Setelah 20menit perjalanan akhirnya sampai tujuan
"Ayo sayang masuk"
"Iya"
"Kita duduk di sini aja ya" Rasya memilih duduk di pojok kanan yang tidak terlalu ramai
Akhirnya mereka berbincang-bincang dan minum cukup lama Dania melihat jam tangannya terdapat pukul 23.40. Lalu Dania izin ke toilet
Setelah Dania pergi ke toilet Rasya memasukan obat ke air minum Dania dengan buru-buru agar tidak ketahuan oleh Dania
Dania pun kembali dari toilet
"Emm Sya pulang yu udah malem takut mama aku nyariin" was-was
"Minum dulu Dan" ucap Rasya sambil senyum-senyum
"Iya deh" Dania kembali duduk
Beberapa detik kemudian...
"Aduh kok kepala aku tiba-tiba pusing ya?"
Ucapnya sambil memegang kepala dan akhirnya Dania pingsan
"Yes berhasil"ucap Rasya dalam hati
Tanpa lama-lama Rasya langsung menggotong Dania ke kamar yang sudah ia siapkan dan membaringkan Dania ke kasur
Dan Rasya melakukan hal yang tidak seharusnya ia lakukan. Beberapa menit kemudian tiba-tiba Dania terbangun dari pingsannya karena merasa ada yang sakit di bagian tubuhnya. Dania terkejut melihat tubuhnya yang tidak menggunakan busana
"Sya kamu mau ngapain"
"Diem lo"
"Aduh sya sakit Sya" Dania mengangis kesakitan
"Bisa diem ga?"
Rasya tidak menghiraukan Dania yang menangis kesakitan beberapa menit kemudian Dania menendang Rasya lalu ia berlari mengambil bajunya masuk ke toilet dan langsung mengunci pintunya. Dania langsung memakai pakaiannya dan duduk di belakang pintu toilet sambil menangis
"Kenapa sya kamu lakuin ini ke aku, Dania bodoh kenapa aku harus mau di ajak ke club ke gini, kalo aku hamil gimana, Mama Dania takut mah" Dania menangis tersedu-sedu
"Dan buka pintunya" Rasya menggedor-gedor pintu toilet
"Dan cepet buka atau aku dobrak pintunya!!"
"Kalo dalam hitungan ke tiga belum di buka aku dobrak pintunya!!"
"Satu!!"
"Dua!!"
Tiba-tiba suara ceklekan pintu terbuka Rasya mendapati Dania yang sedang menangis
"Ayo pulang" Rasya menarik tangan Dania dengan kasar
Dania ketakutan "Sya klo aku hamil gimana?"
"Ga akan" Rasya tidak peduli
"Buruan udah jm setengah 1" bentak Rasya
Dania pun tidak berkata-kata langsung menuruti kata-kata pacarnya dan menghapus air matanya.
Setelah sampai di depan rumah Dania.
Dania turun dari motornya Rasya tanpa mengucap sepotong kata pun Rasya langsung pergi meninggalkan Dania
Dania masuk kerumahnya terdapat kakaknya yang sedang menonton tv menunggu Dania pulang
"Habis dari mana kamu jam segini baru pulang Dania???" ucap frisly
Next ga nii??
Maaf secuil
KAMU SEDANG MEMBACA
IT'S DANIA
Fiksi Umum[HIATUS] Fllw dulu sebelum baca heheh "Gue hamil Sya" "Lo harus tanggungjawab Sya" "Gue ngga mau Dan" "Stop biar gue yang tanggungjawab" 16+ Senja mengajarkan bahwa hal yang indah itu datang sesaat meski hanya singgah sebentar tapi tetap membekas D...
