siasat baru

26.7K 2.9K 6
                                        

Pricilla terbangun dengan tubuh yang lebih segar dan mood yang sangat baik

"Kau sudah bangun?"

Pricilla segera terduduk, dia celingak celinguk

Benar kok ini kamar ku

Javier nampak duduk santai menyilangkan kaki dan meletakan cangkir tehnya di meja sudut kamar Pricilla

Pricilla mengerjap dan menggosok matanya berfikir masih bermimpi

"Mau sampai kapan kau akan berada disitu?"

Pricilla segera bangkit dan memberi hormat pada Javier

"Hormat saya untuk yang mulia Putra mahkota"ujar Pricilla gugup

Di ke hidup kehidupan sebelumnya Pricilla memang sangat menempel pada putra mahkota akan tetapi lelaki itu tak pernah menanggapinya satu katapun bahkan tak segan menepis kasar Pricilla yang coba merangkul lengannya atau menyuruh Rocco mengusir nya jika Pricilla sudah dirasa bertingkah keterlaluan

Jadi dia benar benar tidak tahu sikap Javier yang normal itu seperti apa? apa memang selonong boy seperti ini, bahkan tak segan duduk di kursi seorang lady yang tengah tertidur dikamar pribadinya? Pricilla tidak tahu.

"Kau tidak ingin menemui orang tua mu?"

"Yya?"tanya Pricilla bingung

"Kau tidak mau menemui orang tuamu?"ulang Javier

"Tentu, saya berniat meminta izin yang mulia di acara minum teh sore ini"

"ini sudah lewat jam minum teh"

"B-benarkah? Mohon ampun yang mulia, seperti nya karena pengaruh obat saya jadi tidur terlalu nyenyak"

Javier mengangguk sekilas dan beranjak pergi

"Bersiaplah aku akan mengantarmu"

"Terimakasih atas kemurahan hati yang mulia"ujar Pricilla sedikit membungkuk hormat.

Pricilla bingung dengan Sikap Javier dan bingung dengan apa yang harus dia lakukan

"Nona saya akan membantu anda bersiap"ujar rose

"ah rose! syukurlah tadi aku bingung ingin melakukan apa"

"Mari nona"

~
Pricilla kini tengah duduk di kereta kuda bersama Javier dihadapannya

Pricilla terus mengarah kan wajahnya kearah jendela dengan terus menggigit bibir menahan senyum yang terus ditahan nya.

Dia begitu senang begitu mengetahui jika Javier mengantarnya ke istana utara dan mengizinkan Pricilla bermalam disana!!!

Aku sungguh senang, bisa bertemu lama dengan orang tuaku. Tidak kusangka pangeran Javier semurah hati itu. Bisik hati pricilla

Sadar Pricilla! Jangan terkecoh, dia bahkan membunuhmu dengan senyuman diwajahnya!!! Bisik hatinya yang lain

Senyum Pricilla surut seketika, Javier yang sedari tadi memperhatikan tingkah Pricilla mengerutkan alis dengan perubahan sikap gadis itu secara tiba tiba

"Apa kau tidak senang Pricilla"

"Ya?"tanya Pricilla tersadar dari lamunan nya

"Kulihat kau tidak seantusias tadi, apa lebih baik kita kembali ke istana bintang?"

"Tidak yang mulia, tentu saja tidak saya sudah sangat menantikannya"ujar Pricilla meyakinkan dengan wajah takut

Javier mengangguk sekilas lalu melemparkan pandangannya ke jendela

tokoh Antagonis (End)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang