28. Hampir Habis

4.8K 568 25
                                        

Jadi ceritanya ini tuh part kemaren, yg sebuah kecelakaan itu loh gais

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jadi ceritanya ini tuh part kemaren, yg sebuah kecelakaan itu loh gais..
Tapi aku ubah lagi alurnya,
Misalkan Afika keguguran kan sayang bayinya hehe,
Semoga suka yaa..

Jangan lupa buat vote dan komennya manteman^^
Jangan jadi silet readers ya.. (╥_╥)

🌙🌙🌙

Berulang kali, Afkar terus-menerus memperhatikan arloji yang melingkar di pergelangan tangannya. Ia heran, kenapa sudah jam segini Afika belum sampai juga.

Perasaannya pun juga mulai tidak karuan. Hingga akhirnya, Afkar pun memutuskan untuk pergi menemui gadis itu sendiri.

Baru saja Afkar keluar dari lift menuju lantai bawah, tiba-tiba saja Karin muncul dan memberikan sapaan ramah sambil tersenyum hangat padanya.

"Selamat siang, Pak."

Bukannya menjawab, namun Afkar hanya mengangguk pelan tanpa mengeluarkan sepatah katapun.

Karin berbalik, kemudian mengarahkan pandangan nya pada punggung lebar milik Afkar tanpa beralih, sampai lelaki itu mulai menghilang dari tatapannya.

***

"Mereka kenapa, sih? Gue ngebut mereka ikutan ngebut juga," gumam Afika tanpa henti.

Hingga tepat di tikungan tiba, seketika mobil yang ada di belakangnya itu semakin melaju. Tatapan tajam Afika menyipit seketika lalu mengukir smirk di wajahnya.

"Tak segampang itu~"

Ciiitttttt...!!!!

Rem dan gas serempak diinjaknya, yang membuat mobil hitam tersebut tergesek ke aspal hingga menciptakan suara decitan yang membuat terasa ngilu, serta kepulan asap yang muncul di bagian ban belakang mobilnya. Ah, tak lupa juga dalam waktu yang sama, tercipta lah jejak ban yang begitu panjang.

Mobil pria itu mendadak berhenti sejenak, mereka berpikir sepertinya ini tidak termasuk dalam rencana yang dibuat sejak awal.

Hingga sesaat kemudian, Afika pun memutuskan untuk keluar usai menghentikan mobilnya tepat dihadapan sang lawan. Ia membanting pintu tersebut, lalu berjalan mendekati tanpa terlihat ketakutan sedikitpun.

Tubuhnya berhenti didepan mobil si penjahat, Afika lalu berteriak, "TURUN LO BERDUA!!"

Kerutan pada kening para pria itu terlihat jelas, mereka memperhatikan Afika dengan penuh tanda tanya, lalu keluar secara bersamaan.

"Ada masalah apa sih lo berdua?"

Bukannya menyahut, namun kedua lelaki itu tetap diam sambil terus menatap Afika tanpa bergeming.

Pasutri Bobrok [ END✔ ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang