pulang

34.1K 4.2K 67
                                        

"Salam untuk yang mulia Raja,salam untuk yang mulia ratu  dan putra mahkota kerajaan Adelard semoga kebahagiaan dan kesejahteraan selalu memberkahi mohon maaf atas keterlambatan saya"ujar Pricilla setelah membungkuk dan menarik sedikit bawah gaunnya.


"Tidak apa duduklah Pricilla"ujar Raja Braga

"Terimakasih yang mulia"

"Siapkan teh untuk nona Pricilla"perintah Ratu yang diangguki kepala pelayan

Pricilla segera duduk diantara denia dan irene dia agak terkejut melihat mata bengkak kedua nya

"Apa kalian baik baik saja?"bisik Pricilla

"Ehhem"

Suara deheman menyadarkan Pricilla dan segera membetulkan letak duduknya.

Ada apa dengan mereka?

"aku berencana untuk mengangkat salah satu dari kalian menjadi selir putraku"ujar Raja Braga

Para mantan regina mengangkat wajahnya kaget

"Yang mulia"Tegur ratu

"Ada apa? Aku hanya merencanakan biar nanti Javier yang memutuskan"

"Baru semalam putri mahkota terpilih bahkan pernikahan mereka belum digelar apa tidak berlebihan yang mulia sudah merencanakan seorang selir untuk putra mahkota?"

Ratu, bahkan dulu anakmu sudah mengumumkan nya tepat setelah aku terpilih menjadi putri mahkota

"Yang mulia, saya fikir saya akan fokus terlebih dahulu kepada pemberontak dikawasan utara sebelum membahas hal ini lebih lanjut"

"tidak, sebaiknya Rocco yang mengurus hal tersebut kau fokuslah pada rencana pernikahan mu"

"Begitu pun tentang pernikahanku Yang mulia ratu,saya akan melangsungkan pernikahan setelah saya berhasil mengamankan kawasan utara"ujar Javier sembari melirik Pricilla sekilas

Ratu nampak tak setuju dan akan segera membantah namun yang mulia lebih dahulu berbicara

"Nah Pricilla, jadi apakah kau berminat untuk menjadi selir putra mahkota?"

"Apa? Tentu saja tidak yang mulia"ujar Pricilla reflek menyilang kan tangan di dadanya semua orang terkejut akan jawaban Pricilla.

Pricilla yang meyadarinya buru buru menambahkan

"mo-mohon ampun yang mulia,bukan maksud  saya bersikap tidak sopan akan tetapi keluarga romanof dikenal dengan pernikahan monogami nya"terang Pricilla cepat

"Ah iya, sayang sekali"ujar Raja Braga wajah nya menunjukan kesedihan tapi binar matanya terlihat menyeringai

"Kalau begitu bisakah minggu ini kau menemaniku berkuda?"

denia dan irene nampak iri mendengar nya

"mohon ampun yang mulia, akan tetapi nanti sore saya berencana untuk kembali kekediaman orang tua saya?"

"Secepat itu? Nona denia dan nona irene bahkan berencana  pulang akhir minggu depan"

"Orang tua saya sudah dalam perjalanan kemari yang mulia"tolak Pricilla halus

tokoh Antagonis (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang