42. Fakta

5.2K 274 80
                                        

Zia terduduk di depan makam Aldo. Zia masih tidak percaya bahwa ini benar benar Aldo. Kenapa Aldo meninggalkan dirinya? Zia menggelengkan kepalanya dengan air mata terus menetes.

"kak Aldo kenapa pergi" ucap Zia dengan nada bergetar

"Zia sayang banget sama kak Aldo, kak Aldo tega meninggalkan Zia sendirian"

"Zia bakal melakukan apa aja deh biar kak Aldo bangun, tapi itu sudah terlambat ,kak Aldo sudah pergi" lirih Zia

Tangan Zia bergerak mengusap nisan Aldo lalu turun memegang tanahnya. Nyeri dadanya melihat ini. Mata Zia bahkan sudah bengkak seperti panda. Tapi Zia belum berhenti menangis

"nona mari pulang" ucap Dina sambil memegang bahu Zia

Zia melihat ke arah Dina lalu menggelengkan kepalanya "Zia gak mau"

"tuan Aldo bakal sedih kalo melihat nona seperti ini"

"hiks hiks kak Dina" isak tangis Zia terdengar lagi. Zia memeluk tubuh Dina "Zia sendiri lagi gak ada yang jagain Zia kayak kak Aldo hiks hiks hiks  padahal tadi malam kak Aldo melamar Zia tapi habis itu hiks hiks"

"nona itu sudah takdir tuhan ,nona tidak sendirian disini saya dan yang lain akan menjaga nona, tuan Alan masih ada nona jadi nona jangan nangis"

Zia perlahan menghentikan isak tangisnya saat mengingat ucapan Aldo tadi malam 'dokter tolong pesan saya'

"kak Dina antar Zia ke rumah sakit tempat kak Alan di rawat"

Dina hanya mengangguk "baik nona"

Zia menaiki mobilnya diikuti oleh Dina. Mobil Zia diikuti oleh pengawal Aldo yang memang di tugaskan untuk mengabdi kepada Zia dan Alan.

  ...

Ting
Suara Hp Raka

Raka mengambil Hp nya dan melihat pesan yang masuk

Manusia
Aldo sudah meninggal seperti yang tuan mau

Raka
Bagus

Raka tersenyum senang karena rencananya berjalan dengan lancar. Arka sudah sadar diri, Aldo sudah mati sekarang tidak ada lagi yang akan mendekati Zia

"hahahaha gue memang egois, gue gak mau Zia jadi milik orang lain tapi gue juga gak bisa bersatu sama Zia"

Raka melihat layar Hp nya yang terlihat foto Zia di sana

"maafkan gue Zia, gue emang jahat sama lo tapi percayalah semua yang gue lakukan karena gue cinta sama lo, gue gak bisa melupakan lo bahkan gue udah coba buat benci sama lo tapi kenapa rasa cinta itu semakin bertambah besar"

"cinta gue bertambah besar lagi setelah tau Clara meninggal, gak ada lagi yang bisa bantu gue untuk melupakan lo"

"gue tau ini salah tapi gue tersiksa setiap melihat lo dekat dengan pria lain selain gue , maaf gue juga yang udah buat Dino dan Aldi juga benci sama lo karena gue cemburu lo dekat sama mereka berdua" lirih Raka

Yap Semua ini adalah perbuatan Raka. Raka sebenarnya tidak mencintai Clara, Raka hanya mengagumi Clara dan juga menjadikan Clara kekasihnya agar dia bisa melupakan Zia tapi nyatanya cinta itu malah semakin besar. Raka menceritakan semua hal yang membuat Zia di benci oleh Dino dan Aldi. Raka juga tau kalo Clara di bunuh oleh Arka tapi Raka tidak ambil pusing karena cintanya adalah Zia bukan Clara

I'm Strong Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang