30||RAJENDRA

2.8K 276 41
                                        

Ⓗⓐⓟⓟⓨ ⓡⓔⓐⓓⓘⓝⓖ

Algha membuka matanya perlahan, menyesuaikan cahaya yang menusuk masuk bola matanya, kepalanya menoleh ke kanan dan kiri hingga menemukan seseorang yang tengah tertidur sambil duduk di samping bangkar nya, tangannya bergerak mengelus kepala gadis ...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Algha membuka matanya perlahan, menyesuaikan cahaya yang menusuk masuk bola matanya, kepalanya menoleh ke kanan dan kiri hingga menemukan seseorang yang tengah tertidur sambil duduk di samping bangkar nya, tangannya bergerak mengelus kepala gadis itu dengan lembut, bibirnya tertarik membentuk lekukan senyum manis di wajah nya.

Hingga dirinya tersadar ternyata dia berada di rumah sakit, matanya terus menatap wajah gadis itu yang tampak tenang karna masih berada di dalam mimpinya.

"Andai lo bukan milik adek gua mungkin udah gue embat jadi pacar, eh astagfirullah licik amat pikiran gue." batin Algha di akhiri dengan kekehan nya.

Algha memang menyayangi Revin, karna mereka juga sudah berteman sejak kecil, namun sayang belum berarti suka, itu beda dan sangat beda.

Dia menyayangi Revin, layak nya adik nya, lagi pula hati nya sudah terisi oleh seseorang yang sudah menjadi mantannya.

Gadis itu menggeliat dalam tidur nya matanya perlahan terbuka, menatap Algha dengan tatapan Sanyu.

"Nyenyak banget tidur nya." ucap algha, membuat gadis itu menegakan tubuh nya.

"Ka Algha udah bangun? Ada yang sakit gak? Kepala nya pusing gak atau badannya ada yang sakit gak?" Tanya gadis itu Panik.

Algha terkekeh kecil, "Gak kenapa kenapa ko udah enakan."

Gadis itu menghela nafas lega, "Gak biasanya, ka Algha sampai sakit kaya gini, emang ka Algha ada masalah apa si?"

Algha menggeleng pelan, "Mungkin karna kebanyakan mikirin rumus mtk, maklum kan emang habis ujian."

"Tapi aneh, kak Algha pasti lagi ada masalah ya?" Tanya Revin, namun Algha hanya menggeleng lemah.

"Gak ada cuma kecapean aja, apalagi pas pulang PTS gua suka ke bascame buat main, jadi biasalah pasti kecapean." jelas Algha, Revin hanya mengangguk.

"Lo udah makan?" Tanya Algha, namun gadis itu menggeleng di sertai cengiran khas nya,
"Makan dulu gih."

"Yaudah ka, gua laper, gua ke kantin dulu ya ka Algha gakpp kan sendirian, ka Rajen juga bakal dateng bentar lagi."

"Rajen?" Tanya Algha, alis laki laki terangkat, namun kemudian dirinya mengangguk mengingat kejadian sebelum dirinya tak sadarkan diri.

"Gua udah baikan sama dia kak, Alhamdulillah dia mau ngerti."

"Bagus, berarti ganteng nya balik lagi dong?" Goda Algha.

RAJENDRA ( COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang