Hai hai kaliannn :)
Maaf sebelum nya buat kemaren yang kecewa karena aku gak update walau udah janji kalau komen nya 100 aku bakal up lagi kita sebagai manusia gak akan tau apa yang terjadi nanti besok atau lusa kita emang udah merencanakan tapi kalau tuhan berkehendak lain ya mau gimana lagi hehehe
HAPPY READING :)
__________________________
Zia dengan muka bantal nya masih berdiri di depan pintu kamar dengan sapu yang setia berada di kedua tangan nya mata nya terus melotot menatap pintu kamar nya diri nya sudah berdiri sejak 1jam yang lalu.
Dan untuk alasan diri nya berdiri adalah karena sejak diri nya terbangun tiba-tiba sudah di atas kasur kamar nya juga sudah bersih dan yang lebih membuat zia yakin kalau di apartemen nya sudah di masuki orang adalah laptop dan juga semua buku nya sudah tertata rapi di meja.
Jam menunjuk kan pukul 01.00 malam dan diri nya ada bimbingan besok pagi tetapi skripsi nya masih belum selesai.
"Yaudah lah ya kalau emang ada maling berarti emang udh takdir gue begitu"ucap zia mendramatis sambip meletak kan sapu di samping pintu kamar nya.
"Ya Allah semoga besok ada kewajiban saya pengen cepet-cepet wisuda terus nikah ya Allah harus deal ya Allah Aamin"monolog zia sebelum naik ke kasur meletak kan meja laptop di depan nya dan bersiap melanjut kan skripsi nya.
Mungkin diri nya tidak akan tertidur sampai pagi.
***
Sedang kan di sebuah ruangan seorang pria dewasa tak berhenti tertawa saat melihat layar monitor di depan nya yang menampil kan sebuah video CCTV di sebuah kamar milik seorang perempuan.
Sudah sejak beberapa jam yang lalu ziel berada di depan monitor ini menatap segala tingkah laku zia dari layar CCTV yang berada di kamar apartemen perempuan itu
Setelah pulang dari apartemen zia
Ziel langsung pergi menemui sony dan juga Ana menyampai kan niat baik nya untuk menikahi zia dalam waktu dekat ini semua sudah ia persiap kan dan tinggal tunggu hari itu datang.
Dengan izin sony ziel di perboleh kan untuk melihat CCTV di ruangan zia sony memang menyiap kan kamera CCTV di segala penjuru apartemen zia kecuali kamar mandi dan juga walk in closet walaupun ziq sudah dewasa tak menutup kemungkinan bahwa sony masih saja khawatir untuk melepas putri kesayangan nya itu.
"Siap kan diri mua untuk 3hari kedepan sayang"ucap ziel sambil menatap zia yang sedang terlihat serius mengerjakan skripsi nya.
Mengambil handphone nya diri nya berencana untuk membuat segala nya menjadi mudah ziel ingin secepat nya melangsungkan pernikahan nya dengan zia dan untuk itu diri nya harus memberikan sedikit kejutan untuk gadis nya itu.
"Hallo tuan"
"Aku ingin semua nya selesai secepat mungkin! Besok semua sudah harus selesai"
"Baik tuan"
Panggilan itu di matikan sepihak oleh ziel setelah menghubungi anak buah nya yang menjadi dosen pembimbing zia,ziel memang menugas kan salah satu anak buah nya untuk menjadi dosen pembimbing zia sekaligus memantau zia dari kejauhan tapi masih dalam pengawasan nya juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALKANDRA |End| ✔
Teen FictionALKANDRA STORY . . . . . CERITA NYA RANDOM BANGET GAK JELAS BISA MASALAH PERTEMANAN,KONFLIK,PERCINTAAN SEMUA ADA JADI AYUK MAMPIR! . . . . Jangan plagiat ya susah mikir nya otak author aja ampe zig zag:,)
