19||RAJENDRA

2.8K 264 21
                                        

Emang ada yang beneran ikhlas melepas seseorang? Itu ikhlas apa karna terpaksa?

♡♡♡

"Imam Syafi'i pernah berkata: bagian dari bencana itu ketika engkau mencintai, sementara orang yang kau cintai tidak mencintai mu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Imam Syafi'i pernah berkata: bagian dari bencana itu ketika engkau mencintai, sementara orang yang kau cintai tidak mencintai mu." sebelah alis Revin terangkat saat membaca sebuah kertas yang berada di meja nya, dirinya melirik ke kanan dan kiri kelas masih tampak kosong

Dirinya menaruh tas nya di atas meja, berjalan keluar kelas berusaha menemukan seseorang yang juga datang sepagi ini.

Jika di tanya kenapa dia datang pagi, karna ada pr yang belum dia kerjakan saat di rumah, mata nya menyipit menemukan banyangan seseorang di belokan kelas ujung " SIAPA DI SANA?" teriak nya.

Namun seperti nya banyangan itu menghilang saat Revin meneriakinya.

Dia kembali menatap tulisan itu, tulisan itu nampak sangat tidak aestetic pasti pengirim nya adalah laki laki apa dirinya punya penggemar rahasia.

Atau?

"Apa yang ngirim ka Rajen?" Tanyanya pada diri nya sendiri.

"Gue kira lu bakal dateng siang." ucap seseorang membuat Revin sedikit terkejut.

"Zila ya ampun ngangetin aja." ucap Revin seraya mengelus dada nya.

Zila menautkan alis nya,
"Padahal gue gak ngagetin, ayo buruan kita kerjain pr keburu banyak yang dateng." ucap nya menarik tangan Revin masuk ke dalam kelas.

"Lah di Icha belom dateng padahal kemaren udah gue chat suruh dateng pagi biar bisa kerjain bareng." ucap Zila

Revin mengangkat bahu nya,
"Mungkin dia lagi di jalan."

Zila membuka tas nya mengambil buku nya, namun kepala nya mendongkak setelah mengingat sesuatu.

"Tadi gua liat ka Wildan di parkiran tuhben banget manusia itu udah dateng sepagi ini. " ucap Zila bingung.

Revin langsung menoleh ke arah Zila, "Enggak ko ka Wildan emang suka dateng pagi, ya cuma gak langsung kekelas biasanya anak Araster bakal mangkal dulu di atas gedung sekolah." sarkas Revin.

"Lo kayanya deket banget ya sama dia." ucap Zila jutek, bagaimana pun dirinya pernah menyukai laki laki itu.

Asal kalian tau bahwa mov'on tak segampang membalikan telapak tangan walau sudah menemukan ganti nya.

Revin terkekeh geli, "Namanya juga temen." ucap revin

"Temen apa temen hidup?" Sewot Zila.

RAJENDRA ( COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang