Raka menaruh badan Zia di kasur
"Kak Aldi peluk Zia, Zia kangen" Zia terus mengigau
Aldi mendengar itu mendekati Zia lalu berbaring di samping Zia dan memeluk tubuh mungil Zia . Zia membalas pelukan Aldi. Selama dipeluk Aldi Zia tidak mengigau lagi
"bang gue kasihan sama Zia"
"gue juga" ucap Raka lalu melepas sepatu, jas dan dasi nya lalu ikut berbaring di samping Zia
"lah gue gimana"
"diem lu" ucap Raka dan Aldi bersamaan lalu memeluk tubuh mungil Zia
Dini menghela nafas lalu Dino melangkahkan kakinya menuju sofa yang terletak di kamar Zia lalu berbaring disana
"Zia sayang kakak" ucap Zia mengigau
Yang masih didengar oleh Raka dan Aldi
Raka dan Aldi yang mendengar hanya tersenyum lalu mengecup kening Zia
...
"Al"
"hm"
"balik yuk, lu udah banyak minum"
"lu balik duluan aja" ucap Aldo lalu minum lagi
"Al udah jangan minum lagi" ucap Alan lalu mengambil minuman yang berada di tangan Aldo
"kembalikan minuman gue" ucap Aldo dengan mata memerah "akh kepala gue sakit jing" ucap Aldo sambil memegang kepalanya yang terasa sakit
"tuh kan sakit pala lu , ya udah yuk balik" ucap Alan sambil memapah badan Aldo dan membawa nya kedalam mobil lalu melajukan mobilnya menuju rumah Aldo
...
Zia perlahan membuka matanya. Terlihat Aldi berada di hadapannya, Zia keget tapi Zia hanya bersikap biasa lalu Zia membalikkan badannya dan ternyata ada Raka di samping kanannya
Kenapa kakak pada tidur di sini. Batin Zia
"engh"
Raka membuka matanya "udah bangun Zia?"
Zia mengangguk "kakak kenapa tidur di sini "
"tadi malam kamu mengigau , jadi kakak tidur di sini "
"emang Zia ngigau apa" ucap Zia lalu duduk
Lebih baik Zia jangan tau dulu. Batin Raka
"hm Zia kita masak yuk, bentar lagi waktunya sarapan" ucap Raka mengalihkan pembicaraan
"oke , Zia ke kamar mandi dulu ya"
"iya kakak tunggu"
Zia mengangguk lalu melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk wudhu lalu Zia keluar dari rumah mandi dan mengenakan mukenah dan sholat subuh. Sedangkan Raka hanya melihat apa yang dilakukan Zia . Setelah selesai Zia membereskan mukenah nya
"ayok kak"
"iya" ucap Raka lalu mengandeng tangan Zia dan berjalan ke dapur
Zia hanya mengikuti langkah kaki Raka
Sampai di dapur
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Strong
RandomCtar Ctar Ctar Zia merasakan sakit di bagian punggungnya hanya bisa menangis. Lalu dengan keberanian Zia melihat ke arah ketiga kakaknya. Zia melihat darah mengalir dari punggung nya lalu tersenyum manis. Aneh mereka melihat Zia aneh karena bukan...
