Mak lampir

9.3K 465 21
                                        

🌻🌻🌻🌻

"KAMU APA-APA AN SIH! SAKIT TAU KEPALA ZIA!!! TADI PANTAT YANG DI PUKUL SEKARANG RAMBUT ZIA YANG CUETAR MEMBAHANA INI JUGA DI JAMBAK! GAK SEKALIAN UPIL ZIA KAMU KEROKIN HAH!!"Teriak zia dengan mata melotot,pipi yang mengembung,hidung yang sudah kembang kempis.

Ziel dan arkan hanya bisa menahan tawa saat ini melihat kelakuan zia yang sedang marah,jangan kira zia akan diam dan menangis bersembunyi di balik badan ziel dan juga abang nya ohhh anda salah besar bung.

"Lo siapa berani gandeng tangan pacar gue hah?!"tanya valen yahh valen fans fanatik dari seorang ziel,valen sudah mengincar ziel saat kelas 10 tapi ziel tak pernah menggangap nya ada miris!

Zia menatap ke arah ziel sebentar,ziel yang paham maksud zia hanya menggelengkan kepala dengan mata yang di buat seserius mungkin jangan sampai gadis tolol nya ini percaya dengan ucapan valen.

"Kamu bohong ya? Mana mungkin ziel yang ganteng kayak gini mau sama kamu yang kembaran nenek rombeng? Baju kamu itu lohhh haduhhhh gak punya baju ya kamu? Ini juga rok kamu itu kayak rok zia pas masih sd tau gak"

Semua yang di koridor menahan tawa mereka sedangkan valen dkk sudah merasa mau ziel dan arkan juga hanya bisa diam menonton pertunjukan yang akan di buat si gadis tolol ini

"Suka nih gue kalau gini,adek gue emang behhh the best lah"batin arkan

"Emang lo siapa? Bocah tk ngapain sih di sini mending pulang sono minta susu ama emak lo"ucap salah satu dari temen valen.

"Ihhh jelek-jelek kok siwer mata nya! Gak lihat nih badan zia segede gaban gini! Merem itu mata nya? Apa ketutupan belek?"

"Hahahaha anjim lah si bocil bisa ngegas juga"

"Anjim anjim anjim hahahah"

"Aduh perut guw sakit bangcat hahahah"

"Gak nyangka gue kira polos eh bisa bar bar juga ternyata"

"LO"

"APA?! BERANI KAMU SAMA ANAK NYA MAMA ANA?!"

"Halah paling emak lo juga takut sama kita"

"si taik emak gw juga itu woy"batin arkan ingin maju namun segera di tahan oleh ziel.

"Wahhhhh sekate kate belum pernah ngerasain di tabok ya pantat nya ampe besar sebelah?"

"UDAH LAHH!! INTI NYA LO-"

"GAK USAH NUNJUK NUNJUK IH ZIA GAK SUKA! COLOK NIH MATA NYA!"

"AKHHH BOCAH GENDENG AWAS LO!"

"APA?!"

valen dkk pun pergi meninggal kan zia yang masih bersidekap dada dengan mata melotot ke arah nya.

"Udah bubar!" Titah ziel pada mereka yang masih mengerubuni koridor.

"BWAHAHAHAHA ANJIR LAH ADEK GUE NEHHH!" Bangga arkan sambil merangkul bahu zia yang masih mengatur napas nya yang belum teratur.

"Udah ih berat tau!"sentak zia sambil menyingkir kan tangan arkan.

"Udah ah zia mau ke kelas zia,mana kelas nya"tanya zia pada ziel yang masih diam saja.

"Itu kelas kamu"tunjuk arkan ke kelas dengan papan 10 IPA2.

"Yaudah zia ke kelas dulu! Zizi sama bang arkan pergi aja!"

Zia pergi begitu saja dengan kaki yang di hentak hentak kan tas dan rambut yang ikut bergoyang ke atas dan ke bawah.

"Gemes banget bocil gue,pen masukin karung terus gue buang jadi nya"batin ziel.

"Ngambek dah tu anak piyik"ucap arkan.

"Biarin aja gue ke ruang osis bentar,lu ke kelas duluan aja"pamit ziel kepada arkan.

Sedangkan zia masih saja menggerutu sebal dengan kejadian tadi,dengan mulut yang mengerucut maju tangan yang masih bersedekap dada,kaki yang di hentak hentak kan,muka yang tertekuk.

Lengkap sudahhh

Berjalan ke arah kelas nya yang baru saja di masuki oleh seorang guru berhenti sejenak menarik nafassss.

Udah gak usah di buang mubazir!

Mati dong zia😥

Tok tok tok

"Assalamualaikum paket"sontak semua yang di dalam kelas terkekeh tak terkecuali sang guru.

"Waalaikumussalam,masuk nak"

Zia masuk dengan tangan yang memegang tali tas nya,bibir yang tadi tertekuk kini sudah membentuk seulas senyuman mata yang menyipit di tambah pipi yang tembem membuay siap saja gemas.

"Perkenal kan diri kamu nak"

"Ekhm ekhm Assalamualaikum ya hadirin semua!"

"Waalaikumsalam"

"Perkenal kan nama saya ALARIA KENZIA BRATAWIJAYA umur 16thn anak nya ayah sony sama bunda ana,adik nya mamas arkan sekian terimasehun"

"Woahhh adik nya bang arkan?"

"Gila,gila yang punya sekolah!"

"Wauu primitif"

"Gila anak horkay brehh"

"Woy ilah sehun gue nape di bawa bawa dah"

"Sudah sudah....perkenal kan nama ibu, ibu Siti dan zia silahkan duduk sama revi ya"

"Reva angkat tangan nak,nah itu dia udah sana kamu duduk"

"Iya ibu makasih"

Zia berjalan menuju bangku nya bangku ke 3 dari depan,duduk dengan seorang gadis manis berambut hitam sebahu berkulit putih,dengan senyim manis.

"Kenalin gue Revana danuarta"ucap reva sambil mengulur kan tangan nya yang langsung di sambut baik oleh zia.

"Udah tau nama aku kan"

"Udah,eh btw lo tadi yang berantem sama geng nya kak valen kan?"

"Kak valen siapa?"tanya zia bingung.

"Itu loh yang tadi jambak rambut lo"

"Ohhh si nenek rombeng! Udah ah jangan bahas lagi kesel zia,gak punya perasaan banget masa zia gak salah apa-apa di jambak!"gerutu zia dengan tangan yang mengepal di atas meja.

"Emang lo siapa nya kak ziel sih?"

"Aku itu tu-"













Yeyyyy update lagiiii
.
.
.
.
Maaf kalau lama ya!
.
.
.
.
Maaf juga kalau banyak typo
.
.
.
.
Jangan lupa vote and komen nya ya,
.
.
.
Jaga kesehatan jangan sampe sakit,love you all 💜

ALKANDRA |End| ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang