katakan?

26.4K 2.7K 20
                                        

Pricilla menegang saat ksatria mengumumkan kedatangan Javier

"Yang mulia kami keluar dulu, percaya dirilah yang mulia,anda pasti bisa keluar besok dengan baik baik saja"goda mery

Kurang asam mulut gadis itu! Lihat saja aku akan menghukumnya rutuk Pricilla sebal

"Sedang apa kau disitu?"

"Yang mulia, kapan anda sampai?"

Pricilla terkejut karena javier sudah berada di dekat nya dan mereka hanya tinggal berdua

"apa kau tidak mendengar pengumuman kedatangan ku?"

"D-dengar, hanya saja tadi saya sedang memikirkan sesuatu jadi tidak menyadari kedatangan anda"

"Aku tidak suka kau memikirkan hal lain jika sedang bersama ku"

"Mohon ampun yang mulia"

"Baiklah, mari kita mulai"

Pricilla menegang saat javier bergerak maju kearahnya

Javier mencium keningnya,hati Pricilla berdesir terlebih saat Javier melingkar kan tangannya di pinggang Pricilla untuk mengikis jarak.

Otak pricilla buntu saat ciuman javier terus turun menyusuri wajahnya hingga sampai ke bibir.
Javier mencium bibir Pricilla dengan kecupan kecupan kecil sama seperti saat pernikahan mereka.

Pricilla mencengkram bahu Javier mencari pegangan karena kakinya sudah lemas bagai jeli.

Javier menyingkap rambut Pricilla dan menyusuri leher Pricilla dengan hidung dan bibirnya

Aku suka harum ini

Javier semakin menenggelamkan wajahnya pada leher Pricilla.

Pricilla semakin terengah,kemudian...

TRANGGGG !!!!!

Suara pedang beradu, javier menyembunyikan Pricilla dibalik tubuhnya

"Jangan jauh jauh dari ku"bisik Javier

Sebelah tangannya sudah memegang erat pedang sementara yang lain menggenggam tangan Pricilla.

Pembicaraan tadi siang dengan ibunya membuat rasa bersalah pada diri Javier,terlebih saat ratu aster terlihat akan menangis.

jadi dia berfikir tak masalah untuk segera memberikan ibundanya calon putra mahkota untuk menggantikan posisinya kelak.

Tapi yang terjadi kini malah seorang penyusup hampir membunuh Pricilla

"Yang mulia berhati hatilah"ujar Pricilla mengkhawatirkannya

Javier Mulai berancang ancang untuk menyerang, sabetan pedangnya mengenai penyusup itu.
Tetapi penyusup lain segera berdatangan

Kemana pelayan penjaga bawah istana?

Javier mengimbangi pedang yang terus terarah padanya dan Pricilla, gerak nya ter batas karena harus menjaga Pricilla tetap aman disampingnya,beberapa penyusup lain kembali berdatangan dan ikut bergabung menargetkan mereka.

javier terlambat menyadari salah satu penyusup itu melayangkan pedangnya untuk menebas kepala Pricilla.

Kematian memang selalu dekat, sementara penyebab kematian hanyalah sebuah perantara saja.

Bats!
Pricilla kaget karena javier tiba tiba memutar arah tubuhnya dan seorang penyusup menarik pedangnya yang berlumur darah dari punggung Javier

"VIER!!!!!" teriak Pricilla histeris

"TOLONG! TOLONG! SESEORANG TOLONG VIER!!"teriak Pricilla  Merasa kan cairan meleleh di baju belakang Javier yang Pricilla yakini adalah darah sementara javier memeluk Pricilla agar tetap aman sembari terus melawan penyusup yang tak berhentiberdatangan

tokoh Antagonis (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang