8.Revan Aditama

149 37 3
                                    

"Ga semua kebahagiaan itu bisa dibeli pakai uang" ~Dania Azura Bianca



Happy Reading


Rasya menyodorkan paperbag "Gue mau ngasih ini buat lo ini sebagai gantinya klo gue ga mau tanggungjawab" ucapnya

Dania mengambilnya dan melihat isi paperbag

Dania tersenyum sinis "huh lo pikir semua kebahagiaan itu bisa di beli pake uang?? Dania melempar paperbagnya

"Kamu tau Sya?? kamu itu cowo paling brengsek yang pernah gue kenal, jujur gue nyesel kenal sama kamu, kamu cowok yang ga bertanggungjawab"

"Njing" jawab Rasya

"Gue permisi dulu" ujar Dania

Dania masuk ke dalam mobilnya dan langsung pulang menuju rumahnya, setelah sampai Dania pun memarkirkan mobilnya di pekarangan rumahnya dan menuju ke kamar untuk bersih-bersih

Saat Dania berada di dalam kamar mandi Frisly masuk membawa paperbag

"Dan?"
"Lagi mandi kali ya" ucap Frisly

Saat Dania keluar dari kamar mandi kaget melihat kakaknya yang tengah berbaring di kasurnya

"Ka lo ngapain"

"Ini apa?" tanya Dania

"Baju pengantin buat besok" ucap Frisly

"Dari siapa?" tanya Dania

"Dari mamah, tadi siang gue sama mamah beli"
"Emm cobain dulu Dan" Ucap Frisly

"Enggak ah" tolak Dania

"Ihh buruan biar kalo kekecilan atau kegedean biar tuker oslot"

"Iya nyonya" jawab Dania

Dania pergi ke kamar mandi untuk mencoba gaun pengantinnya. Setelah keluar kakanya mlongo melihat adiknya yang amat cantik

"Waw cantik banget lo dan" ujar Frisly

"Kayaknya pas deh ka"

"Foto dulu Dan" ujar Frisly

"Ngga mau ah males nanti ajh ka" tolak Dania
"Gue ganti dulu ya Kak"

"Sialan"

***

"Oiya gue belum kabarin Gladis kalo besok gue ngga berangkat" ujar Dania

"Yaudah telpon dulu gih"

"Berdering kak"

"Yaudah tungguin"

"Halo Dan kenapa?" Ucap Gladis di telpon

"Hai Dis gue cuman mau kasi tau kalo besok gue ngga berangkat sekolah Dis"

"Hah ga berangkat kenapa lo Dan?" Ucap Gladis

"Gue..."
"Ka jawab apa ini?" tanya Dania pada kakaknya

Frisly langsung merebut Hape Dania

"Dania lagi sakit" ucap Frisly

"Hah Dania sakit ya ampun Dania sawan kan lu makanya kalo di kelas jangan diem-diem terus kalo ada mas-" frisly langsung memotong perkataan Gladis

"Hihhh bawel banget tau Dis" ujar Frisly

"Yaudah nanti sepulang sekolah gue ke situ"

"Ga perlu nanti besok kan ketemu lagi"

"Tapi kaa"

"Ga perlu Dis" ujar Frisly dan langsung mematikan teleponnya

"Makasih ya ka" ujar Dania

"Yoi Dan"

"Peluk Ka"

"Hmmm"

"Eh ehh jangan nangis Dan"

"Gue terharu sama lo ka"

"Hih"

"Yaudah tidur gih udah malem" ucap Frisly

"Oke by Ka"

" Yoi"

***

Pagi ini Dania terlihat gelisah Dania memikirkan apa yang di lakukan ini benar atau tidak

"Dania Kaka sama mama masuk ya" ucap Frisly
"Iya ka" sahut Dania

"Loh kok anak mama belum ganti, ganti dulu dong" ucapnya

"Iya mah ini Dania mau ganti baju" pamit Dania

a few minutes later....

Mamanya tersenyum melihat anaknya "kamu Cantik banget sayang"

"Tapi masih ada yang kurang mah" ujar Frisly

"Udah kok ka" ucap Dania
"Apa?" Tanya mamanya

Frisly menepuk tangannya "Make-upnya mah"
"Oiyah sampe lupa, Duduk kamu Dan" mamanya

"Mita?"

"Aku di kamar Dania pah" jawab Mita

"Udah selesai belum?"

"Iya ini bentar lagi. 5menit lagi kita turun ke bawah" Mita

"Yaudah aku tunggu di bawah ya, jangan lama-lama ga enak soalnya pak penghulu sama keluarga Revan udah dateng"

"Oke"

Selesai  make-up Mita dan Frisly mengajaknya turun ke bawah di tengah tangga Dania menghentikan langkahnya

"Kenapa Dan?" Tanya Mita

"Dania takut mah"

"Kamu ga perlu takut" Walau begitu hati Mita masih tetap sakit karena kelakuannya

Setelah menuruni tangga Mita mendudukan Dania di sebelah Revan

Revan menggunakan jas berwana hitam dan kemeja putih dan Dania menggunakan kebaya berwarna putih

"Kamu sudah siap" tanya pak penghulu kepada Revan

"Sudah pa" jawabnya

"Ya sudah kita mulai"
"Bismillahirrahmanirrahim sodara Revan Aditama bin bapak Rama saya nikahkan engkau dengan sodari Dania Azura Bianca binti bapak Lukman dengan mas kawin tersebut dan seperangkat alat sholat dibayar tunai.."

"Saya terima nikahnya Saf-" ucapan Revan terpotong
"Maaf pa bisa ulang lagi" ucapnya

"Bismillahirrahmanirrahim sodara Revan Aditama bin bapak Rama saya nikahkan engkau dengan sodari Dania Azura Bianca binti bapak Lukman dengan mas kawin tersebut dan seperangkat alat sholat dibayar tunai.."

"Saya terima nikahnya Safira" lagi-lagi Revan lupa mengucapkan nama Dania

"Van kamu yang bener dong jangan bikin malu" ujar papanya Revan

"Maaf Pa Bu saya tidak ada waktu saya ada janji menikahkan orang di tempat lain" ucap pa penghulu

"Bisa sekali lagi pa, tadi anak saya masih grogi pasti kali ini bisa ko Pa" ucap Rama

"Oke saya coba sekali lagi tapi kalo gagal lagi mohon maaf ibu bapak saya harus pergi"

"Iya pa pasti bisa ko" ucap Rama

"Anda sudah siap?" tanya pak penghulu

"Su-sudah pa"

"Bismillahirrahmanirrahim sodara Revan Aditama bin bapak Rama saya nikahkan engkau dengan sodari Dania Azura Bianca binti bapak Lukman dengan mas kawin tersebut dan seperangkat alat sholat dibayar tunai.."



Kira-kira Revan bisa ngga ya??

Next??
Kalo ada typo maaf yah

*Selamat hari ibu❤*

IT'S DANIA Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang