O3

450 48 0
                                        

[makasih kalian yang masih baca dan kasih feedback!! happy reading!! 💖🐰]

Laura dan Retha yang sekarang sudah berada dikamar Caca. Sembari mereka menunggu kedatangan Grezy dan Caca, mereka saling bertukar cerita. Selama Laura dan Retha berrbagi cerita, Lauta bisa mengambil kesimpulan bahwa Retha merupakan tipe yang selalu menjadikan suasana hidup dengan sifatnya itu, tidak seperti Laura yang selalu banyak diam dan tak berani untuk berbicara banyak.

"wah ibu lo keren ya, bisa gedein dua orang anak sendirian" ucap Retha saat mendengar cerita dari Laura

"semua ibu tuh hebat Reth" ucap Laura mencoba realistis

"ibu gue gak" ucap Retha yang membuat Laura sedikit terkejut

"kapan-kapan aja deh ceritanya, kepo kan lo?!" ucap Retha menggoda Laura yang terlihat penasaran dengan apa yang Retha katakan tadi

"gak usah cerita kalo lo ragu Reth, semua orang pasti punya space buat privacy-nya masing-masing" ucap Laura. Retha yang mendengar ucapan Laura itu mengukirkan senyumnya ramah, karna ia merasa bahwa Laura merupakan seseorang yang dewasa

Laura juga Retha yang sudah menunggu kedatangan Caca dan Grezy sekitar satu jam lamanya. Mereka tak mengira bahwa akan menunggu cukup lama. Setelah satu jam akhirnya pemilik kamar itu datang.

"guys, sorry lama. Gue gak expect bakal selama ini" ucap Caca yang datang drngan beberapa kantung belanja yang penuh dengan camilan

"WIH SEBLAK TUH" teriak Retha saat melihat Grezy yang datang dengan membawa kantung kresek yang beriskikan sterofoam itu

Sebenarnya mereka berempat tidak terlalu dekat satu sama lain, kecuali Retha dan Caca yang merupakan sahabat sejak sekolah menengah. Awalnya mereka berempat bisa dekat karna Grezy dan Caca yang merupakan yang satu ekskul kemudian Caca memperkenalkan Grezy dengan Retha dan tak disangka bahwa Retha jug Grezy mudah sekali dekat, mungkin karena sifat friendly mereka itu.

Sedangkan Laura, sebenarnya Laura tidak memiliki teman yang sangat akrab karna dengan sifat ambisiusnya dalam belajar, banyak murid yang enggan dengan Laura tapi tidak dengan Grezy yang merupakan teman sebngku Laura yang selalu mengajak Laura untuk pergi walau sekedar ke kantin. Ajakan kecil itu membuat Laura senang karna disekolah menengah tidak ada yang mengajak Laura walau hanya ke kantin.

Setiap bel istirahat berbunyi, Grezy selalu mengajak Laura untuk kekantin bersama Retha dan Caca namun Laura yang kurang nyaman dengan keramaian selalu menolak ajakan itu. Untung saja mereka mengerti dengan sifat Laura itu, jadi mereka sepakat untuk membeli makanan di kantin dan makan bersama Laura dikelas agar Laura tak merasa sendiri.

"seblak kang Jono emang mantulity" ucap Retha yang sudah menghabiskan satu porsi seblak miliknya itu.

"gara-gara Retha, gue jadi suka seblak. Padahal dulu tau aja gak" ucap Laura

"masa lo gak tau didunia ini ada makanan lezat yang namanya seblak?!" ucap Retha

"gimana mau tau, kerjaan dia belajar terus. Dari sekolah juga langsung balik" ucap Grezy

"tapi beneran, ini pertama kali gue main kerumah temen" ucap Laura

"oke karna ini pertama kali Laura main, bakal jadi pertama kali Laura nginep dirumah temennya. Mau kan?" ucap Caca

"gue belum izin kalo nginep, buku gue juga dirumah besok ada tugas matematika juga semua catetan gue di rumah" ucap Laura

"lah ada tugas aja gue gak tau?!" ucap Retha

"lo keseringan ketiduran di kelas kayanya Reth" ucap Caca

"eh tapi boleh idenya Caca, nginep yuk? Hari jum'at gimana pas balik sekolah?" ucap Grezy

Between Us [end]✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang