#11 gombalan cinta Fatimah

56.3K 6.9K 195
                                        

Happy reading
Vote and comments
Thank you💗
......

"Kok pada ngeliatin kita bang?"bisik Fatimah dengan polosnya.

"Kamu nggak tau? suami kamu kan ganteng sayang,"bisik Alzam tertawa pelan.

"Abang emang ganteng,"ucap Fatimah melingkarkan tangannya di pinggang Alzam.

"Udah ganteng idaman terus kurang apa lagi sayang?"tanya Alzam sedikit meroket kan dirinya.roket nggak tuh.

"Kurang sayapnya,"jawab Fatimah tertawa pelan.

"Emang sayapnya apa?"tanya Alzam masih tak mengerti.

"Sayapnya adalah anak abang dan Fatimah di masa depan,"seru Fatimah membuat Alzam tersenyum salahtingkah.

"Emang Fatim sudah siap?"tanya Alzam ingin membalas gombalan istrinya.

"Sudah kok tunggu abang minta aja Fatim pasti kasih karena itu sudah menjadi hak abang sekarang mulai dari abang selesai mengucap ijab Kabul nya."ucap Fatim tersenyum menatap suaminya yang kini bertambah merona.

Alzam hanya bisa tersenyum dan mengelus puncak kepala Fatimah.para santri semakin di buat baper melihat hal itu sampai ada yang memanjat pohon di depan asrama untungnya pohonnya sudah remaja jadi bisa menahan beban santri tadi.

◽◽◽

"Assalamualaikum!"

"Waalaikumusalam!"

"Ning silahkan duduk!"

"Sebelum nya terimakasih tapi lebih baik di panggil ustadzah saja."ucap Fatimah sopan ia tak ingin di panggil Ning setiap saat.

"Afwan ustadzah Fatim,"

"Na'am ustadzah,"

"Ustadzah Aliya sakit tolong absen ya Ustadzah Diya."ucap ustadzah Mala di angguki ustadzah Diya.

"Kok tiba tiba sakit? Kemarin bagus bagus aja kok ya."ucap ustadzah Shanty mulai curiga.

"Biasa lah ustadzah dia kan suka sama Gus Alzam pas tau Gus udah nikah tertiba masuk ke dalam kamarnya, saya capek ustadzah denger dia nangis mulu,"ucap Ustadzah Mala yang sudah kesal seharian dia mendengar suara tangisan dari sebelah kamar nya.

"Hust! Nggak boleh gitu kasihan dia sudah sakit,"ucap ustadzah Diya.

"Saya yang lebih sakit Ustadzah denger dia perdetik nangis ganggu banget kalo saya jujur"ustadzah Mala mengeluarkan unek uneknya tentang ustadzah Aliya.

"Dia se enak jidat ngambil abaya baru saya eh pas di balikin udah bolong,"ucap ustadzah Mala lagi.

"Hustt! Udah nggak baik ngomongin orang yang lagi sakit!"perkataan ustadzah Diya membuat Mala diam.

Fatimah hanya menyimak saja tak tau ingin apa lagi.ia memikirkan perasaan ustadzah Aliya kepada suaminya.jujur ia sedikit merasa kesal ketika ada wanita selain dirinya dan mertuanya mencintai suaminya, tapi Fatimah tidak bisa menyuruhnya melupakan perasaan orang itu ke suaminya begitu saja.

"Assalamualaikum!"

"Waalaikumusalam!"

"Ustadzah Fatim silahkan ke ruangan ustadz Alzam anda di panggil oleh ustadz,"tiba tiba lelaki seumuran Anam datang dan berdiri di depan pintu.

"Ustadzah Fatim,"panggil ustadzah Diya menepuk pundak Fatimah.

"I-iya kenapa ustadzah,"

"Ustadzah di panggil sama Gus Alzam,"ucap ustadzah Diya tersenyum Segera Fatimah mengangguk lalu pamit terlebih dahulu.

GUS ALZAMKUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang