Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Revin, gadis itu tengah berdiri depan kelas seseorang, badan nya tidak henti mondar mandir, kadang sesekali gadis itu mengigit kuku jari nya sendiri.
Setelah memutuskan untuk mengirimkan pesan kepada Rajen, agar bertemu dengan dia pagi pagi di sekolah, namun Rajen hanya melihat tanpa membalas.
Sakit anjir di read doang asli dah.
Gadis itu berharap laki laki Masih mau menemui nya, walaupun kemungkinan dia tau bahwa Rajen tidak akan datang.
Dirinya menghela napas nya , jam sudah menunjukan pukul setengah tujuh kurang lima menit, sudah lima belas menit Revin berdiri seperti orang gila di depan kelas orang.
Gadis itu menoleh ke kanan dan kiri, namun tidak ada tanda tanda Rajen akan menemui nya.
"Ada apa?" Suara berat Seseorang membuat gadis itu cepat menoleh, dirinya tersenyum lalu berjalan mendekat ke arah orang itu.
Revin menghela napas nya sejenak, "A..aku mau minta maaf, walaupun ini bukan urusan ka Rajen tapi izinin aku buat minta maaf. "
"Jujur aku sedih ka Rajen jauhin aku tapi aku sadar kalau ka Rajen jauhin aku karna kecewa, maafin aku buat Kaka kecewa, aku bakal buktiin aku gak salah."
"Dan mungkin kita bener bener gak bisa bareng bareng lagi, maafin aku, eh aku kebanyakan minta maaf ya."
Gadis itu terkekeh, namun Rajen masih menatap nya tanpa espresi, "Aku sayang ka Rajen, aku gak bakal ganggu ka Rajen lagi makasih buat hari hari kemaren hari hari indah nya, sekali lagi maaf ka."
Gadis itu menunduk, memilih pergih, ternyata Rajen tidak mengatakan apapun pada nya.
Padahal yang di harapkan, Rajen berkata ' gue maafin' namun ternyata laki laki masih diam disana dengan posisi yang sama, bahkan laki laki tidak tersenyum sedikit pun.
Revin berenti, dirinya melirik Kebelakang menatap punggung Rajen seperti patung, senyum nya terbit lega rasanya sudah meminta maaf walau dirinya tidak tau bahwa dia di maafkan atau tidak.
Setidak nya dia sudah meminta maaf, urusan di maafkan atau tidak itu urusan laki laki itu.
Rajen menghela napas nya berbalik ternyata gadis itu sudah menghilang entah kemana.
Tiba tiba saat gadis itu di depan nya, tenggorokannya seakan kering dirinya seakan lupa cara bicara, namun senyum laki laki itu terbit, ternyata Revin tidak mudah lari dari masalah namun senyum laki laki luntur ketika mengingat bahwa.
"Aku sayang ka Rajen, aku gak bakal ganggu ka Rajen lagi makasih buat hari hari kemaren hari hari indah nya, sekali lagi maaf ka."
Apa maksud dari 'aku gak bakal ganggu ka Rajen' apa gadis itu akan menjauhi nya? bukannya mereka sekarang juga sudah berjauhan.