Haii kangen gak?
:)
4thn kemudian....
Di sebuah apartemen dengan buku dan kertas yang berserakan di mana-mana memenuhi kamar dengan nuansa abu-abu itu di temani secangkir coffie dan beberapa roti bakar yang ia siap kan.
Mata yang sudah tampak lelah menatap laptop dan jari yang sudah dari pagi menari di atas keyboard tak membuat zia beranjak dari kamar nya,diri nya gelagepan sendiri akan skripsi nya yang sudah harus selesai besok mendapat dosen pembimbing yang sudah menjelma menjadi artis membuat zia frustasi chat yang tidak pernah di bales dan di kampus pun diri nya sudah seperti atlet lari yang harus berlari kesana kemari untuk menjumpai dosen pembimbing nya,dan beruntung nya ntah ada angin apa dosen nya itu meminta besok skripsi nya sudah harus selesai dengan begitu berarti kelulusan tinggal beberapa langkah lagi.
Setelah memasuki jenjang perkuliahan diri nya memilih tinggal sendiri di apartemen meninggal kan segala kemewahan yang ia dapati dulu belajar menjadi pribadi yang lebih mandiri walaupun kadang orang tua nya juga sering datang ke sini.
Arkan sang kakak juga sudah menikah dengan perempuan pilihan nya dan juga sudah memiliki satu princes kecil yang melengkapi keluarga nya yang sekarang berumur 1thn.
Dan untuk masalah kekasih nya zia bahkan sudah lebih dari satu tahun tak berhubungan dengan ziel lagi,harus nya ziel sudah lulus bahkan 2thn lalu dan sudah pulang ke negera tercinta ini.
Tapi sampai sekarang zia tak mendapat kabar apapun bahkan dari orang tua ziel segala cara sudah ia lakukan mengirim surat bahkan liburan semester pun ia gunakan untuk menjenguk ziel yang hasil nya tetep nihil.
Mulai saat itu zia lebih memfokus kan pada kuliah nya menyerah kan segala takdir nya kepada yang di atas lebih memfokus kan akan karir nya ke depan zia juga sekarang bukan lagi gadis sma yang selalu menangis diri nya menjadi lebih dewasa.
"Capek banget sih punggung gue rasa nya kayak di giling"keluh zia sambil menidur kan diri nya sebentar merasapi rasa pegal yang ada di punggung nya.
"Ternyata jadi orang dewasa capek juga ya baru umur 22 aja udah kayak gini gimana nanti"ucap zia sambil memejam kan mata nya sejenak.
"Tidur sebentar boleh kali ya lagian tinggal dikit lagi juga masih ada waktu nanti malem di lanjut"lanjut zia sambil memejam kan mata nya sebentar mengistirahat kan tubuh nya yang sudah terasa sangat remuk.
***
"Ya Allah sahabat gue kok tambah ganteng lo heh?!" Pekik seorang lelaki dengan mata yang melotot menatap seorang lelaki dengan setelan kemeja berwarna hitam dan kancing bagian atas yang terbuka menambah kesan maskulin dari diri nya.
"Gila dulu mah udah mateng tapi sekarang mah mateng banget ini"ucap salah satu dari mereka sambil meminum segelas coffie panas.
"Udah lama kita gak kumpul gini semenjak ziel kuliah gak balik balik"ucap rafa sambil tersenyum senanga.
Yahh kelima orang lelaki yang sudah bersahabat sejak masih duduk di bangku sekolah itu sudah berubah menjadi pria dewasa yang sudah memiliki keluarga tentu nya tapi tidak untuk pria yang sangat menonjol di antara mereka.
Arkan lelaki yang dulu pernah merasakan patah hati akan cinta beda agama itu sudah menemukan tambatan hati nya bahkan sudah memiliki seorang putri yang sangat cantik.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALKANDRA |End| ✔
Teen FictionALKANDRA STORY . . . . . CERITA NYA RANDOM BANGET GAK JELAS BISA MASALAH PERTEMANAN,KONFLIK,PERCINTAAN SEMUA ADA JADI AYUK MAMPIR! . . . . Jangan plagiat ya susah mikir nya otak author aja ampe zig zag:,)
