anak manusia

26K 2.5K 27
                                        

Javier terbangun dari tidurnya bersamaan dengan Pricilla datang membawa nampan

"Selamat pagi yang mulia putra mahkota, bagaimana kabar anda sudah lebih baik?"

"Hmm"

"Pricilla,aku ingin pergi ke kamar mandi"

Pricilla menghentikan aktivitas nya menata meja

"Tunggu sebentar"

Pricilla beranjak pergi lalu kembali bersama Rocco

"Bukannya kau sakit?"

"Saya mampu jika hanya memapah anda yang mulia"

Javier mengangguk dibantu Rocco juga Pricilla Javier dipapah ke kamar mandi yang terasa seperti diseret

"Yang mulia, bukan kah lebih baik jika anda di kamar saja?"

"Tidak aku tidak mau!"

"Baiklah"

Pricilla dan rocco keluar pintu setelah mengantar Javier, mereka menunggunya. Setelah selesai mereka kembali memapah Javier dan menghela nafas kelelahan setelah Javier sampai dikasurnya

"Sebenarnya kita sedang melakukan apa sih?"keluh Javier terengah

Pricilla dan Rocco malah terkekeh yang kemudian menjadi tawa,entah apa yang lucu disana hanya saja melihat mereka bisa menjadi kompak rasanya luar biasa. Di istana, meskipun mereka sering bertemu rasanya bagai orang asing tapi disini Pricilla seperti memiliki saudara.

"Yang mulia, anda sebaiknya memakan sarapan anda dan meminum obat, Rocco tolong temani dulu Putra mahkota"

"Kau mau kemana?"

"menyiapkan kudapan untuk anda yang mulia,anda baru pulih jadi harus banyak makan dan beristirahat"tutur Pricilla sembari tersenyum

Javier mengangguk

"Yang mulia,anda akan mengerjakannya di mana?"

"didapur sini saja, agar aku bisa sembari memastikan keadaan yang mulia putra mahkota"

"Kalau begitu boleh saya membantu anda?"

"Tidak! Kau harus menjaga putra mahkota"

"yang mulia Javier lebih senang menyendiri untuk menikmati waktunya. Benarkan yang mulia?"

Javier menghela nafas dan mengangguk,akhirnya Pricilla mengizinkan nya.

Javier terus mengawasi kegiatan Pricilla yang tengah menyiapkan bahan bahan kudapan disampingnya berdiri Rocco yang selalu mengikutinya seperti anak anjing

"Ck"Javier berdecak jengkel

"Rocco jangan mengganggu Pricilla!"

"Tidak yang mulia, saya hanya ingin tahu caranya kudapan buatan yang mulia putri mahkota selalu terasa luar biasa"

Javier mendengus jengkel

"Jangan lupakan tugasmu untuk mengurusku!"

"Baik yang mulia, akan saya ingat"

Javier hanya bisa pasrah memperhatikan Pricilla yang tengah sibuk dengan kegiatannya,sesekali Javier dibuat jengkel karena dilihatnya Rocco yang terus terasa merecoki Pricilla.

"Yang mulia sudah lapar?"

"Kau sudah selesai membuatnya?"

Pricilla mengangguk

"Lain kali minta mery saja yang membantumu, kulihat Rocco hanya terus menghambat mu"

Pricilla tersenyum sementara Rocco cemberut mendengarnya

tokoh Antagonis (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang