28||RAJENDRA

2.6K 276 45
                                        

Mengapa orang baik sering tertipu, dan tersakiti, karna Orang baik selalu memandang orang lain tulus seperti dirinya, iya takkan menyisakan sedikitpun prasangka bahwa orang yang iya pandang penyanyang mampu menghianatinya.

♡♡♡

"huh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"huh." helaan napas itu keluar dari mulut seorang laki laki yang tengah menarik napas nya di pinggir jalan.

Dirinya berjalan mendekat ke sebuah kursi, matanya melirik samping kursi yang tampak kosong, mengingat seseorang yang pernah duduk disana.

Rajen menghela napas nya kasar, dirinya bangkit, berjalan ke arah motor sport hitam miliknya.

Motor itu melaju dengan kecepatan sedang, membelah angin di jalanan.
hingga berenti agak jauh sebelum sampai ke rumah seseorang.

Rumah milik seorang gadis yang dirinya suka, siapa lagi jika bukan Revin, gadis yang tengah mengisi hati nya.

Sudah sejak lama dirinya berjauhan dari gadis itu, di luar memang terlihat biasa saja namun percaya lah setiap hari Rajen harus menahan rindu.

Hingga seseorang berada di samping nya seraya berdehem membuat laki laki menoleh cepat.

"Ngapain lo liatin rumah gue!" Ujar nya, hingga membuat Rajen menoleh ke arah nya.

Rajen menggaruk tengkuknya yang tak gatal,"Emm gakpapa bang."

"Lo Rajen kan, lo lupa gue?" Tanya laki laki itu.

Rajen menggeleng, "Bang Ravin kan, Kaka nya Revin masa iya gua lupa kan lo senior gua."

Ravin terkekeh geli, " kenapa lo, kangen adek gua ya?"

Rajen diam dirinya menggeleng pelan,
"Kebetulan aja gua lewat." Alibinya.

"Gue udah tau masalah nya dari Algha." ucap Ravin, Rajen menautkan alis nya dirinya Mengangguk pelan.

"Lo salah paham gue udah liat rekaman CCTV , awalnya gua kaget si pas liat foto nya tapi pas liat rakaman CCTV yang di kasih Algha gue paham kenapa bisa kaya gitu." Jelas Ravin panjang lebar.

Ravin menepuk pundak Rajen pelan,
"Gue gak nyalahin lo, kalau lo jauhin adek gue, tapi kalau lo bener sayang sama dia apa lo harus diem aja di saat dia di hina sama anak sekolah nya?"

Rajen menatap wajah Ravin lekat, dirinya menunduk namun kemudian kepalanya mengdongkak, "Tanpa dia sadari gue selalu ngelindungin dia di belakang."

Ravin menautkan alis nya bingung,
"Maksud lo?"

"Setiap orang yang habis ngejelekin Revin, kalau orang itu gue tau, gue bakal bilangin ke dia untuk berhenti hina Revin, mungkin Revin gak tau, tapi yang namanya manusia emang pada dasarnya mulut nya lemes." jelas Rajen, dirinya menyalakan motor miliknya lalu menoleh pada Ravin, "Gue duluan ya bang, jaga cantik nya gue jangan biarin dia gak makan seharian."

RAJENDRA ( COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang