#34 Aisyah Az-Zahra

61.6K 5.4K 221
                                        

Happy reading
Vote and comments guys
Thank you💗
.....

2 tahun berlalu..
Kini Abizhar sudah berumur 2 tahun dan dirinya sudah sedikit pandai berbicara, terkadang dirinya masih salah mengucapkan kata perkata dirinya juga belum bisa mengucapkan huruf R.

"Abi!!"triak Abizhar mencari Abi nya yang sedaritadi tak ia temukan.

"Kenapa sayang? Jangan teriak teriak nenek lagi istirahat sama kakek"tiba tiba Fatimah datang menggendong bayi.

Ya dia adalah Aisyah Az-Zahra, anak kedua dari Fatimah Az-Zahra dan Alzam Albiru.

"Umi bijal nyali abi dali tadi bijal nyalinya keyiling planten loh"ucapnya dengan wajah cemberut.

"Abi di kamar sayang lagi bobo"ucap Fatimah tersenyum menatap putranya yang sudah berumur 2 tahun.

Abizhar dan juga Fatimah langsung berjalan ke arah kamarnya untuk melihat Alzam yang sedang tertidur pulas sedari tadi.tapi saat dirinya masuk mereka melihat Alzam yang dengan wajah bangun tidur nya tak memakai baju.

"Astapilullah abi!"ucap Abizhar pelan membuat Fatimah terkekeh pelan.

Fatimah berjalan ke arah box bayi lalu menaruh Aisyah di sana dan duduk di samping suaminya yang bengong.

"Abi! Yoyong banet ya! Talo tidul tuh pate bayunya!"protes Abizhar melihat perut kotak kotak abi nya

"Ini yagi! Kenapa ada loti yang selalu di buat mpot ijah di tantin?!"ucap Abizhar memegang perut Alzam

Fatimah malah tertawa memeluk Alzam yang tersenyum mendengar protesan anaknya. Ia segera menarik Abizhar ke dalam dekapan nya tak lama Abizhar malah mencubit puting Alzam membuat sang empunya kesakitan.

"Anakku jelmaan abi nya"ucap Fatimah kembali tertawa.

"Kamu mah sayang..sakit ih!"ucap Alzam kesal, Fatimah menaruh telapak tangannya di puting Alzam lalu kembali tertawa tak lama Abizhar ikut tertawa.

◽◽◽

Sorenya Abizhar tengah duduk di sebuah gazebo tempat dimana para orangtua santri datang melihat anak anaknya yang sedang mondok.Abizhar duduk bersama Nayla dan Faqih dan juga Fajri.

"Yeyenapa ya abi seyalu di biyangin tampan?"ucap Abizhar pelan

"Karena abi mu pangeran pesantren awww!"ucap Nayla membayangkan wajah tampan abangnya.

"Assalamualaikum Gus Ning"para santri yang lewat di depan gazebo memberi salam kepada mereka ber4.

"Waalaikumusalam!"

"Cantik juga boye lah Baleng bijal"ucapnya dengan santai

"Wah masih bocil udah buaya"ucap Fajri menepuk pundak Abizhar.

"Gus Abizhar!"triak seorang santri mencari cari keberadaan Anak ustadznya itu.

"Hm!"

Abizhar berjalan ke arahnya dengan tatapan datar benar benar mirip dengan abi nya.

"Ada apa?"

"Gus di panggil oleh abi nya"ucapnya lalu di angguki Abizhar

"Keponakan mu memang limited edition"ucap Faqih pelan

"Buatan mbak Fatim ma Bang Alzam tuh!"ucap Nayla pelan

"Gimana kabar Arvan yang di Tarim?"tanya Fajri pelan seketika wajah Nayla berubah menjadi sedih.

Gus Arvan tengah memperdalam ilmu agama nya di sana agar dirinya bisa memberikan pelajaran itu pada istrinya nanti dan bisa semakin dekat dengan Allah SWT dan Rasulullah Saw.

"Allhamdulillah baik, kemarin dia tanya saya bulan depan dirinya pulang ke Indonesia"jawab Faqih pelan di angguki Fajri.

◽◽◽

Malam tiba semua keluarga berkumpul di meja makan terutama umi ayi dan abi Ahmad.mereka baru saja tiba tadi siang untuk menemui cucunya dan anak anaknya di sini dan tentunya dengan menantunya.

"Abizhar nanti gede mau jadi apa?"tanya Kyai Abdul pelan

"Mau jadi Hafidz Qur'an seperti abi! Dan kakek!"jawab Abizhar bersemangat.

"masyaAllah..."

Setelah acara makan malam mereka semua ke ruang tamu untuk berbicara bersama sedangkan Fatimah menyusui Aisyah di dalam Khimar khusus ibu menyusui.Alzam dan Abizhar tengah bermain Alzam malah bersandar di bahu Fatimah sedangkan Abizhar malah duduk di depan Alzam.

"Abi abi! Alzam pengen adik lagi!"triak Abizhar membuat semuanya menatap ke arahnya.Fatimah ysng mendengar itu terkejut dirinya baru beberapa bulan melahirkan Aisyah dan kini anaknya meminta adik lagi?.

Alzam melirik Fatimah yang tengah terkejut, para keluarga terkekeh melihat wajah keduanya.bisa bisanya Abizhar meminta adik lagi padahal Fatimah baru melahirkan beberapa bulan lalu.

"Dengar sayang? Anakmu ini meminta adik lagi"bisik Alzam mengusap kepala istrinya.

"Nggak denger"ucap Fatimah frustasi melihat anaknya tengah merengek.

"Iya iya! Umi sama abi kasih adik baru tapi diem ya"ucap Fatimah Langsung di angguki Abizhar.

"Yeeayy! Adik baru!"ucap Abizhar dengan bahagia.

"Iya adik baru, umi baru lahiran langsung hamil lagi gimana"gumam Fatimah masih bisa di dengar Alzam. Alzam yang mendengar itu hanya bisa terkekeh sambil mencium kepala Fatimah yang tertutupi Khimar.

"Sabar ya umi.."bisik Alzam mencium pipi Fatimah

"Iya abi Alzam"balas Fatimah keduanya terkekeh pelan.






















Tamat!










Assalamualaikum 💗

Akhirnya cerita ini udah end
Gimana bagus nggak? Kalo nggak bagus comment aja biar di perbaikin lagi di cerita selanjutnya 🤣

Oh ya makasih banget sudah mau baca cerita nya💗

Vote nya jangan ketinggalan ya🥺🙏

Commentnya juga🥺

Buat readers yang masih setia membaca dan vote setiap chapter thank you🥺💗.

Notifmu sangat aku tunggu tunggu hiks😭🥺

Sedih sih banyak yang baca tapi dikit doang yang vote, tapi nggakpapa kita tetap bersyukur masih ada yang baik memencet bintang di pojok bawah.⭐

GUS ALZAMKUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang