Jungkook Asandra Pradana, pria tengil yang gemar sekali cari masalah. Katanya, masalah dan hidupnya adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan.
Tapi, tak ada satupun manusia yang memang diciptakan sempurna. Begitupun dengan pria yang bernama...
Minggu pagi yang begitu cerah, saking cerahnya seorang Taehyung Fajar Gumawan yang dinobatkan sebagai pangeran tidur setelah Jungkook yang susah dibangunkan sampai terbangun sendiri karena cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah jendela.
Ia duduk dipinggiran kasur, mengumpulkan nyawa yang masih berterbangan. Lantas mengucek-ngucek matanya yang masih terasa lengket.
Tanpa masuk ke dalam kamar mandi untuk sekedar cuci muka, Taehyung malah berjalan dengan sempoyongan menuju lantai satu, lebih tepatnya menuju dapur. Dirinya haus.
Dipikir-pikir, kenapa rumahnya tampak sepi sekali? Padahal hari ini adalah hari minggu.
Biasanya Jimin selalu ribet mengajaknya untuk jogging pagi disekitaran komplek, atau Seokjin yang sudah menarik selimutnya dari pagi buta untuk membantunya memasak sarapan --walaupun ada beberapa pekerja rumah tangga, tapi Seokjin masih sempat-sempatnya memasak jika diwaktu senggang. Hobi, katanya.
Pokoknya begitu, walaupun hari minggu, biasanya rumah akan tetap ramai seperti biasanya, tapi kenapa hari ini suram sekali?
Taehyung bergegas membuka lemari pendingin, mengambil asal minuman kemasan yang masih tersisa, lantas meneguknya hingga setengah bagian air habis tertelan.
"Ahh..."
Harus! 'Ah' tidak boleh tertinggal ketika sehabis minum, katanya begitu prinsip Taehyung.
Dirinya berniat untuk menuju ruang keluarga, ingin nonton acara pagi yang TV siarkan. Ia pun melangkah begitu lesuh dengan kedua kelopak matanya yang masih setengah terbuka.
"Lah tumben, udah bangun kamu, Tae."
Taehyung menoleh,
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"hmm.."
Yang keluar hanya gumaman tidak jelas, mungkin maksudnya "Iye, kaga liat apa gue udah bangun?"
"Jorok, dek! Belum sikat gigi udah minum duluan."
"Sekalian, bang."
"Sekalian apaan?"
"Ya, sekalian mulutnya kotorin dulu baru entar sikat gigi."
"Edan."
Seokjin geleng-geleng kepala, kayaknya lama-lama Seokjin bisa nari India yang goyang-goyang kepala itu kalo kaya gini terus.