peperangan

23.7K 2.6K 9
                                        

Apa yang dikatakan Javier terbukti benar,perang benar benar meletus di kawasan terjauh utara, Javier mengerahkan segala kekuatannya untuk membunuh tentara musuh sebanyak banyaknya.

Perang telah terjadi selama berminggu minggu,
bala bantuan negeri tetangga berdatangan melindungi negeri adelard setelah menerima stempel darurat.

Para kepala negeri tetangga menekan Negeri Awran memukul mundur pasukannya untuk meminimalisir kerugian yang akan terjadi setelah peperangan namun hingga saat ini kerajaan awran belum merespon

matahari tengah tepat berada diatas kepala, tubuh javier melemah dengan pandangan matanya berkunang sebuah tebasan berhasil melukai punggungnya yang dilakukan oleh pasukannya sendiri,mereka bersamaan berbalik menyerang Javier dan menargetkan luka di punggungnya, belum sempat Javier berkonsetrasi sebuah kereta kuda berhasil melindasnya

Tubuhnya tersungkur ketanah dengan wajah penuh darah

Ini kah Akhirnya?

Hari ini sama dengan saat itu, takdir kematian tetap tak bisa dihindarinya,dia terbaring lemah Menanti ajalnya.
Dengan matahari tepat diatas kepala, Javier tahu dia akan gugur di Medan perang.

Bedanya kali ini bukan karena kurang persiapan tapi keterlambatan javier menyadari selama pemberontakan musuh memasukan racun dosis rendah pada senjata mereka, yang ditujukan untuk membunuh javier secara perlahan.

Suratan takdir tak bisa dia rubah seutuhnya, terlalu mustahil melawan kerajaan awran jika hampir setengah dari pasukannya adalah pembelot

Tapi Javier senang, kali ini dia mati tanpa penyesalan dia tidak mengecewakan Ayahandanya, dia berhasil melindungi istana juga Rakyat dan menempatkan orang orang terkasihnya dengan aman.

Pendengaran Javier mulai melemah dia tidak bisa mendengar apapun padahal dia berada ditengah tengah peperangan, nafasnya tercekat putus putus

Paru paru dan jantungnya berusaha memompa oksigen yang mulai menurun didalam darahnya.

pandangan nya perlahan terarah pada pemandangan disekitarnya, pasukannya bercerai berai dan yang memihak kepadanya dipastikan mati

Diujung kesadarannya dia melihat dari kejauhan pasukan ksatria datang ke medan perang dengan jumlah luar biasa,Javier mengerutkan kening berusaha memusatkan penglihatan nya

Apa bala bantuan dari negeri tetangga datang secepat itu?

Pemimpin pasukan itu menunggangi kudanya dengan gagah berani, dia memegang pedang dikedua tangannya dan menebas siapapun yang menghalangi jalannya.

Javier memejamkan mata menghalau rasa pusing yang terasa menusuk nusuk kepala dan kedua matanya.

sang pemimpin kesatria semakin dekat kearah Javier diikuti banyak pengawalnya, mereka mengelilingi Javier dan membuat perisai pertahanan, Javier yang sudah tak memiliki tenaga diangkat keatas kuda dan dibawa pergi dari sana berbarengan dengan hilangnya kesadarannya.

Pasukan berkuda memasuki arena peperangan, peperangan terus terjadi pemimpin lain dari bala bantuan mengambil alih, mulai menyerang membabi buta, mereka menggunakan panah api, pedang, jaring berduri dan menembak dengan meriam.

Memisahkan tubuh musuh tanpa belas kasih,
Mereka terus menggunakan taktik dan tekhnik yang tidak dikenali pasukan tentara Awran, terlebih dengan jumlah pasukan yang banyak dan sehat sehingga kemenangan diraih dengan mudah.

Mereka menyisir seluruh tempat memastikan tidak ada tentara musuh yang tersisa lalu membakar wilayah perbatasan utara,mereka meninggalkan arena peperangan dengan meratakan musuh dengan tanah

tokoh Antagonis (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang