Andreas membangunkan Pricilla yang tengah tertidur di sofa dengan menciumi wajahnya
"Hai sayang"sapa Pricilla dengan suara parau
Andreas tersenyum mendengarnya
"Apa kamu lapar?"
Andreas mengangguk
"Sepertinya aku masih memiliki roti, ayo kita turun. jangan mengangguk kakakmu dia butuh banyak istirahat"bisik Pricilla
Javier yang ternyata juga bangun saat andreas membuka pintu tersenyum tipis mendengar nya.
"Ssstttt... Ayo kita kita jalan perlahan jangan berlari"ajak Pricilla
Namun andreas malah merentangkan tangan minta di gendong
"Ya ampun, apa andreas membangunkan mu?"tanya ratu aster lelah
"Dia lapar yang mulia, sebaiknya anda beristirahat saja. Biar andreas saya yang menjaga, anda pasti lelah setelah menempuh perjalan jauh"
"Apa tidak apa apa?"
"Iya yang mulia lagi pula ini masih terlalu dini hari, anda bisa kembali kekamar"
"Kalau begitu terimakasih Pricilla"
Pricilla mengangguk sembari menggendong andreas membawanya ke dapur.
Ratu aster lega, setidaknya apa yang dikhawatirkan nya tidak terjadi.
Pricilla dan Javier tidur ditempat yang berbeda, sepertinya dia yang terlalu berfikiran sempit tentang Pricilla.
**
Ditempat lain saat rombongan kereta kuda istana yang berada ditengah tengah gurun sarwa dihadang orang tak dikenal dengan jumlah banyak.
Kusir istana otomatis menghentikan gerakan nya, mereka menyerang rombongan istana dan parah nya penjaga istana yang mengawal justru berbalik membantu dan menunjukan kereta mana yang membawa raja dan ratu.
Pertarungan tak terelakan antara prajurit istana dan pengawal tambahan duke aston, mereka sama sama kuat.
Saat salah seorang prajurit berhasil membuka pintu kereta kuda milik raja,tusukan pedang langsung mengenai jantungnya.
Ron, black dan Abra algojo milik Duke aston keluar dari sana.
"Akhirnya kereta ini tidak terasa menyeramkan lagi" desah lega jeff yang berpura menjadi raja,dia Segera menutup pintu kereta kuda agar tak dikenali
Ron dan black bergerak cepat membabat habis prajurit istana begitupun Abra yang sigap menebas leher musuhnya, dia menyukai darah yang keluar dari leher lawannya
Semakin banyak darah yang dihirupnya maka dia semakin bergerak agresif dan membabi buta, dia pun meneriakan kata kata yang tak jelas
bersamaan dengan itu dari balik batu,kaktus dan pasir keluar orang orang berbaju zirah membantu mereka.
semua musuh di masukan ke dalam lubang besar dan dalam yang langsung ditutup saat itu juga.
noda darah disiram cairan tekstil yang berbau menyengat sehingga menutup bau anyir darah lalu di tutup dengan pasir.
Dari kejauhan turun orang orang berpakaian pengawal istana dengan jumlah yang sama seperti yang tadi mengawal mereka.
Proses berjalan sangat cepat membuat ron dan black sampai tercengang melihatnya
"Mari kita lanjutkan perjalanan kita"suara berat Abra menyadarkan mereka.
Ron mengangguk, mereka kini masuk ke kereta kuda yang berbeda.
"Apakah kau melihatnya? aku bahkan merasa baru beberapa Kali berkedip dan seolah tidak pernah terjadi apa apa"Ujar black
KAMU SEDANG MEMBACA
tokoh Antagonis (End)
FantasíaPricilla marine romanof putri tunggal dari Duke Aston romanof yang merupakan teman baik dari Raja dikerajaan Adelard telah membuat perjanjian menggunakan semua kehidupannya untuk mengejar cinta sang putra mahkota. Tapi apa jadinya jika saat telah be...
