masa tenang

26.9K 2.8K 25
                                        

"Nona mari saya bantu membersihkan diri"

"Terimakasih kepala pelayan"

Tubuh Pricilla remuk redam setelah seharian mengikuti serangkaian acara pernikahan nya bahkan tadi dia harus ikut arak arakan dengan kereta kuda keluar istana.

dua hal yang membuat dirinya senang, kedua orang tuanya aman dan rakyat nampak ikut berbahagia atas pernikahan nya

Soal hatinya?

Pricilla buru buru menggosok bahunya yang terasa dingin, dia ingin segera tidur tetapi tidak baik meninggalkan Javier tidur terlebih dulu tanpa bertukar kata.

Javier masuk setengah jam kemudian

"Kau tidak tidur?"

"Saya menunggu yang mulia"

"Kau menginginkan hal lain dari ku?"

"Tidak, saya hanya berusaha bersikap sopan yang mulai, setelah menyapa anda saya berniat tidur"

Javier mengangguk

Pricilla segera naik ke tempat tidur dan menyelimuti tubuhnya hingga ke leher lalu tidur menghadap dinding diposisi terjauh, dia sedang berusaha membentengi dirinya dari hal hal yang tidak di ingin kan.

Bukan, bukan javier tapi dirinya.

Jiwa liar nya yang pernah ada di kehidupan sebelumnya tengah bersuka cita dan kewarasannya di kehidupan ini tengah berusaha meredam tubuhnya.

Pricilla memenjamkan mata berusaha tertidur

"Pricilla, apa kau baik baik saja tidur seperti itu?"

Yang mulia Tolong jangan perduli kan saya !!

Ingin sekali Pricilla berteriak seperti itu didepan wajah sang putra mahkota, tapi mana dia berani.

"Saya baik baik saja yang mulia, selamat malam"

Mereka tertidur dengan cepat dan saling memunggungi.

**
Tidak ada  perubahan yang berarti selain perubahan status mereka 3 bulan lalu, Javier semakin sibuk tenggelam di ruang kerjanya dan  pricilla sibuk belajar tentang struktur pemerintahan serta kebijakan istana untuk rakyat.

Ketertarikan nya pada rakyat kecil membuat Pricilla mulai mau membuka diri pada raja Braga terlepas dari masalah Silvester dan musabab dia berada di istana.

Banyak kejanggalan yang terjadi di pemerintahan meskipun beberapa bulan terakhir Pricilla melihat perubahan yang signifikan.

Pricilla tidak tahu hal itu ulah raja Braga yang mengancam para anggota pemerintannya sebelum pernikahannya Pricilla digelar (bagian bab Rapat)

"Kadang kita harus memilih hal yang kita tidak sukai dan memutuskan menjadi sosok antagonis untuk kebaikan bersama"

"Apa yang mulia raja merujuk pada diri yang mulia sendiri?"

"Ya, sama sepertimu yang pernah melakukannya di acara pemilihan regina"

Pricilla tersenyum sambil menyesap teh nya, sepertinya raja Braga benar benar kecewa dengan sikapnya

"Maafkan saya, itu murni kesalahannya saya papa tidak terlibat sama sekali"

"Aku tahu dia hanya berusaha melindungi putri berharganya dan yang terpenting sekarang kau telah menjadi putri ku juga"

"Apa anda senang akan hal itu?"

"Tentu aku kini memiliki dua rekan debat hebat untuk menjaga kewarasanku mengambil keputusan rumit tentang pembangunan rakyat"

tokoh Antagonis (End)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang