Zia aku minta maaf
Arka~.
"hari ini Zia pulang dari rumah sakit kan"
"iya Zia sudah boleh pulang" ucap Aldo lalu tersenyum
Senyum Zia mengembang tapi perlahan senyum itu hilang ketika mengingat perilaku kakaknya dan ibunya . Kenapa mereka semua gak ada yang percaya sama Zia? Apa Zia serendah itu di mata mereka?
Aldo yang melihat ada keanehan dari Zia langsung memegang tangan Zia "Zia kenapa"
Zia melihat ke arah Aldo lalu menggeleng "Zia gapapa, Zia cuma bingung apa keluarga Zia mau menerima Zia lagi"
"Zia gak usah pulang ke rumah itu lagi, kamu sudah cukup di sakiti sekarang waktunya kamu bahagia, kamu tinggal sama aku aja, aku janji bakal jagain kamu dan menjaga Zia dengan sekuat tenaga ku walau aku harus mengorbankan nyawa ku demi Zia aku mau" ucap Aldo lalu menarik Zia ke dalam pelukannya
Mata Zia berkaca kaca mendengar ucapan Aldo. Zia tidak pernah mendengar ucapan itu dari keluarganya maupun Arka sekalipun. Zia meneteskan air matanya lalu ikut memeluk tubuh Aldo tak kalah erat
"hiks hiks hiks hiks kak Aldo harus janji gak boleh tinggalkan Zia lagi, Zia hiks hiks Zia kesepian" ucap Zia dengan isakan tangisnya
Aldo tersenyum lalu mengusap rambut Zia dan mengecup puncak kepala Zia
"aku gak tau bakal terus bisa di samping kamu apa gak tapi yang jelas aku bakal berusaha" ucap Aldo lalu melonggarkan pelukannya . Aldo tertawa melihat wajah Zia yang habis menangis karena matanya yang sembab, hidungnya yang merah dan bekas air matanya
"ih kok malah ketawa" ucap Zia lalu menghapus air matanya dan mengubah ekspresinya dengan cemberut
Bukannya berhenti tertawa Aldo malah tertawa lebih keras melihat wajah lucu Zia saat cemberut. Sedangkan Zia yang di tertawakan langsung memukul bahu Aldo dengan keras
"aduh sakit" ucap Aldo dengan nada mengejek
"ih Zia kesal kesal sama kak Aldo" teriak Zia sambil memukuli badan Aldo
"aduh aduh, udah Zia udah" ucap Aldo sambil melindungi badannya dengan tangannya
Akhirnya Zia menghentikan pukulannya lalu melipat tangannya di dada dan menatap tajam Aldo
"udah dong jangan marah lagi, aku cuma bercanda" ucap Aldo tapi tidak di hiraukan oleh Zia . Aldo yang merasa tak di hiraukan "ya udah gak jadi pulang ni" ucap Aldo sambil melirik ke Zia
"ih jangan gitu, ya udah ayok berangkat" ucap Zia lalu turun dari kasur
Aldo terkekeh lalu ikut turun dari kasur dan mengandeng tangan Zia lalu berjalan menuju mobil. Selama perjalanan banyak yang melihat iri kearah Zia karena bisa bergandengan tangan dengan Aldo . Siapa sih yang gak tau Aldo? Seorang pengusaha muda yang sukses dan tampan . Sedangkan Zia yang di tatap aneh hanya menundukkan kepalanya . Aldo yang melihat Zia menundukkan kepalanya langsung merangkul bahu Zia sehingga Zia tersenyum
Sampai di depan mobil Aldo membukakan pintu untuk Zia setelah Zia masuk Aldo berjalan memutar lalu memasuki mobilnya dan menjalankan mobilnya menuju mansion nya.
...
"arghhhhhhh" teriak Arka
"percuma lo teriak teriak Zia gak bakal datang" ucap santai Bara
"arghh anjing" teriak Arka lalu mengambil semua barang di atas meja dan melemparkan nya
Prang
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm Strong
DiversosCtar Ctar Ctar Zia merasakan sakit di bagian punggungnya hanya bisa menangis. Lalu dengan keberanian Zia melihat ke arah ketiga kakaknya. Zia melihat darah mengalir dari punggung nya lalu tersenyum manis. Aneh mereka melihat Zia aneh karena bukan...
