25. Ketahuan

6K 614 46
                                        

Jangan lupa buat ninggalin votement nya ya manteman^^

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan lupa buat ninggalin votement nya ya manteman^^

Jangan jadi silent readers please.. (ಥ︹ಥ)

🌙🌙🌙

Hari ini adalah hari minggu, dimana Afika dan Afkar sudah berjanji akan berkunjung ke rumah orang tua mereka secara bergantian.

Gadis itu tengah duduk bersila diatas kursi sambil merias dirinya diruang tamu. Jilbab yang masih diletakkan di atas kepala belum terpasang, hoodie hitam senada dengan rok serta sepatu nya. Afika memoleskan sedikit lipbalm dibibirnya, menatap pantulan wajah pada sebuah cermin berukuran tak cukup besar ditangannya itu.

"Udah dua jam, Fik." Keluh Afkar yang duduk disampingnya.

Benar juga, daritadi gadis itu belum selesai juga dengan make up nya yang padahal minimalis saja.

"Diem deh, lo mau gue make up in juga?!"

"Ogah!"

"Makanya diem!" jawab Afika sambil memasang jilbabnya.

"Tapi lo nya lama banget, Fik."

"Sabar napa, sih? Dipake buat zikiran kek itu mulut, bukan malah ngedumel mulu," geram Afika menatap Afkar kesal.

Pria itu malah menyinyir, semakin memancing emosi Afika untuk memukulnya.

"Ngajak ribut, lo?" Afika bertanya dengan wajahnya yang datar.

Afkar balik menatap, "gue diem doang dari tadi padahal," elaknya.

"Iya emang diem, tapi muka lo ngeselin banget, ancrit! Pengen gue obralin ke tante-tante aja."

"Nanti nangis..!"

"Najis! Bwuek!!" ledek Afika berpura-pura mual.

"Gue gantung lo, ya."

"NAH KAN KDRT!!"

"BERCANDA! SERIUS AMAT HIDUP LO!" balas Afkar tak kalah nyaring.

Kedua pasutri itu malah beradu mulut hingga tak lama kemudian,

"Terserah! Intinya abis dari rumah Umma, kek nya kita kudu mampir ke rumah Ustadz Akbar dulu buat ngerukyah lo!" geram Afika.

"Gak!! Kita harus ke psikiater dulu! Barangkali lo ada gangguan jiwa!" Afkar tak mau kalah.

"Matamu gangguan jiwa!!!"

Brakkk!!!

"Assalamu'alaikum! Nah, kan? Umma denger apa barusan? Lo-gue? Adu mulut? Kenapa? Oh.. Apa jangan-jangan sikap manis kalian itu cuma ditunjukin di depan Umma doang biar Umma seneng gitu? Hmmm... Pinter bohongnya ya, pinter! Sama aja kalian tuh!"

Pasutri Bobrok [ END✔ ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang