patah

25.5K 2.5K 8
                                        

Pricilla tersentak kaget saat pintu kamar nya dibuka tergesa, terlebih yang membuka pintu kamar tersebut adalah Duke aston

"Papa,mengapa papa ada di sini?"

Duke aston tak menjawab Pricilla tapi bergegas masuk dan menutup pintu

"Ada apa papa?"

"Aku memiliki sesuatu hal yang ingin aku sampai kan padamu"

"Apa itu?"tanya Pricilla

Duke aston mengajak Pricilla duduk, setelahnya memberikan sebuah surat yang berada dibalik bajunya

Pricilla membukanya dengan senyum hambar

Surat dari Putra mahkota.

"Syukurlah, itu artinya aku sudah terbebas sekarang kan?"tanya Pricilla

"Itu.... Memang sesuatu yang aku ingin kan dan tunggu tunggu"tambah Pricilla dengan senyum masih menghiasi bibirnya.

"Apa kau sungguh baik baik saja Pricill?"

"Tentu, aku tentu baik baik saja"ujar Pricilla mengangguk cepat

Isi surat tersebut tidak banyak, surat itu di tujukan Javier pada Raja Braga yang berisi permintaan Javier untuk membatalkan pernikahan nya bersama Pricilla, Javier meminta pricilla dikembalikan dengan gelar nona Romanof utuh tanpa noda.

Pricilla menelan ludah nya susah payah.

Duke aston menatap nya prihatin

"Kalau begitu aku akan meminta tolong yang mulia Ratu untuk segera melaksanakan prosesnya dan aku siap diasingkan hingga proses pembatalan pernikahan ku selesai"

"yang mulia raja Sudah melakukan nya, dia meminta papa untuk membawamu kembali kerumah segera"

Pricilla lagi lagi mengangguk, dia memang sudah mempersiapkan diri untuk hal ini mengingat jangka waktu yang ditawarkan Raja Braga selama 3 tahun sudah hampir tenggatnya , tapi kenapa dadanya terasa sesak karena ternyata tanpa hal itupun malah putra mahkota yang mengajukannya.

Apa aku tidak boleh bertemu denganmu sekali lagi saja dan memastikan keadaan mu ?

Namun Pricilla tahu dia tak akan mendapatkan jawaban apa apa, maka dengan berat hati satu satu nya hal terakhir yang dapat di lakukan kewarasannya adalah bersiap meninggalkan istana. menerima takdir yang sudah digariskan untuknya, Menerima dengan lapang dada bahwa sekuat apapun dia berusaha hatinya selalu ditakdirkan untuk dimiliki putra mahkota meski pun orang tersebut tidak pernah menghendakinya.

Tidak sampai setengah hari Pricilla sudah berada diatas kereta kuda bersama papanya. raja Braga menatap nya sendu,ratu aster seolah kehabisan kata kata dia terlanjur menyukai Pricilla dan Pangeran andreas meraung dalam pelukan pengasuhnya.

Duke aston menatap putrinya yang sedari tadi melihat keluar jendela, terlihat sangat tenang dan tanpa beban padahal duke aston tahu jiwa pemiliknya tak berada disana.

**
Sudah tiga bulan sejak ke pulangan Pricilla, tapi gadis itu nyaris seperti mayat hidup dia hanya makan mandi dan tidur mengikuti instruksi dari mery atau duchess mia

"Pricilla boleh papa masuk?"Tanya Duke aston sembari membuka pintu

Tapi seperti kemarin kemarin Pricilla menatap kosong keluar jendela kamarnya, hingga Duke aston mengusap bahunya

"Papa sudah pulang kerja?"tanya Pricilla tersentak kaget

"Hmm"

"Papa tahu tak mudah untuk mengakui nya, akan tetapi tidak apa jika kamu terluka"

tokoh Antagonis (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang