Dania

"Revan?" Panggil Rama

"Papah mamah" jawabnya

"Gimana keadaan Dania, Van?" Tanya Sarah

Revan menggeleng " nggak tau mah belum ada kabar"

"Sabar ya Van" sambung Rama

Lalu pintu ruangan Dania terbuka Revan, Rama, dan Sarah langsung berdiri

"Keluarga pasien atas nama Dania?" Ujar dokter

"Kami keluarganya dokter" jawab Rama

"Mari masuk pak buk" ajak Dokter

Rama, Sarah, dan Revan memasuki ruangan dokter untuk meminta penjelasan apa yang terjadi pada Dania

"Kamu suaminya?" Tanya dokter

"Iya dok"

"Kamu mesti jagain dia agar tidak stres, dan kamu juga harus kasih nutrisi ibu dan calon janinnya"

"Iya dok"

"Kamu di sekolah sudah belajar tentang pendarahan saat melahirkan?" Tanya dokter

"Belum dok"

"Nah kamu harus banyak belajar tentang itu, dan sering-sering searching tentang itu, dan apa resiko saat ibu hamil melahirkan yang mengalami pendarahan"

"Iya dok"

"Sekarang kamu temani istri kamu, saya perlu bicara dengan orang tuanya"

"Iyah kalo gitu saya permisi dok" pamit Revan

"Bapak ibu orang tua dari Dania?" Tanya dokter

"Iya dokter, kami mertuanya" jawab Rama

"Jadi gimana keadaan Dania dokter" tanya Sarah

"Keadaan Alhamdulillah baik-baik saja, tapi saya cuman mau mengingatkan pak buk"

"Kenapa dok?" Tanya Sarah

"Jadi kehamilan di usia Dania ini masih sangat muda, di usia 17 tahun dia sudah hamil, dan beban kehamilan itu menompang dua kali lipat dari orang-orang yang sudah siap, dan kehamilan di usia muda sangat beresiko keguguran pak,buk jadi usahakan harus hati-hati dalam menjaganya"

"Pasti dokter"

"Saya juga mau kasih tau kalo usia kehamilan Dania sudah memasuki 4 Minggu, Itu saja yang saya ingin sampaikan, Dan Dania boleh pulang setelah ia siuman"

"Alhamdulillah"
"Kalo gitu saya permisi dokter"

"Iya pak buk"

"Terimakasih dok"

IT'S DANIA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang